Liputan Duniaku Checkpoint: Serunya Talkshow NusantaRanger!

Hai Citizen! Rabu, 26 September 2013 kemarin, bertempat di SAE Institute, Mall fX Sudirman f6, Duniaku kembali mengadakan event Checkpoint. Checkpoint kali ini bertemakan NusantaRanger, sebuah konsep super sentai asli Indonesia dan menghadirkan tim dibalik ide tersebut. Acara dimulai pukul 19:00 dan berakhir pukul 21:00. Event kali ini sangat ramai dan dihadiri tidak kurang dari 50 peserta.

Tim NusantaRanger yang hadir ada 3 orang, yaitu Shani Budi sebagai penggagas utama, Ines Tjokrodiredjo serta Indra Arista atau biasa disapa Nabun. Sebenarnya masih ada 2 orang lagi, namun mereka tidak dapat hadir. Acara dibuka dengan kata sambutan dari Ratna Soedarmadji selaku perwakilan dari SAE Institute Jakarta dan dilanjutkan oleh Robbi Baskoro dari Duniaku.net. Nah, memasuki sesi talkshow, Shani dan kawan-kawan secara bergantian menerangkan keseluruhan konsep dari NusantaRanger ini. Dimulai dari sejarahnya, Shani menerangkan bahwa dia sudah lama memiliki keinginan untuk membuat karakter super hero yang ‘Indonesia banget!’ Hal ini dapat dipahami karena memang keberadaan super hero Indonesia sendiri sudah hilang dari peredaran dalam waktu yang lama. Kemunculan Bima Satria Garuda pun menjadi katalisator bagi tim NusantaRanger.

Nantinya, NusantaRanger ini akan hadir dalam bentuk komik digital. Hal ini sengaja dilakukan agar akses untuk membaca cerita NusantaRanger dapat terbuka seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat Indonesia. Selain itu, jika harus memproduksi dalam bentuk buku akan memakan waktu serta dana yang tidak sedikit. Nabun menambahkan bahwa saat ini mereka ingin memperkuat IP (Intelectual Property) dari NusantaRanger terlebih dahulu, dengan harapan kedepannya dapat dengan mudah dikonversi ke berbagai macam media seperti videogames, serial TV atau webseries. Nabun melanjutkan bahwa NusantaRanger di desain agar fleksibel dimana nantinya akan ditranslate ke dalam beberapa bahasa. Dari segi cerita pun NusantaRanger akan mengambil garis tengah, tidak terlalu kekanak-kanakan namun juga tidak terlalu ‘gelap’.

NusantaRanger ini pada awalnya hanyalah sebuah ide. Sebuah tagar di Twitter yang dilontarkan oleh Shani. Tanpa disangka, dia mendapat banyak respon positif dari followersnya serta followers akun Otaku Otamu. Berangkat dari situ, tim NusantaRanger pun langsung membuat berbagai macam konsep dari universe NusantaRanger itu sendiri, dimulai dari timeline cerita, konsep mecha, para Ranger hingga monster-monster yang akan menjadi musuh mereka. Untuk pembahasan dari universe NusantaRanger akan saya bahas di artikel terpisah ya Citizen! Ines lalu menceritakan bahwa mereka mendapat banyak bantuan yang sangat luar biasa dari para followers mereka di Twitter. Tanpa perlu diminta, banyak yang mengirimkan fan art bikinan mereka sendiri ke tim NusantaRanger dan semuanya keren-keren loh!

Rencananya, website dari NusantaRanger akan dirilis pada tanggal 10 November 2013, bertepatan dengan Hari Pahlawan. Filosofinya, tim NusantaRanger ingin menghadirkan sosok pahlawan baru di tanggal yang bersejarah tersebut, keren! Websitenya pun nanti akan sangat interaktif. Karena di komiknya nanti NusantaRanger akan mengambil banyak referensi lokal untuk berbagai macam senjata, istilah, monster dan banyak hal lainnya, Shani dan rekan-rekan akan memberikan keterangan untuk setiap item-item tersebut. Jadi, selain terhibur dengan komik yang berkualitas, para pembacanya pun akan mendapatkan wawasan budaya yang sangat banyak. Oleh karena itu lah media digital dipilih sebagai basis awal dari NusantaRanger karena sifatnya yang lebih fleksibel. 

Ines, Shani dan Nabun

Di akhir acara, tim NusantaRanger memberikan 5 pertanyaan kepada para peserta. Kelima peserta yang berhasil menjawab pertanyaan tersebut dengan benar mendapatkan voucher masing-masing senilai satu juta rupiah dari SAE Institute Jakarta dan dapat digunakan untuk mengambil berbagai macam jenjang pendidikan yang ada di SAE, wow! Seru sekali ya event Checkpoint kali ini! Pastikan kalian datang ke event Duniaku Checkpoint berikutnya, dijamin tidak kalah heboh! Jika ingin terus memantau perkembangan NusantaRanger, silahkan langsung follow akun Twitter Shani disini atau Otaku Otamu disini.


SHARE
Previous articleLive from TGS 2013: Lebih Dekat dengan Indonesian Game Studios
Next articleLiputan Press Conference Megaxus Olimpiade 2013
Liverpudlian | Airplane enthusiast | History lover | Science minded | Hardcore gamer | Warmonger. Lulus dari STP Sahid pada tahun 2012, sempat bekerja di Club Med Resort selama 6 bulan pada tahun 2012 sebagai bagian dari program internship kampus. Bekerja di departemen MICE (Meeting, Incentives, Conferences and Exibitions). Aktif di WWF-Indonesia sejak 2010 sebagai volunteer untuk kampanye Earth Hour dan menjadi tim inti Earth Hour Jakarta pada tahun 2013. Saat ini aktif sebagai staff perlengkapan di Look Around Indonesia, sebuah NGO yang memfokuskan diri di bidang sosial terutama anak muda.