Binus GAT Festival 2013 Telah Resmi Dibuka!

Hai Citizen! Rabu 2 Oktober 2013 kemarin bertempat di kampus Anggrek Bina Nusantara, event GAT Festival 2013 yang bertajuk “Living in The World of Gaming” resmi dibuka. Game and Application Technology (GAT) Festival 2013 adalah acara perdana yang diselenggarakan oleh School of Computer Science Binus University. GAT Festival ini sendiri adalah sebuah IT Expo dan perlombaan membuat game yang diselenggarakan untuk para siswa-siswi SMA di Indonesia. Event yang akan berlangsung hingga hari Minggu nanti pun memiliki banyak kegiatan menarik seperti Seminar Mythology, Talkshow Game Developer serta Cosplay competition. Acara pun dibuka dengan kata sambutan dari Wildan selaku panitia GAT Festival, Michael Yoseph Ricky, ketua panitia GAT Festival sekaligus Head of Program Application & Technology Binus University serta Fredy Purnomo selaku Head of School of Computer Science.

“Tujuan kami mengadakan acara ini adalah ingin meningkatkan serta mengembangkan motivasi, kreativitas, keterampilan serta minat masyarakat umum dan siswa SMU dalam bidang game serta tekhnologi informasi. Selain itu, kami ingin mempromosikan jurusan Game Application Technology yang baru saja berdiri tahun 2012 lalu. Yang tidak kalah pentingnya adalah memunculkan bibit-bibit baru untuk memajukan teknologi informasi di Indonesia, khususnya dalam bidang game.” ujar Michael.

“Untuk tahun ini, Binus Games Competition terdiri dari lomba-lomba seperti Game Development Competition serta DOTA2 Competition. Kompetisi game ini diharapkan dapat melatih imajinasi, logika, kecepatan berfikir, keterampilan mengetik, teknik, kemampuan mendesain serta membangun suatu game dan ketepatan dalam mengambil keputusan untuk para peserta. Ini semua adalah hal yang sangat penting dimiliki oleh seorang game developer” lanjut Michael panjang lebar.

Peserta yang mengikuti kompetisi ini adalah sebanyak 24 tim dari seluruh Indonesia untuk lomba DOTA2 dan sebanyak 10 orang finalis untuk lomba Game Development. Untuk lomba Game Development, yang diujikan adalah Kesesuaian Aplikasi dengan Tema, Originalitas, User Interface, Game Design, Game Programming, Audio, Kreatifitas, Fitur dalam Aplikasi serta Relevansi dengan target audience.

Kegiatan Game and Application Technology Festival ini diharapkan dapat menjadi permulaan berkembangnya industri game di Indonesia hingga taraf internasional. Diharapkan, para peserta dari kalangan siswa SMU dan SMK dapat mengasah kreativitasnya serta dapat merubah pandangan masyarakat bahwa game saat ini memiliki banyak nilai positif dan merupakan tujuan karir yang sangat prospektif. Jangan lupa, hari Jumat besok masih ada workshop bertemakan Mythology bersama komunitas World Mythology Community serta event Duniaku Checkpoint “Play in The Global Market” dengan pembicara-pembicara dari developer game papan atas di Indonesia seperti Dien Wong (Altermyth), Indra Gunawan (Artoncode), Arief Widhiyasa (Agate Studio), Anton Soeharyo (Touchten Games) serta Ami Raditya (Zigma Omega). Acara ini gratis dan terbuka untuk siapa saja loh!


SHARE
Previous articleSkor Review Famitsu Pekan Ini (Edisi 1296), Bahkan Grand Theft Auto V Pun Tampil Sempurna di Jepang!!
Next articleDell Venue 7 & 8 Dengan Prosesor Intel Atom Z2580 Akan Dijual 18 Oktober Mulai Rp. 1.6 Jutaan!
Liverpudlian | Airplane enthusiast | History lover | Science minded | Hardcore gamer | Warmonger. Lulus dari STP Sahid pada tahun 2012, sempat bekerja di Club Med Resort selama 6 bulan pada tahun 2012 sebagai bagian dari program internship kampus. Bekerja di departemen MICE (Meeting, Incentives, Conferences and Exibitions). Aktif di WWF-Indonesia sejak 2010 sebagai volunteer untuk kampanye Earth Hour dan menjadi tim inti Earth Hour Jakarta pada tahun 2013. Saat ini aktif sebagai staff perlengkapan di Look Around Indonesia, sebuah NGO yang memfokuskan diri di bidang sosial terutama anak muda.