Liputan Event Getting Deeper With TOD Bersama Altermyth Pandawa!

Kamis 3 Oktober 2013, bertempat di White Box Bistro bilangan Menteng, Altermyth Pandawa menggelar event launching dari game terbarunya, Thrones of Demons. Thrones of Demons adalah game bergenre MMORPG yang baru saja melalui fase open beta pada bulan September lalu. Menariknya, Thrones of Demons adalah MMORPG yang menggabungkan genre MOBA ke dalamnya, seru!

Bertemakan ‘Getting Deeper with T.O.D’, presentasi game ini diberikan oleh Steven Tjia sebagai tim marketing Altermyth dan Berry selaku perwakilan dari tim konten game Thrones of Demons ini. Beberapa fitur dibeberkan oleh Steven dan Berry seperti character class, ras serta dungeon-dungeon yang ada di game T.O.D. Piilihan karakter kelas ada 4, yaitu Arcane, Warlord, Templar serta Reaper. Untuk saat ini level maksimal yang bisa dicapai adalah level 55 namun akan segera ditingkatkan hingga mencapai level 75. Bangsa yang bisa dipilih sendiri ada 3 yaitu Altus, Arlan dan Karlo. Gamer bisa memilih salah satu ras ini ketika sudah mencapai level 10. Hal ini dilakukan agar para player dapat membiasakan diri terlebih dahulu dengan universe di T.O.D sebelum memilih ras.

Fitur MOBA di dalam game Thrones of Demons disebut dengan Arena Naga. Arena ini adalah tempat dimana para pemain dapat berperang dalam kelompok dan dapat diikuti oleh 5 karakter sekaligus. Map yang disediakan pun khusus dan bagi kalian yang sudah terbiasa dengan game MOBA lainnya seperti DOTA ataupun LoL mungkin akan sangat tertarik dengan fitur unik yang satu ini. Fitur unik lainnya adalah sistem mount di dalam game ini. Terdapat 2 jenis mount di T.O.D berdasarkan waktu kepemilikan yaitu temporary dan permanent. Gamers bisa melakukan upgrade pada mount temporary hingga tingkat tertentu untuk membuatnya menjadi mount permanen.

Terakhir, Ihsan Wahab selaku Director dari Pandawa serta Wong Lok Dien sebagai Chief Executive Officer Altermyth menceritakan sedikit perjalanan dan pengalaman dalam mengembangkan game Thrones of Demons ini. Ihsan mengatakan bahwa T.O.D menjadi milestone tersendiri bagi Altermyth dan mereka belajar banyak setelah mempublish game ini. Hal ini dikarenakan game bergenre RPG adalah salah satu game dengan tingkat kerumitan yang sangat tinggi. Harapannya, di masa depan Altermyth dapat mendevelop secara mandiri game sekelas Thrones of Demons.


SHARE
Previous articleAcquire Perkenalkan Dua Karakter Baru di Akiba’s Trip 2, Rin dan Zenya Amou
Next articleBahkan Peri Pun Ingin Membunuhmu di Soul Sacrifice Delta
Liverpudlian | Airplane enthusiast | History lover | Science minded | Hardcore gamer | Warmonger. Lulus dari STP Sahid pada tahun 2012, sempat bekerja di Club Med Resort selama 6 bulan pada tahun 2012 sebagai bagian dari program internship kampus. Bekerja di departemen MICE (Meeting, Incentives, Conferences and Exibitions). Aktif di WWF-Indonesia sejak 2010 sebagai volunteer untuk kampanye Earth Hour dan menjadi tim inti Earth Hour Jakarta pada tahun 2013. Saat ini aktif sebagai staff perlengkapan di Look Around Indonesia, sebuah NGO yang memfokuskan diri di bidang sosial terutama anak muda.