Vandaria Day di GAT Festival 2013, Binus University: Workshop “Spontaneous Game Design” dan Peresmian Vandaria Community Chapter Binus

Sebagaimana telah diumumkan pada konferensi pers di Indonesia Game Show 9 Agustus 2013 lalu, Vandaria Internasional menggandeng Artoncode untuk berkolaborasi membuat game dan video game untuk Vandaria. Video game Vandaria sedang dalam tahap pra-produksi dan belum bisa dibocorkan sama sekali. Namun, Vandaria dan Artoncode tidak tinggal diam sementara kita menanti gebrakan mereka.

Vandaria dan Artoncode akan mengadakan workshop bertema “Spontaneous Game Design” dalam rangkaian acara Vandaria Day di GAT Festival 2013. Workshop diadakan pada hari Rabu, 2 Oktober 2013, pukul 13.00 WIB hingga selesai di lab komputer Binus University, Kampus Anggrek, Jakarta. Alamat lengkapnya adalah Jl. Kebon Jeruk Raya No. 27.

Workshop ini akan dipimpin oleh Anton Budiono (Managing Director Vandaria International, CPO & Managing Director Artoncode Indonesia, CEO & Founder Stormidea Games) dan Buntono Sidik (Chief Game Designer Stormidea Games, Co-founder Combo Card Game).

Anton Budiono, General Manager Vandaria Internasional

Workshop akan dilakukan secara interaktif dan berjalan sesuai dengan ide-ide yang dihasilkan oleh para peserta sepanjang acara. Diselenggarakannya workshop ini diharapkan dapat menjadi permulaan bagi kontribusi Vandaria dan Artoncode dalam memajukan industri game Indonesia.

Peserta tidak harus mengerti programming karena kita hanya akan belajar tahap pra-produksi sebuah game. Tidak ada biaya yang dipungut di workshop ini, tapi calon peserta perlu mendaftar ke wall fanpage Vandaria yang beralamat di sini.

Peta Binus Kampus Anggrek

Sesudah workshop, akan ada peresmian Vandaria Community Chapter Binus bersama jurusan Game Application and Technology Binus. Komunitas ini merupakan wadah bagi mahasiswa-mahasiswa Binus untuk menyalurkan bakat dan kreativitas mereka bersama Vandaria.


SHARE
Previous articleSinopsis Eye-Spy, Episode Keempat Marvel’s Agents of S.H.I.E.L.D.
Next article#JKT4okto8er: An Acoustic Tribute To JKT 48!
Meskipun menyandang nama musik, Melody Violine lebih senang menulis daripada bermain musik. Itulah mengapa ia memutuskan untuk kuliah di Program Studi Indonesia FIB UI hingga lulus pada tahun 2009. Selain menjadi kontributor Duniaku, ia menerjemahkan novel-novel dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, termasuk di antaranya adalah adaptasi novel Assassin's Creed (Oliver Bowden).