Galaxy S5 Akan Dikenalkan Awal Tahun Depan, Menggunakan Prosesor 64-bit

Ternyata dibalik pemberitaan penjualan Galaxy S4 yang fantastis (pre-ordernya saja diklaim mencapai 10 juta unit, dan terjual 20 juta unit dalam 2 bulan pasca peluncurannya awal Mei lalu), Samsung menilai prestasi flagship mereka tersebut masih kurang memenuhi ekspetasi. Karena itulah, rumor baru yang berhembus di Korea saat ini, Samsung berencana untuk memulai pengenalan Galaxy S5 lebih awal tahun depan.

Selama ini tradisi Samsung mudah ditebak ketika mengumumkan penerus pemimpin dari seri “S” mereka. Entah itu April, Mei atau Juni. Namun kabar terbaru menyebutkan jika Samsung berencana akan mengenalkan Galaxy S5 lebih awal, setidaknya Februari 2014 atau selama event Mobile World Congress 2014 . Memang kita masih perlu mendapatkan konfirmasi lebih lanjut dari Samsung. Namun alasan dibalik dimajukannya peluncuran Galaxy S5 ini adalah penjualan Galaxy S4 yang dinilai kurang. Laporan Business Insider baru-baru ini menyebutkan jika target Samsung yang diharapkan dari flagship tersebut meleset. Selain itu, Reuters juga melaporkan hal yang sama, dengan dugaan penjualan Galaxy S4 terus menurun karena pasar yang sudah mulai jenuh.

Awalnya kami menganggap itu sekadar rumor saja, sampai kemarin muncul kabar baru yang mendukung analisa beberapa sumber kami tersebut. Disebutkan jika Galaxy S5 nantinya akan menjadi Android pertama yang menerapkan prosesor dengan teknologi prosesor 64-bit. Yup, suka atau tidak, ternyata benar Apple menjadi salah satu dalang dari dimajukannya rencana peluncuran Galaxy S5. Meskipun chipset Apple A7 yang digunakan dalam iPhone 5s diklaim menjadi yang pertama diterapkan untuk smartphone menggunakan prosesor 64-bit sekelas desktop PC, namun tetap saja banyak pengamat Apple hanya menjadikannya sebagai bagian marketing. Sesuai slogan  “Forward thinking!” yang mereka berikan untuk iPhone 5s, smartphone yang kini masih dijual di atas Rp. 10 jutaan tersebut seakan menjadi rujukan teknologi prosesor paling advance yang diterapkan untuk smartphone. Laporan kami sebelumnya juga sejalan dengan kabar baru mengenai Galaxy S5 ini, bahwa mulai tahun 2014, kita akan mulai melihat banyak smartphone yang menggunakan prosesor 64-bit.

Namun Samsung mendapat tantangan jika ingin menerapkan prosesor 64-bit melalui chipset Exynos yang menjadi produksi internal mereka. Karena sebagian besar chipset Samsung dibuat menggunakan proses 28nm (nanometer), yang mengacu pada ukuran die atau balok material semikonduktor dimana chipset tersebut dibuat. Seharusnya jika ukuran die tersebut diperkecil lagi, didapatkan ukuran 20nm (Apple A7 dibuat dengan proses 28nm). Namun Samsung merasa dengan ukuran tersebut mereka masih belum bisa unggul cukup besar dibandingkan para pesaingnya, yang dalam hal ini bukan Apple, melainkan para produsen semikonduktor lain seperti Intel dan Qualcomm. Hal ini wajar, karena menurut laporan kedua sumber kami di atas, banyak keuntungan Samsung tahun ini didapatkan dari produksi chipset mereka (Apple A7 itu pun disuplai oleh Samsung). Karena alasan itulah, Samsung saat ini dilaporkan akan langsung melompati jenjang ukuran die tersebut dan langsung ke proses 14nm FinFET.

Proses tersebut akan menjadi basis produksi chipset mobile generasi barunya Samsung, yang sementara ini disebut sebagai Exynos 6. Mengikuti tren, Exynos 6 akan mendukung prosesor 64-bit, selain masih mengimplementasikan arsitektur ARM big.LITTLE. Bedanya, Exynos 6 akan mengkombinasikan chip 64-bit dari ARM, yaitu Cortex-A53 yang berperan sebagai inti low-power untuk menghemat baterai, dan Cortex-A57 yang lebih kuat (selama ini kombinasi big.LITTLE produsen chipset menggunakan Cortex-A7/A15).

Dan seandainya rumor Galaxy S5 akan menggunakan Exynos 6 ini benar, maka ketersediaannya akan dipengaruhi secepat apa produksi chipset tersebut dan ketersediaannya. Samsung sendiri dilaporkan mulai memproduksi chipset seri Exynos 6 melalui Exynos 5430 tersebut akhir tahun ini, dan mulai tersedia awal tahun depan. Kita tunggu saja perkembangannya, dan apakah benar Galaxy S5 nanti akan diungkapkan selama Mobile World Congress 2014. Oh ya, selain prosesor 64-bit, Galaxy S5 dirumorkan juga akan menjadi flagship pertama Samsung yang menggunakan layar fleksibel.


SHARE
Previous articleJames Cameron Ungkap Detail Avatar Land di D23 Expo Japan
Next articleJadwal Rilis Watch Dogs dan The Crew Ditunda Hingga 2014
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.