DICE: Star Wars: Battlefront Adalah Proyek yang Mengerikan!

Star Wars: Battlefront Art

Sejak Disney menutup LucasArts sekitar pertengahan tahun 2013 lalu, hak pengembangan dan publishing game Star Wars akhirnya jatuh ke tangan EA. Dengan deretan studio papan atas yang dimilikinya, banyak pihak yang optimis bahwa EA bisa mengembalikan kejayaan game Star Wars. Namun tidak sedikit pula yang pesimis bahwa EA justru akan menghilangkan ciri khas game-game Star Wars dan malah merusaknya. Setelah mendapatkan hak pengembangan dan publishing tersebut, EA pun bergerak cepat dengan memberikan tugas pengembangan Star Wars: Battlefront kepada developer Mirror’s Edge dan serial Battlefield, DICE.

Mendapatkan tugas mengembangkan game yang ditunggu-tunggu seperti Star Wars: Battlefront seharusnya menjadi sebuah kebanggaan tersendiri untuk sebuah studio. Namun hal tersebut ternyata tidak berlaku untuk DICE, karena DICE mengungkapkan bahwa Star Wars: Battlefront adalah proyek mengerikan. Tekanan yang diberikan serta ekspektasi dari gamer adalah dua hal yang membuat proyek ini mengerikan di mata DICE. “Kami melakukan diskusi di studio mengenai apa yang akan terjadi dalam Battlefront. Kamu tahu, Battlefront adalah IP lama yang dibuat oleh orang lain dan sangat mirip dengan Battlefield, dan kami harus membuatnya. Ini adalah kompetisi dua kekuatan. Kami tidak bisa melakukannya secara bersamaan,” ungkap Patrick Bach sang produser eksekutif dari DICE.

Bach pun membeberkan sedikit latar belakang mengapa proyek tersebut akhirnya jatuh ke tangan mereka. “Karena satu alasan, EA bernegosiasi dengan Georgel Lucas untuk menentukan siapa yang harus membuat game Star Wars baru. Dan beberapa minggu kemudian, EA mengatakan kepada kami, bahwa diskusi tersebut akhirnya memutuskan kami yang akan membuatnya. Dan kami menerimanya,” beber Bach. Awalnya mereka sangat antusias saatb mendapatkan proyek tersebut. Namun mood mereka berubah seketika menjadi takut mengingat nama besar Star Wars dan Battlefront. “Kami tidak sombong saat mendapatkan peluang tersebut, karena mendapatkan hal ini (kesempatan mengembangkan Battlefront) adalah sesuatu yang mengerikan,” ungkapnya.

Ya, dengan nama besar Star Wars dan Battlefront, sangat wajar bila DICE “ketakutan” untuk mengembangkan game ini. Bukan hanya menanggung tanggung jawab yang besar dari EA yang sudah mengeluarkan kocek untuk mendapatkan hak pengembangan, tetapi juga menanggung ekspektasi dari para penggemar Star Wars, khususnya mereka yang sudah lama menginginkan game Star Wars baru. DICE sendiri sampai saat ini masih belum memberikan update baru yang berarti pasca merilis teaser singkat saat E3 2013 lalu, karena memang saat ini mereka masih disibukkan untuk finalisasi Battlefield 4 yang akan dirilis mulai 29 Oktober 2013 yang akan datang untuk PS3, Xbox 360 dan PC, serta diikuti dengan versi next gen bersamaan dengan perilisan konsolnya.

[Sumber: CVG]


SHARE
Previous articleABC Rilis Trailer Untuk Marvel’s Agents of S.H.I.E.L.D. Episode 5, Girl in the Flower Dress
Next articleTanggal Rilis J-Stars Victory VS Telah Dikonfirmasikan
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.