Tiga Sony Walkman Dikonfirmasikan, Kini Media Player Legendaris Ini Juga Didukung OS Android

Selama event IFA 2013 awal September lalu, Sony mengkonfirmasikan aksesoris baru, Walkman F886. Dari namanya langsung ketahuan, F886 merupakan penerus portable media player kebanggaan Sony. Melihat evolusi barunya melalui F886, mereka yang punya kenangan dengan pemutar musik yang cukup populer pada masanya tersebut langsung antusias menantikannya. Walkman F886 membawa banyak pembaruan dari Walkman yang kita kenal selama ini. Sony memasukkan sistem audio high-fidelity atau hi-fi yang mulai jamak ditawarkan smartphone Android dengan chipset Snapdragon 800, selain juga sistem operasi Android 4.1 Jelly Bean sebagai basis operasinya.

Namun ternyata F886 tidak akan menjadi satu-satunya Walkman Android Sony. Mereka juga menyiapkan Walkman lainnya, dan akhir pekan kemarin mengenalkan tiga tipe lainnya, ZX1 dan dua seri F880 untuk menemani F886. Untuk ZX1 (jangan bingung dengan Xperia Z1 yang juga biasa disingkat XZ1) menjadi yang tertinggi spesifikasinya, dan menawarkan internal memory 128GB (32 GB pada F886). Seperti F886, juga mampu mem-playback audio 24-bit/196kHz dalam berbagai format, seperti FLAC dan ALAC, serta juga memiliki S-Master HX Amplifier untuk mencapai output audio yang lebih baik. Di depannya kamu dapatkan layar sentuh 4.0-inchi yang sama seperti semua seri F880, dengan resolusi 480 x 854-pixel. Walkman ZX1 ini menjalankan Android 4.1, serta memiliki koneksi Bluetooth, Wi-Fi, NFC (untuk pairing mudah dengan aksesoris speaker eksternal) serta bisa mengakses Google PlayStore.

Sayangnya justru untuk ZX1 yang diposisikan sebagai perangkat kelas atas ini fasilitasnya tidak lengkap. Fungsi radio FM pada ketiga varian F880 dibuang di sini, dan bahkan digital noise cancellation juga ditiadakan untuk mengurangi gangguan selama memutar audio. Dan walaupun layarnya sama, namun bagian belakang ZX1 terlihat besar karena di dalamnya tersimpan kapasitor besar dan juga headphone amplifier. Sayangnya, Sony tidak menyertakan satu pun earphone dalam paket pembeliannya.

Kemudian Walkman F880 berada di bawah ZX1, dengan semua fitur ZX1 masih di bawah di sini, serta ukuran layarnya juga sama 4-inchi, namun menawarkan kapasitas internal storage 16/32/64GB dalam pilihan warna hitam, putih, biru dan merah muda (khusus F886 hanya hitam dan putih saja). Dirilis dengan kode NW-F880, untuk setiap storagenya nanti dikenal sebagai 16 GB NW-F885, 32 GB NW-F886, dan 64 GB NW-F887. Kualitas audio 24 bit/192 kHz untuk format lossless audio seperti FLAC dan WAV, atau lebih tinggi dari kualitas audio CD menjadi daya tarik para penikmat musik. Seri NW-F880 juga memiliki tombol hardware di salah sati sisi tubuhnya untuk akses mudah mengendalikan musik tanpa harus bergantung pada layar sentuh. Varian 32 GB-nya sudah dikonfirmasikan selama IFA 2013 di Berlin sebagai Sony Walkman F886.

Ketiga Walkman yang dikonfirmasikan Sony Jepang kemarin akan dirilis pertama kali di Jepang mulai 19 Oktober mendatang, dengan harga 75,000 yen (atau sekitar Rp. 9 jutaan) untuk ZX1, dan F880 dijual seharga 27,000, 30,000 dan 40,000 yen untuk masing-masing storage (yang tidak bisa diperbesar), atau sekitar Rp. 3.2, 3.5 dan 4.8 jutaan! Mahal? Jangan lupa ya, kamu juga mendapatkan OS Android Jelly Bean di sini, serta terknologi layar Triluminous-nya Sony yang digunakan pada beberapa Android kelas atasnya.

Sayang spesifikasi hardware-nya belum terungkap, meskipun ada yang mengatakan untuk F886 (dan mungkin kedua Walkman baru yang mereka konfirmasikan belakangan) akan menggunakan chipset OMAP4 dengan prosesor dual core 1.0 GHz Cortex-A9 serta 1 GB RAM. Chipset-nya jadul? Itu baru rumor, dan ada baiknya ditunggu konfirmasi baru Sony atau ketika ketiga Walkman tersebut dirilis di pasaran.

Sumber: Sony Jepang (1), (2)


SHARE
Previous articleDetail Episode Kedua dari Marvel’s Agents of S.H.I.E.L.D.
Next articleBerikan Pilihanmu untuk Desain Karakter Call di Mighty No. 9
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.