Fitur Streaming PC nVidia Shield Akhiri Masa Beta, Kini Menjadi Gamestream

Selama Indonesia Game Show yang berlangsung awal September lalu, kami sempat mencoba kemampuan streaming PC nVidia Shield, handheld game Android produksi nVidia, yang sudah dirilis sejak akhir Juli lalu, dan juga masuk rencana penjualan di Indonesia, meskipun belum dipastikan kapan waktunya. Sebelumnya kemampuan streaming tersebut masih belum dipatenkan oleh nVidia, semacam versi beta. Dan kemarin mereka resmi mengkonfirmasikan apa julukan kemampuan streaming game tersebut, yang jelas sekali maknanya, ‘Gamestream.’

Pertengahan September lalu nVidia mengkonfirmasikan Tegra Note, sebuah produk referensi yang akan diproduksi oleh partner OEM nVidia, dan termasuk diantaranya nama-nama seperti EVGA, PNY, dan Zotac. Dengan Samsung dan Asus yang kini lebih suka memilih produsen chip lainnya selain Tegra 4, wajar nVidia berusama memasarkan chipset tersebut dengan cara yang lain. Maka digagaskan platform tablet Tegra Note, yang default-nya harus memasukkan prosesor Tegra dengan quad-core ARM Cortex-A15, yang digabungkan dengan GPU nVidia 72-core. Bersamaan dengan Tegra Note, nVidia juga mengungkapkan bahwa layanan streaming PC yang mereka kenalkan melalui Shield dan juga akan bisa dinikmati melalui lineup tablet tersebut, akan mendapatkan nama baru.

Melalui event mereka kemarin, nVidia mendemokan seperti apa mekanisme Gamestream tersebut. Esensinya men-streamingkan game dari PC ke Shield. Sebenarnya ada alasan selain kenapa nVidia mau membawa game PC ke layar kecil. Sebenarnya dipicu oleh beberapa perangkat baru, seperti Steam Machine dan Ouya yang membuat game kini seakan lebih cocok berada di layar terbesar i rumah, atau di ruang keluarga. Dan nVidia memutuskan mereka juga bisa melakukan hal itu melalui PC yang kamu miliki, dan juga perangkat yang berbasis nVidia Tegra 4 yang memang mendukung teknologi ini. Ya, bisa disimpulkan, Gamestream adalah usaha nVidia untuk ikut nimbrung di tengah tren video game yang juga menjadi salah satu bagian ruang keluarga.

Gamestream yang mereka tunjukkan kemarin memerlukan sebenaernya cukup sederhana. Hubungkan HDMI dari Shield untuk mem-broadcast stream ke TV, dan pastikan Shield untuk selalu terhubung dengan sumber daya agar tidak kehabisan baterai. Dan karena Shield harus duduk diam di dekat TV, nVidia memberikan solusi, mereka menghubungkan kontroler bluetooth lainnya untuk mengendalikan game yang distreamingkan Shield ke televiso. Agak aneh memang, kamu hubungkan kontroler Shield yang lebih advance ke TV, dan mengendalikannya dengan kontroler lain yang bisa saja kenyamanan dan kemampuannya di bawah Shield. Tentu saja, PC dimana game tang di-streamingkan tadi berdiam juga harus memenuhi standar Gamestream, dan itu diterjemahkan sebagai GPU kelas atasnya nVidia (selama event, nVidia menggunakan GeForge GTX Titan produksi EVGA, yang harganya saja mencapai Rp. 10 jutaan).

Memang bukan berarti PC darimana game itu distreamingkan harus menggunakan GTX Titan, namun sama saja menjadi patokan, kamu butuh biaya besar hanya untuk mendapatkan sebuah hiburan game PC yang biasanya dimainkan di dalam kamar, pada layar yang lebih lebar di tengah ruang keluarga. nVidia mengatajakan jika Gamestream akan mulai dibuka fungsinya pada 28 Oktober mendatang, yang sekaligus mengakhiri status beta fitur PC streaming-nya handheld nVidia Shield (saat ini di website Shield masih tertulis status beta). Saat itu nVidia juga akan menambahkan fitur baru, “Console Mode”, yang memungkinkan kita mengendalikan keseluruhan interface Shield yang terhubung ke TV melalui koneksi HDMI menggunakan kontroler bluetooth pihak ketiga. Ya, ini juga otomatis menjadi salah satu lawan untuk Sony PlayStation Vita TV, yang memiliki mode serupa, yaitu Remote Play. Bedanya, Shield masih bisa kamu bawa kemana-mana.

[cb type=”company”]nVidia[/cb]

Sumber: nVidia, (2)


SHARE
Previous articleNonton Yuk: Kumpulan Cutscene Beyond Two Souls
Next articleUpdate Baru Real Racing 3 Memberi Akses Mengendarai Sebuah Ferrari
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.