LucasArts Beberkan Detail Kisah dari Star Wars 1313 Sebelum Dihentikan Pengembangannya

Ketika LucasArts ditutup pada bulan April lalu, banyak proyek game Star Wars akhirnya harus rela menerima nasib dibatalkan (atau ditunda) pengembangannya. Battlefront termasuk salah satu yang beruntung, karena setelah ditinggalkan LucasArts, EA yang akhirnya mendapatkan hak pengembangan dan publishing game-game Star Wars bersedia “menampungnya” dan menyerahkan pengembangannya kepada salah satu studio mereka, DICE.

Sayangnya, nasib beruntung dari Battlefront tersebut tidak diikuti oleh judul yang juga sangat ditunggu-tunggu oleh fans Star Wars, Star Wars 1313. Apalagi setelah pembatalan tersebut, LucasArts mengkonfirmasikan bahwa game ini sebenarnya bakal mengisahkan petualangan dari Boba Fett, salah satu karakter dengan jumlah penggemar yang cukup banyak di universe Star Wars. Nah, setelah beberapa bulan berlalu, salah satu staff LucasArts pun kembali membeberkan beberapa detail lain mengenai Star Wars 1313. Usut punya usut, ternyata mereka sudah menyiapkan demo sekitar 15 menit yang rencananya bakal ditampilkan dalam E3 2013 lalu. Namun sayang, karena pengembangan dibatalkan, tentu saja demo tersebut urung ditampilkan.

Seperti dikutip dari IGN, sumber terpercaya dari LucasArts tersebut mengungkapkan bahwa meskipun game-nya masih dalam tahap pengembangan, namun melalui demo ini dan juga beberapa artwork yang sudah disiapkan sebenarnya kita sudah bisa melihat bagaimana garis besar Star Wars 1313 dan juga aksi Boba Fett nantinya. Demo dari game ini sendiri dimulai dari prolog yang ber-setting di planet Tatooine. Dikisahkan, di planet tersebu terdapat banyak tentara bayaran yang bekerja untuk bos kriminal yang berbeda-beda, salah satunya adalah Boba Fett yang bekerja untuk melayani Jabba the Hutt. Dalam prolog ini, Boba Fett masih sangat muda, jauh sebelum dia mengenakan armor Mandaloriannya.

Seperti yang bisa kamu lihat pada artwork di atas, Boba Fett tengah berjalan bersama dengan Slave One dan menggunakan helm ikonik yang didapat dari ayahnya. Karena Star Wars 1313 ber-setting diantara trilogi prekuel dan sekuel Star Wars, maka armor dari Boba Fett akan terus berevolusi menjadi semakin kuat hingga memiliki penampilan seperti yang kita kenal. Bisa jadi, hal ini mengindikasikan salah satu elemen kustomisasi yang sebenarnya disiapkan untuk game ini nantinya.

Setting tempat kedua yang dijabarkan oleh LucasArts adalah Coruscant, dimana dalam beberapa artwork terlihat beberapa bagian dari Coruscant yang terbuat dari bangkai pesawat luar angkasa, termasuk TIE Fighter. Dikisahkan, selama ini Boba Fett hanya bisa menjelajahi hingga Level 1314 saja, dikarenakan Level 1313 adalah sebuah area metropolis yang sudah penuh dengan kerusakan karena dikendalikan oleh keluarga kriminal. Level 1314 sendiri adalah daerah kumuh yang jarang dieksplorasi oleh penduduk Coruscant, sehingga menyebabkan daerah tersebut memiliki nuansa yang kelam selama bertahun-tahun. Level 1314 juga menjadi salah satu setting utama dalam beberapa kisah di Star Wars 1313, dimana area tersebut adalah salah satu area yang harus dijelajahi oleh Boba Fett untuk menjalankan misi demi mendapatkan bayarannya.

Dalam beberapa artwork seperti yang ditunjukkan dalam gambar di atas, LucasArts juga menunjukkan sosok Boba Fett yang sudah di-“upgrade” yang dilengkapi dengan jetpack dan penyembur api, namun masih menggunakan armor Mandalorian klasiknya. Untuk gameplay-nya sendiri, Star Wars 1313 tampak memiliki gameplay action dan platformer yang kental layaknya Uncharted. Demo untuk E3 2013 yang dibatalkan tersebut disebut-sebut LucasArts adalah salah satu momen menegangkan di dalam game, dimana Boba Fett yang harus bergelantungan di sebuah pipa, namun pipa tersebut meledak dan jatuh sehingga Boba Fett harus mencari pipa lain untuk mencapai tujuannya.

Dalam beberapa artwork, Boba Fett juga terlihat memiliki Droid yang menjadi partner-nya. Droid ini dikisahkan sebelumnya pernah dikhianati oleh Boba Fett, namun akhirnya karena memiliki kesamaan tujuan, keduanya pun bertarung bersama-sama. Adanya Droid yang menjadi partner ini mungkin juga menjadi indikasi bahwa LucasArts rupanya juga menyiapkan fitur co-op di dalam game ini nantinya.

Sayangnya, sampai saat ini EA masih belum tertarik untuk melanjutkan pengembangannya. Seperti yang pernah kami utarakan dalam artikel Ultralist ini, jika harus memilih studio mana yang cocok untuk melanjutkan game ini, kami rasa Visceral Games yang sudah “berpengalaman” di luar angkasa lewat Dead Space bisa menjadi salah satu opsi yang menarik. Kita tunggu saja kelanjutan nasib dari Boba Fett dan Star Wars 1313 ini.

[Sumber: IGN]


SHARE
Previous articleKamu Bisa Membangun Trans Town di One Piece: Unlimited World R
Next articleFoto-Foto Baru dari Lokasi Syuting Game Of Thrones Season 4
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.