Advance Guard: Komunitas Pecinta Segala Jenis Game Fighting!

Advance Guard - Fighting Games

Apakah kalian adalah penggemar game dengan genre fighting tapi belum pernah menemukan komunitas yang sesuai? Mungkin kalian harus bergabung dengan komunitas Advance Guard, sebuah komunitas pecinta game fighting yang tidak dibatasi oleh judul game tertentu! Simak bincang-bincang saya dengan ketua dari Advance Guard, Bram Arman atau yang biasa dipanggil Aho berikut ini.

D  : Bisa tolong diceritakan bagaimana awalnya komunitas Advance Guard ini berdiri?

AG: Advance Guard pertama kali dicetuskan pada event Indonesia Fighting Game Championship (IFGC) 2012. Dengan Garlic (Adipati Rahmat, Founder AG) mengajak Jozdrumz (Joshua Pamintori, Broadcaster AG) untuk memanfaatkan momentum IFGC tersebut dengan membuat sebuah Gameshow bertema fighting game yang ditayangkan secara live di Twitch.tv. Hingga saat ini, siaran live bisa disimak di situs Twitch.Tv yang dapat diakses melalui tautan berikut ini. Nantinya, semua siaran ini akan diupload di youtube di channel kami yang dapat dilihat disini.

D  : Bagaimana dengan nama Advance Guard sendiri? Kenapa nama itu yang dipilih?

AG: Awalnya saat mendirikan team ini, dirasa perlu nama team yang merefleksikan visi dan profil kami sendiri. Advance Guard sendiri merupakan istilah dari game Marvel vs Capcom series, yaitu Advancing Guard. Advance merupakan visi kami agar selalu lebih maju dan berkembang. Sedangkan Guard karena kami berharap kami menjadi guardian yang menjaga agar game fighting community (FGC) di Indonesia bisa tetap aktif.

D  : Pada saat berdiri, ada berapa banyak anggota yang terdaftar?

AG: Pada saat team ini berdiri ada Garlic (Adipati Rahmat), Liz (Lizanias Mainake), Mask10 (Andre Fransisco), Jozdrumz (Joshua Pamintori), dan Aho (Bram Arman).

Advance Guard - Aho
Sang ketua, Bram Arman

D  : Apakah pada awalnya komunitas ini didirikan karena kesukaan pada satu game fighting tertentu?

AG: Team ini berdiri atas kecintaan terhadap Fighting Game series, tidak hanya fanatik terhadap salah satu judul fighting game saja. Para member Advance Guard juga berasal dari komunitas-komunitas game fighting yang berbeda. Selera para member pun bervariasi dan ada yang spesialis di salah satu game. Umumnya mereka gemar bermain game fighting apa saja, bahkan saat game yang dihadirkan di gathering adalah game yang tidak mereka kuasai atau jarang mereka mainkan. Di setiap gathering para anggota biasanya bermain sambil tertawa & bertukar ilmu selama sesi main bareng. Overall team ini didirikan atas kecintaan atas genre fighting game ini sendiri.

D  : Sampai saat ini, ada berapa anggota dari Advance Guard?

AG: Hingga saat ini sudah ada sekitar 21 orang. Sebagai working group, Advance Guard memiliki struktur yang cukup solid. Selain Ketua yang diisi oleh saya, ada juga Wakil Ketua, Broadcaster, Producer, Divisi Kreatif, Divisi Event dan beberapa divisi lainnya.

D  : Apakah Advance Guard memiliki hubungan dengan komunitas game fighting lain di Indonesia dan luar negeri?

AG: Harapan dengan Advance Guard, kami dapat menjadi payung bagi komunitas game fighting di Indonesia, dengan demikian kami terus aktif membangun hubungan dengan komunitas game fighting yang ada, seperti Indotekken (Tekken), IndoSF (Street Fighter), Heaven or Hell, IndoKOF (King of Fighter), ISCC (Soul Calibur), Indofinest (Injustice), dan lain sebagainya. Kami juga berupaya membuka dan menjaga hubungan dengan FGC negara lain, seperti Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Australia dan lain sebagainya. Kami saling mengunjungi jika ada event major di negara masing-masing, dan saling mengirim pemain-pemain terbaik masing-masing

D  : Kegiatan apa saja yang biasanya dilakukan oleh komunitas Advance Guard? Apakah sering melakukan gathering?

