Rumor: Dua Assassin Terakhir dalam Arkham Origins Terungkap!

Dua Assassin Terakhir dalam Arkham Origins

Dalam Batman: Arkham Origins dikisahkan Batman harus melawan Black Mask yang dibantu oleh delapan assassin yang direkrut oleh anak buahnya. Enam dari delapan assassin sudah dikonfirmasikan oleh WB Games, yaitu Bane, Deadshot, Deathstroke, Copperhead, Firefly dan yang terakhir dikonfirmasikan adalah Electrocutioner. Selain enam assassin yang sudah dikonfirmasikan, terdapat juga beberapa musuh lain yang siap menghadang, seperti Joker, Penguin, Mad Hatter dan Anarky.

Lantas, siapa dua assassin terakhir yang direkrut oleh Black Mask? Jika rumor yang ditampilkan oleh AllGamesBeta ini benar, maka Killer Croc dan Lady Shiva adalah dua assassin terakhir dalam Arkham Origins yang melengkapi anak buah Black Mask menjadi delapan. Ya, semalam AllGamesBeta mem-posting screenshot in game yang menampilkan dua assassin tersebut, lengkap dengan informasinya, mulai dari nama, penampillan, hingga ukuran tinggi dan berat badannya. Rumor ini semakin memperkuat rumor sebelumnya, dimana dua nama ini juga tampil dalam satu box retail yang digunakan dalam sebuah kampanye toko game di Inggris.

Dua Assassin Terakhir dalam Arkham Origins - Killer Croc

Seperti yang sudah kami beritakan beberapa bulan lalu, Batman: Arkham Origins akan menjadi prekuel dari serial Arkham yang kali ini tanpa campur tangan dari Rocksteady Studios, pengembang dari dua serial Arkham sebelumnya, Arkham Asylum dan Arkham City. Game ini ber-setting pada malam Natal, delapan tahun sebelum kisah dalam Arkham Asylum dan Arkham City. Dikisahkan, pada saat itu seorang musuh bernama Black Mask hadir untuk melawan Batman. Tetapi, dia bukanlah satu-satunya musuh yang harus dihadapi Batman. Lambat laun, banyak musuh lain yang ikut bergabung, bahkan polisi GCPD pun ikut bertarung di sisi mereka guna melawan Batman. Tentu saja, Batman memiliki tugas untuk mencari tahu apa alasan dibalik Black Mask yang menginginkan kematian dirinya, sekaligus membuktikan kepada para polisi GCPD bahwa dia berada di pihak mereka. WB sendiri mengungkapkan, bahwa kisah dalam game ini sendiri terinsirasi dari Batman: Year One dan Legends of the Dark Knight.

Dua Assassin Terakhir dalam Arkham Origins - Lady Shiva

Arkham Origins menurut rencana akan dirilis pada 25 Oktober 2013 yang akan datang untuk PS3, Xbox 360, PC dan Wii U. Selain Arkham Origins, Batman juga beraksi di handheld dengan Arkham Origins Blackgate yang dikembangkan oleh Armature, serta sebuah game mobile berjudul sama yang dikembangkan oleh developer Injustice, NetherRealm Studios.

[Sumber: AGB]


SHARE
Previous articleEye Candy: Deretan Concept Art Beyond Two Souls
Next articleMengenal Sistem AllDrive dalam Need For Speed: Rivals
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.