Review: Ace Attorney Dual Destinies

Merupakan seri kelima Ace Attorney yang diberi judul Ace Attorney : Dual Destinies, masih mengambil sistem gameplay yang sama dengan seri sebelumnya, kamu disini akan berperan menjadi seorang pengacara yang harus membuktikan bahwa klienmu tidak bersalah. Tidak hanya berkutat di ruang persidangan saja, di beberapa kasus yang lebih berat kamu harus mengumpulkan bukti di Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Bukti adalah segala-galanya” itulah kalimat wajib di persidangan, kamu dapat mewawancarai banyak saksi mata, mencari bukti sidang, memeriksa bukti-bukti, dan juga memeriksa ruangan-ruangan yang digunakan untuk tersangka bersembunyi untuk memenangkan sidang.

Dalam sidang, kamu dapat melakukan “Press” kepada saksi untuk memberikan informasi lebih detil. Sistem ini sangat berguna, terkadang kamu juga dapat membuat saksi terjerumus dalam kebohongan mereka lebih dalam lagi, sehingga terjadi kontradiksi terhadap bukti yang kamu miliki. Lalu kamu dapat melakukan “Present” dimana kamu memberikan bukti kepalsuan atau kebohongan testimony saksi. Dengan mengungkap satu demi satu kebohongan saksi, maka kemisteriusan kasus akan tampak lebih jelas, hingga kamu berhasil mengungkap tersangka yang sebenarnya. Nantinya, kamu akan berperan menjadi Phoenix Wright, Apollo Justice, dan Athena Cykes dalam Dual Destinies ini. Tentu dalam percakapannya terdapat lelucon yang menghangatkan suasana sehingga kamu tidak akan ngantuk saat bermain. He he..

Fitur baru! Kemampuan Mood Matrix

Untuk fitur barunya, kemampuan Mood Matrix diperkenalkan untuk Athena Cykes, dimana Wright memiliki Magatama sedangkan Apollo memiliki Perceive. Dengan kemampuan ini, Athena mampu mendeteksi perasaan lawan dengan menggunakan mesin Widget. Tentu mesin ini dikembangkan dengan metode psikologi, sesuai dengan apa yang ia kuasai.

Untuk saingan di persidangannya sendiri, kamu akan melawan Jaksa (prokurator) yang pada seri ini terdiri dari: Gaspen Payne, Simon Blackquill, dan Miles Edgeworth. Masing-masing Jaksa memiliki teknik beragumen tersendiri. Misalnya saja Simon Blackquill memiliki kemampuan untuk memanupulasi fakta dengan kemampuan sugesti.

Prokurator baru, Simon Blackquill.. Eits, dia ternyata juga merupakan tahanan penjara yang akan dihukum mati lho!!

Dari segi gameplay-nya jika dibandingkan dengan seri Ace Attorney sebelumnya, AA:DD ini jauh lebih mudah. Yap, kini jika kamu gagal dalam memberikan bukti di persidangan atau gagal meng-kros cek testimony para saksi mata selama beberapa kali, maka rekan sidangmu akan membantumu memberikan jawaban yang benar. Bahkan mereka tidak pernah memberikan jawaban yang salah loh. Lebihnya lagi jika di persidangan tidak ada rekan yang membantumu, maka sang Hakim juga akan memberikanmu pertolongan berupa klu (misalnya, kamu perlu mem-“Press” mereka). Selain itu, kini pada saat kamu gagal di persidangan, kamu dapat mengulangi dari check point terakhir (testimony terakhir), jadi kamu tidak perlu selalu men-save permainan.

Pada saat investigasi TKP kini juga lebih dipermudah dengan adanya fitur examine yang markable. Selain itu sekarang terdapat quest checklist dimana dapat kamu akses di menu “note.” Jadi kamu tidak perlu bingung harus melakukan apa. Oh ya, dengan gambar render 3D, ini memberikanmu pengalaman baru bermain seri Ace Attorney dimana sebelumnya hanya merupakan gambar pixel. Sungguh sangat menarik, mungkin saja pengembang memang sangat serius dalam memperpanjang kisah ini.

Oh ya, game yang terdiri dari 5 kasus ini dapat kamu selesaikan dalam waktu sekitar 24 jam (totalnya). Dan untuk kaskus DLC-nya akan segera dirilis untuk versi USA-nya dengan tambahan waktu bermain. Kita tunggu saja kehadirannya.

AWAS SPOILER!!

Seri kelima ini terfokus paska 8 tahun sang protagonis utama Phoenix Wright didepak dari persidangan karena ia dijebak seseorang untuk menggunakan bukti buatan (atau bukti yang sudah diolah secara sepihak). Diceritakan lencana pengacara Wright disita, dan akhirnya ia pun mengelana sampai ke Eropa. Pada saat dia di Eropa, ia bertemu dengan seorang cewek yang ahli psikologi bernama Athena Cykes. Athena sangat terkagum dengan Wright dan akhirnya ia memutuskan untuk belajar hukum (khususnya menjadi pengacara) bersamanya.

Setelah kejadian itu, dunia dalam Ace Attorney diceritakan mengalami masa “Dark Age” dimana kejahatan mampu melawan hukum. Setelah delapan tahun, akhirnya Edgeworth menghubungi Wright untuk kembali beraksi memberantas dunia hitam tersebut. Pada seri ini, cerita utamanya terfokus pada Athena Cykes, serta aksi kembalinya Wright untuk memerangi Dark Age. Salah satu cara untuk memerangi hal itu adalah mengungkap organisasi rahasia yang bergerak di bidang kriminalitas. Dan anggotanya yang muncul di seri kali ini disebut dengan Phantom. Siapakah dia? Lebih lanjutnya yuk kita tamatin terlebih dulu Ace Attorney Dual Destines-nya. Hehe..


SHARE
Previous articleDRPG Baru dari Experience, Tokyo New World Record: Operation Abyss
Next articleBeberapa Staff BioWare Berikan Teaser Mass Effect 4!
Pembaca Omega-Zigma di zaman pembahasan DOTA. Tertarik dalam dunia game, mencoba mencari guide game Online sebelum main. Suka mencoba character build sendiri, hingga pernah mengikuti event Dragonica Online dan berhasil menang. Saat ini bekerja di Zigma-Omega karena referensi dari teman kuliah. Selain bekerja saat ini sibuk dengan kuliah juga.