AG: Sebagai sebuah working group yang berstruktur kami memiliki program kerja tahunan, bulanan dan mingguan. Karena kami lahir sebagai sebuah acara webtv, fokus kami adalah membuat web-episode secara berkala, yang saat ini kami sudah menyelesaikan Season 2 (total ada 20 Episode). Aktivitas kami selain itu adalah membuat Event turnamen (detilnya di point berikutnya), Podcast secara berkala, siaran AGRadio, mendukung Live Broadcast dari event-event non-game. Kami pada saat ini juga punya merek pakaian sendiri dengan brand GAME SWAG. Untuk gathering (seperti main bareng) sebenarnya tidak terlalu rutin. Bisa based on request atau saat kami ingin melakukan kumpul-kumpul bersama. Namun untuk kegiatan lain selain bermain game fighting, terkadang kami pun mengadakan kegiatan interaksi sosial seperti makan, karaoke, nonton bareng, untuk mempererat keakraban sesama member.

Advance Guard - GUM
Advance Guard berkunjung ke sekolah

D  : Advance Guard kemarin hadir di event JGS 2013, apakah mengikuti event-event seperti ini sudah menjadi agenda tetap Advance Guard?

AG: Untuk saat ini, AG secara rutin menyelenggarakan Event Kompetisi Game Fighting, ada yang Tahunan (#IFGC dan #FightFest) dan juga ada yang bulanan (#GMT). Dalam satu tahun kami mengatur kapan suatu event akan berlangsung. Agenda ini kami post setiap awal tahun di page Facebook kami, agar para gamers mengetahui kapan game favorit mereka ditandingkan, sehingga mereka mempunyai alasan untuk berlatih, mempersiapkan diri menuju event yang dimaksud. Untuk JGS, kami menghubungi Dyandra Promosindo sebagai pihak penyelenggara dan mengajak kerjasama untuk menyelenggarakan kompetisi game fighting sebagai bagian dari JGS 2012 yang kami sebut Fight Fest. Ide tersebut bersambut. Fight Fest di JGS 2012 sukses. Dan dengan persiapan yang lebih baik, kami berhasil menyelenggarakan Fight Fest di JGS 2013 dengan lebih baik lagi.

D  : Apakah mengikuti turnamen sudah menjadi kegiatan rutin?

AG: Ya. Gamers butuh kompetisi yang rutin agar kemampuannya semakin baik. Turnamen juga menjadi stimulus yang baik dan juga tolak ukur perubahan kemampuan gamer-gamer yang bertanding secara rutin tersebut. Stimulus tidak hanya berupa hadiah, atau berupa kesempatan untuk mewakili Indonesia dalam turnamen di negara lain. Stimulus juga dalam bentuk kami mengundang gamer-gamer dari negara lain dengan reputasi internasional. Gamer dari luar negeri ini menjadi benchmark kami, akan seberapa tinggi kemampuan gamer di tingkat internasional. Karena banyak sekali gamer-gamer kita yang sudah merasa puas dengan hanya jadi yang terhebat di kotanya saja, atau di tingkat nasional. Melalui turnamen secara rutin, kami mendapatkan teman baru, pengalaman baru, dan menyadari akan kecintaan kita terhadap game dan komunitas yang kita besarkan dan membesarkan kita.

D  : Apa prestasi tertinggi yang pernah dicapai oleh anggota Advance Guard?

AG: Kebanyakan anggota kami adalah pemain yang sangat kompetitif, dan punya gairah untuk jadi pemain terbaik. Mereka mendapatkan prestasi yang cukup membanggakan di berbagai kompetisi di dalam dan luar negeri. Member Advance Guard juga berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan, diantaranya adalah : mewakili Indonesia di event internasional seperti WCG (2006-2008), mencapai 3 besar di turnamen singapura untuk game Blazblue dan Melty Blood, juara untuk kompetisi lokal di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan beberapa kota lainnya untuk titel game Fighting: Tekken, Dead or Alive, Virtua Fighter, Street Fighter, Marvel VS Capcom, Blazblue, King of Fighter, dan lainnya.

