TGS 2013: Action RPG Reborn Dikonfirmasikan Oleh Developer Lulusan NIS America

Acttil, pengembang game yang berdiri Mei lalu, berbasis di Los Angeles dan terbentuk oleh banyak mantan pegawai NIS America (Jack Niida, Hiroko Kanazashi, dan Nao Miyazawa), hari ini mengkonfirmasikan jika mereka berkolaborasi dengan developer dari California Elemental Labs. Berdua mereka mengembangkan game action RPG 3D dengan konsep battle real-time, serta banyak menggunakan senjata untuk PlayStation 4 dan PlayStation 3. Game tersebut berjudul Reborn, dan untuk proses pendanaan proses pengembangannya akan menggunakan jalur crowfunding Kickstarter.

Menurut CEO Elemental Franz Tissera, game yang sudah mereka kembangkan selama sembilan bulan ini menggunakan Unreal Engine sebagai basis pengembangan, dan bertujuan untuk memuaskan gamer penggemar RPG klasik. Elemental sendiri mencari dana dengan target $150,000 (atau sekitar Rp. 1.7 milyar) melalui kampanye Kickstarter yang akan mulai mereka ajukan minggu depan, sedangkan gamenya sendiri ditargetkan dirilis pada akhir 2014.

Lebih lanjut melalui press release mereka kami mengetahui jika Reborn merupakan action RPG dengan setting fiksi ilmiah yang menjanjikan kedalaman sistem battle RPG tradisional. Maka kamu akan menjumpai poin experience dan sistem menaikkan level, progres karakter malalui License Board, loot yang susah mendapatkannya, bermacam kelas karakter, serta menjanjikan downloadable content (yang bisa diakses ketika permainanmu mencapai rentang tertentu). Tepatnya, game ini ber-setting Jepang modern, yaitu Tokyo pada tahun 2188, dengan karakter utamamu menjadi penggambaran futuristis (atau reinkarnasi) dari ahli pedang terkenal Jepang, Musashi Miyamoto.

Dari presentasi yang mereka berikan selama Tokyo Game Show 2013, dijelaskan jika pertarungan dalam Reborn akan dibuat bervariasi. Serangan dengan tangan kosong atau senjata akan berbeda secara signifikan, dan serangan berbasis elemental dengan mudah membersihkan jalanmu. Kemudian juga ada senjata spesial yang kamu temukan di sepanjang permainan, serta senjata tersebut akan mewariskan gerakan khusus yang dimiliki pemilik sebelumnya kepada Musashi — sebelumnya Musashi bisa menenenangkan arwah penunggu senjata tersebut agar bisa menggunakannya. Musashi juga bisa menggabungkan beberapa serangan untuk sebuah combo. Selain itu, kami juga melihat bagaimana sudut pandang kameranya yang dinamis, bisa berubah baik dari first-person, third-person hingga free-viewing untuk melihat keadaan sekeliling Musashi.

Game indie ini masih panjang jalannya, namun selama Tokyo Game Show 2013 acttil memperlihatkan demonya yang sepertinya sudah terlihat dengan sangat cantik. Apalagi dengan dukungan beberapa nama House of Moves dan George Hull yang mem-backup adegan full-motion videonya, Reborn sepertinya siap melahirkan kembali konsep RPG klasik yang selama ini identik Jepang, menjadi lebih modern. 

[nggallery id=810]

Direktur Media ZIGMA OMEGA dan Editor in Chief Duniaku Network, Ami Raditya, meliput Tokyo Game Show live dari Makuhari Messe. 


SHARE
Previous articleTGS 2013: Xbox One Tidak Didesain untuk Digunakan dalam Posisi Vertikal
Next articleTGS 2013: Namco Bandai Merilis Trailer dan Screenshot Baru Tales of Symphonia Chronicles
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.