Ditemukannya Patung Doraemon Peninggalan Dinasti Qing! Asli atau Palsu?

Pasti kita semua mengetahui figure Doraemon, karakter sebuah robot dari masa depan yang datang ke masa lalu untuk membantu pembuatnya, Nobita. Doraemon sendiri merupakan seekor kucing yang bentuknya unik, dimana memiliki kepala bulat dengan mulut yang lebar, hidung bulat, perut yang bulat gemuk, memakai lonceng dan di perutnya terdapat kantong ajaib. Kedua tangan dan kakinya juga berbentuk bulat. Sosok Doraemon sendiri sudah tersebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Nah, kali ini terdapat kabar yang mengejutkan tentang Doraemon dari negara tirai bambu. Seorang turis mengklaim bahwa dirinya telah menemukan sebuah patung usang peninggalan Dinasti Qing (164-1911) yang bentuknya amat sangat mirip dengan sosok Doraemon tersebut. Hah? Bagaimana mungkin? Doraemon sendiri baru dikenalkan pengarangnya Fujiko F.Fujio pada tahun 1969, sedangkan Dinasti Qing hancur pada tahun 1911. Jika benar patung ini merupakan patung dari jaman Dinasti Qing, ini membuktikan bahwa mesin waktu (seperti yang dipakai Doraemon) itu benar-benar ada!! Wow..!!

Patung ini sendiri di temukan di sebuah toko artefak yang menjual barang-barang antik peninggalan kerajaan China di jaman dahulu kala. Sang pemilik tokonya sendiri yang mengatakan bahwa patung ini merupakan peninggalan kuno asli dari Dinasti Qing.Turis tersebut sangat kebingungan, dan akhirnya memutuskan untuk memfoto patung Doraemon itu dan men-share di twitter untuk melihat tanggapan dari teman-temannya.

patung Doraemon dari Dinasti Qing??

Dan.. Pendapatnya beragam.. Beberapa orang terkagum sambil meyakini mesin waktu benar-benar ada. Ada juga yang menyangkalnya karena mesin waktu hanya merupakan penemuan fiksi. Ada juga yang beranggapan bahwa patung tersebut dibuat menggunakan semen, sedangkan peninggalan Dinasti Qing biasanya menggunakan clay yang dimasak atau lebih dikenal sebagai Terakota (seperti peninggalan patung dari kerajaan Majapahit Indonesia). Ada yang berpendapat bahwa patung itu cuma lelocon semata, atau ada pencuri yang menaruhnya di sana.

Hahaha.. Nah, menurut pembaca bagaimana nih? Apakah memang benar mesin waktu yang memungkinkan kita berpindah lini waktu dari masa ke masa itu benar-benar ada? Atau.. Mungkin Fujiko F. Fujio mendapatkan inspirasi Doraemon dari patung kucing dari Dinasti Qing?