Kenapa Harus Yakin Dengan Produk Online ?

Chart-4
sumber : Nielsen Global Survey of E-Commerce, Q1 2014

Belanja online saat ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup konsumen digital Indonesia, khususnya membaca ulasan dan mencari informasi mengenai produk dan jasa secara online sebelum mereka melakukan pembelian secara offline. Hal ini menjadi cara favorit bagi calon pembeli, barang atau jasa yang diinginkan bisa dibeli kapan saja tanpa batas waktu. Contohnya, wanita yang hobi belanja, namun sibuk bekerja, mengurus rumah atau kuliah tetap bisa membeli dan melakukan transaksi melalui website walaupun sudah larut malam

Kira-kira apa ya faktor pendorong konsumen untuk belanja online, berikut sedikit ulasannya sesuai tabel dari Nielsen Global Survey of E-Commerce yang baru diterbitkan beberapa saat yang lalu

1. Adanya informasi produk

Biasanya pilihan produk lebih beragam daripada di toko offline dan disertai detail atau spesifikasi produknya. Kita bisa dengan mudah menemukan tanpa perlu mencari ke pelosok kota. Cukup dengan memasukkan keyword di search engine saja. Misalnya belanja pakaian muslim modern di Shafira .
shafira

2. Adanya ulasan dan perbandingan harga

Konsumen perlu difasilitasi untuk mengetahui harga yang ditawarkan, diskon serta promo tanpa harus keliling mall atau counter brand yang kita sukai. Perhitungkan juga ongkos kirim barangnya .

ikhram

Dalam bisnis travel umroh misalnya , ada marketplace yang menyediakan layanan penilaian paket umroh, yup, Ikhram.com membantu jamaah untuk mendapatkan paket umroh yang terbaik dengan memberikan nilai di setiap paket umroh (Nilai Ikhram) yang ditentukan secara fair berdasarkan: Rating travel umroh(tingkat kepuasan jamaah terhadap travel umroh), kualitas hotel dan maskapai yang disediakan, serta jumlah page view dari paket tersebut.

3. Informasi Mercnhat secara lengkap

Dengan melihat informasi didalam website seperti adanya alamat, nomor telepon dan testimoni, biasanya masyarakat akan lebih percaya kepada merchant yang melakukan penjualan di Internet. Informasi lain yang bisa digunakan sebagai dasar adalah adanya legalitas merk dan pendafaran di kementerian hukum dan ham. Selain itu informasi dari asosiasi e-commerce seperti IDEA juga sangat membantu

Jadi, tidak ada lagi yang perlu diragukan untuk belanja online kan .


SHARE
Previous articleShinji Mikami: Hardware PS4 dan Xbox One Hampir Identik
Next articleBerkenalan dengan Emmet dan Wyldstyle dalam dua klip terbaru The Lego Movie