Advance Guard - JGS

D  : Apakah ada batasan dalam memainkan judul game bagi para anggota komunitas Advance Guard? Apa semua judul game fighting dimainkan?

AG: Pada dasarnya kami membuka seluas-luasnya untuk judul game fighting apapun, karena kami percaya semua game fighting menarik untuk dimainkan dan diseriusi. Game fighting yang sudah kami angkat adalah: Tekken, Street Fighter, King of Fighter, BlazBlue, Virtua Fighter, Street Fighter x Tekken, Injustice, Soul Calibur, Persona Arena, Ultimate Marvel vs Capcom, Mortal Kombat dan Guilty Gear. Namun kami masih mencari gamer atau komunitas yang memainkan game-game fighting lawas untuk diangkat seperti : Bloody Roar, Melty Blood, Art of Fighting, Fatal Fury, Groove on Fight, Rival School dan lain-lain. Selain itu perlu kami sampaikan juga, bahwa kami pada saat in sedang mendukung game-game selain game fighting, seperti FIFA, Rhytem game (Beat Mania dll), Trading Card Game, dan League of Legends. Kami bahkan pada saat ini memiliki dua tim League of Legends, yaitu Tim Advance Guard dan Tim Virtus Omega.

Malah, yang menjadi batasan dalam memainkan judul fighting game adalah waktu. Karena hidup tentu harus seimbang, banyak member yang sudah bekerja (bahkan sudah menikah dan punya momongan juga diantaranya) tentu tidak bisa mencurahkan seluruh waktunya hanya untuk bermain game saja. Oleh karena itu, kegiatan kami hanya berdasarkan rasa cinta dan dedikasi terhadap perkembangan Fighting Game di tanah air tercinta ini.

D  : Judul game fighting apa yang menjadi favorit mayoritas anggota Advance Guard?

AG: Game favorit mayoritas para member Advance Guard: Tekken, Street Fighter, Ultimate Marvel vs Capcom, BlazBlue, King of Fighter, Soul Calibur, Persona Arena, Injustice, dan Guilty Gear series.

Advance Guard
Advance Guard di SEA Major 2013, Singapura

D:  Menurut Aho, bagaimana perkembangan pecinta game fighting di Indonesia?

AG: Untuk Fighting Game, mungkin masih kalah besar dengan pecinta PC games seperti DOTA, LoL, atau bahkan game olahraga seperti FIFA. Karena umumnya pemain game fighting masih lebih banyak yang sifatnya kasual, mereka memainkannya tidak untuk kompetitif. Namun kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengemas fighting game ini sangat menarik, sehingga orang lain yang tidak memainkannya dapat menikmati. Dari menikmati permainan, mungkin sedikit dari mereka ingin mencoba. Dari sebagian kecil yang mencoba iseng-iseng, ada yang ketagihan. Dan akhirnya kami sangat berharap muncul banyak pemain baru yang nantinya dapat trus berkompetisi dengan para pemain lainnya. Misalnya dengan menyelenggarakan turnamen. Dan turnamen tersebutpun kami kemas sebaik mungkin mungkin untuk menarik minat gamer casual untuk bermain lebih serius. Atau membuat web-episode yang mengangkat komunitas-komunitas game fighting, sehingga gamer yang kesulitan mencari teman untuk bertanding bisa tahu harus menghubungi kemana. Sejauh ini upaya kami cukup berhasil.

D  : Apa rencana kedepan dari komunitas Advance Guard? Apakah ada target yang ingin dicapai?

AG: Target yang ingin kami capai adalah bertambahnya komunitas pendukung dan pemain game fighting yang semakin besar dan kualitas pemain yang tidak kalah dengan pemain internasional. Sehingga Indonesia dapat mempunyai kesempatan mendapatkan spotlight dan pengakuan dari negara lain. Rencana kami dalam waktu dekat adalah menjalankan kembali program-program yang banyak tertunda karena pelaksanaan rangkaian turnamen dalam beberapa waktu belakangan ini. Seperti memulai web-episode Season 3 kami. Kemudian kami juga ingin meningkatkan kerjasama dengan para komunitas-komunitas dan para sponsor. Kami pada saat ini sedang bersemangat karena berhasil mendapatkan dukungan sponsor dari Madcatz Inc (sebuah perusahaan penyedia peripheral games dari US), dan kami percaya kami bisa dapatkan sponsor-sponsor baru lain agar kami bisa mendukung FGC Indonesia lebih kuat lagi.

Untuk target yang ingin kami capai, kami akan terus berupaya meningkatkan dukungan kami terhadap para gamers dan komunitasnya untuk dapat lebih berdayasaing di tingkat Internasional. Termasuk membuka jaringan hubungan komunitas game fighting antar negara lebih luas lagi. Pada saat ini kami selaku perwakilan dari komunitas game fighting di Indonesia memiliki hubungan kerjasama dengan Malaysia, Brunei Darussalam, Vietnam dan lain sebagainya melalui inisiasi SEA UNION (gabungan komunitas game fighting di Asia Tenggara) yang bertujuan untuk saling bertukar pengalaman, saling mengirim pemain terbaik untuk mewakili negara masing-masing, dan bentuk kerjasama lainnya. Inisiasi ini diwujudkan dengan mendatangkan DM MCZ XIAN sebagai wakil Singapura pada IFGC2013 (Xian kemudian menjuarai EVO2013 di US dengan memanfaatkan seeding point IFGC2013) di Bulan Februari. Atau di JGS 2013 kemarin, kita kedatangan FV CHUAN dan CTRL TRIX sebagai wakil dari Malaysia. Selain tamu luar negeri yang datang, kita juga mengirimkan wakil-wakil kita ke luar, seperti Advg Aho yang di bulan September kemarin mengikuti Four Nations Battle Royale di Malaysia atau Advg Oscura yang akan mengikuti Turnamen UMVC3 di Brunei Darussalam Desember nanti. Kami berharap jalinan kerjasama dan hubungan baik ini akan dapat berkembang dan lebih baik lagi.

Advance Guard - League of Legends
Divisi League of Legends Advance Guard

D  : Apakah ada rencana membuka perwakilan Advance Guard di kota lain?

AG: Sayangnya pada saat ini kami belum memiliki perwakilan di luar kota selain Jakarta. Hal ini selain dikarenakan kami belum pernah mengadakan event di luar Jakarta, kami juga belum menerima aplikasi dari gamer luar Jakarta untuk bergabung dengan kami. Jika memang ada, kami dengan senang hati akan mempertimbangkan hal tersebut.

D  : Apakah jika ingin bergabung menjadi anggota Advance Guard harus mempunyai kemampuan dan keahlian bermain yang apik?

AG: Umumnya, syarat bergabung dengan Advance Guard adalah mempunyai visi misi yang sama, serta harus memiliki “passion” terhadap game fighting. Jadi tidak hanya berpatok pada prestasi dan kemampuan mereka dalam bermain.

D  : Dimana kami bisa menghubungi Advance Guard?

AG: Anda bisa mengikuti kami melalui facebook di advanceguard, Twitter di @advanceguardtv dan instagram di advanceguardtv. Anda dapat menyaksikan kami di Youtube melalui advanceguardtv dan juga di Twitchtv melalui twitch.tv/joztv. Atau kirimkan kami email di advanceguardtv@gmail.com. Atau silakan kontak langsung personel-personel kami melalui Twitter mereka masing-masing.


SHARE
Previous articleRift Wars: Patch Terbaru Untuk Heroes of Newerth!
Next articlePT Kreon Mobile dan LINE Plus Corporation Bentuk Aliansi Strategis untuk Kuasai Pasar Indonesia
Liverpudlian | