Oculus Rift Juga Dikembangkan di Platform Mobile, Eksklusif Untuk Android

Bicara wearable device, dalam dunia game juga ada perangkat baru yang saat ini tengah dikembangkan berbasis virtual reality dan akan dikenakan langsung di kepala gamer, atau biasa disebut sebagai head-mounted display, yaitu Oculus Rift. Gadget head-mounted display yang dikembangkan oleh Oculus VR, dan berhasil melengkapi pendanaannya melalui Kickstarter ini akan memberi nuansa baru untuk game-game yang dirilis di Windows, Linux dan OS X. Sekaligus juga menjadi opsi yang jauh lebih murah bagi mereka yang ingin merasakan bagaimana memainkan game atau menikmati media melalui layar “pribadi” tersebut (apalagi memainkan game horor semacam DreadEye), karena perangkat sejenis yang ditawarkan Sony harganya mencapai 8 kali lipatnya dari Oculus Rift, yang dikabarkan akan dijual sekitar Rp. 3 jutaan saja.

Kabar terbarunya, selain untuk desktop, Selasa lalu melalui CEO Oculus VR Brendan Iribe kami mengetahui jika Oculus Rift juga akan mendukung platform mobile. Lebih tepatnya, Android! Selama keynote-nya di GamesBeat 2013, Brenda Iribe mengatakan jika pihaknya berencana untuk meluncurkan versi mobile headset virtual reality Oculus Rift bersamaan dengan versi PC. Dan versi mobile tersebut akan dibuat eksklusif untuk Android. Secara sistem, Oculus Rift itu sendiri juga menjalankan OS Android, dan memiliki chipset sendiri, meskipun belum diungkapkan detail konfigurasinya. Sejauh ini dikabarkan versi consumernya nant akan mendukung resolusi 1920×1080-pixel, yang kemudian dibagi dua untuk setiap mata.

Keunikan konsep headset canggih virtual reality ini banyak menyita perhatian publik. Apalagi ada banyak nama-nama beken di bidang game yang membekingi proyek pengembangannya, seperti desainer dari Epic Games Cliff Bleszinski, David Helgason yang merupakan developer engine Unity, bahkan hingga Shuhei Yoshida, presiden Sony Computer Entertainment Worldwide Studios. Bisa jadi karena dukungan mereka juga, begitu mudahnya kampanye pendanaan melalui Kickstarter melampaui hingga 4x lipat targetnya (US $250,000) hanya dalam waktu sehari saja.

Memang sebelumnya sudah muncul kabar jika Oculus Rift akan mendukung smartphone. Namun yang mengejutkan, ternyata hanya untuk Android. Karena headset ini akan mentransfer semua aktivitas yang dilakukannya ke recource hardware smartphone, Oculus VR merasa mereka memerlukan platform yang bisa mempermudah proses tersebut tanpa ada banyak batasan. Dan itu bukan hal mudah bisa mereka terapkan untuk iOS, sehingga mereka memutuskan untuk tidak memberikan dukungannya pada platform Apple tersebut.

Karena head-mounted display ini fokusnya menghadirkan nuansa layar lebar selama kamu memainkan game mobile, maka versi Android disebutkan akan jauh lebih ringan dari PC-nya, sehingga perangkat tersebut juga akan lebih portable. Oculus VR baru mengumumkan saja perangkat ini, dan belum ada wujudnya seperti apa atau bagaimana fitur yang akan mereka terapkan untuk mendukung mobile gaming.

Oculus Rift – Overview

Sumber: Venture Beat


SHARE
Previous articleGoogle Android 4.4 KitKat Dirilis Hari Ini, Juga Untuk Android Dengan RAM 512 MB
Next articleLenovo Yoga Tablet Mulai Dijual Dengan Harga Rp. 3 Jutaan, Jalankan Android 4.2
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.