Preorder Polytron Crystal 4, Android Paling Tipis Berlayar Super AMOLED

Selain LG G Pro Lite Dual, smartphone Android lainnya yang juga dibuka masa pre-ordernya hari ini adalah Polytron W8480 Crystal 4. Android dengan layar yang tidak umum, yaitu 4.8-inchi ini kembali membawa fitur yang jarang diajukan Android lain di kelasnya, layar berjenis Super AMOLED. Sebelumnya Polytron menggunakan material layar tersebut pada Polytron W3430 Wizard Crystal II. Bagaimana dengan Crystal III atau 3? Agak aneh memang, tidak ada penjelasan kenapa Crystal baru ini langsung menggunakan angka 4. Namun melihat dari spesifikasinya, Crystal 4 bisa diandalkan untuk bersaing dengan Android kelas menengah lainnya.

Untuk pre-ordernya kali ini, Polytron menggandeng retailer online Blibli.com. Masa pemesanan awalnya dibuka mulai hari ini 25 Oktober 2013, sampai dengan tanggal 3 November 2013. Sedangkan pengiriman barangnya dimulai pada 6 November nanti. Khusus pada masa pre-order, selain cashback kamu juga bisa mendapatkan beberapa bonus, seperti premium leather case senilai Rp. 150.000 (hanya tersedia warna biru gelap), paket data dari Indosat sebesar 9GB (1,5 GB/bulan selama 6 bulan senilai Rp. 250.000), hingga opsi mengubah cara pembayarannya dengan cicilan 0% melalui kartu kredit BCA dengan tenor 6 atau 12 bulan. Selama masa pre-order ini Polytron W8480 Crystal 4 ditawarkan dengan harga Rp. 2.999.000, atau dengan diskon hingga Rp. 600.000 dari harga normalnya nanti yang akan ditawarkan pada Rp. 3.599.000.

Polytron Crystal 4 ini menjadi flagship terbaru Polytron, yang duduk di atas Polytron Quadra HD yang sudah dirilis sekitar sebulan lalu. Seperti kami tuliskan di atas, keistimewaan seri Crystal adalah material layarnya, yang menggunakan Super AMOLED seperti tipikal flagship-nya Samsung. Ukuran layarnya 4.8-inchi, yang tidak umum dibandingkan Android lain yang biasanya berada di bidang 4.7 hingga 5.7-inchi seperti pada Acer Liquid S1. Ukuran layar Crystal 5 tersebut, dan juga resolusinya yang sudah HD 720 x 1280-pixel, meningkat dibandingkan Crystal II yang masih 4.3-inchi dan resolusi WVGA.

Seperti semua seri Quadra mereka sebelumnya, untuk mesin utama Crystal 4, Polytron menyerahkannya pada chipset MediaTek MT6589. Bedanya, kali ini dipilih yang MT6589T, dengan mode turbo yang keempat prosesornya berjalan pada kecepatan 1.5 GHz (sebelumnya 1.2 GHz), serta kecepatan GPU PowerVR SGX544-nya juga meningkat menjadi 357 MHz dari 286 MHz. Untuk mendukung kinerja multi-taskingnya, Crystal 4 dilengkapi dengan 1 GB RAM, dan jatah ROM yang terbesar di kelas Android dengan chipset MediaTek di bawah harga 4 jutaan, yaitu mencapai 16GB.

Fitur lainnya dari Crystal 4 antara lain, kamera 8-megapixel dengan auto focus, serta kamera depan 5-megapixel. Smartphone dengan dimensi yang sangat slim, pada 138 x 70 x 6.85 mm ini seperti Quadra HD speakernya juga dilengkapi dengan pemrosesan DTS 3D Surround Sound. Oh ya, tidak seperti Polytron sebelumnya yang mengadopsi dua slot GSM, untuk Crystal 4 ini kamu hanya mendapatkan satu slot GSM, yang tentu saja mendukung akses data GSM hingga 3G HSDPA. Polytron memberi dua pilihan warna untuk Crystal 4, yaitu putih dan biru.

Polytron W8480

Overview

  • Screen : 4.8 inch (1280×720) AMOLED Screen, EzyTouch (Capacitive Touchscreen)
  • OS : Android Jelly Bean 4.2.1
  • Processor : Quad Core MTK 6589T 1.5 GHz CPU
  • Dual Camera : (Rear 8 MP AF dan Front 5 MP)
  • Konektivitas : Wi-Fi, Bluetooth

Specification

  • Single SIM
    3G HSPA
  • OS
    Android Jelly Bean 4.2.1
  • Screen
    4.8 inch (1280×720) AMOLED Screen, EzyTouch (Capacitive Touchscreen)
  • Processor
    Quad Core MTK 6589 4×1.2 GHz CPU
  • Dual Camera
    Rear 8 MP AF dan Front 5 MP
  • A-GPS
  • Bluetooth
  • WiFi
  • Memory
    16 GB ROM, 1GB RAM
  • Battery
    2000 mAH

Bicara desain dan spesifikasinya, seperti seri Quadra mereka sebelumnya, Polytron kembali menggunakan produk Android asal India, yaitu Gionee Elife E5 sebagai basis. Mulai dari model dan spesifikasinya sama persis. Dan jika benar, penulis yang memiliki pengalaman cukup baik dengan Polytron Quadra W7450, yang juga berbasis pada Gionee GN708. Selain kamera utama dan kamera depannya menghasilkan foto yang cukup bening berkat bukaan lensa f/2.2, Quadra W7450 juga memiliki sensor yang sangat lengkap di kelasnya, seperti juga memiliki sensor Gyroscope, yang biasanya hanya smartphone /tablet Android kelas atas saja yang memilikinya.

Warna kuning Elife E5 ini tidak masuk ke Indonesia.

Dan yang penulis sukai dari setiap Android rebranding dari Gionee adalah penempatan tombol powernya, yang diposisikan di samping tubuhnya, di bawah tombol volume, sehingga memberi kemudahan dalam mengooerasikannya dengan satu tangan. Demikian juga dengan Polytron Crystal 4, penempatan tombolnya juga masih sama. Hanya saja sayang, hanya mendukung satu slot SIM saja.

Gionee Elife E5


SHARE
Previous articleMoonlight Theatre: Nobar Dengan Konsep Outdoor Bersama MEC dan SAE Jakarta!
Next articleUltralist: Komik Batman Sebagai Teman Memainkan Arkham Origins
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.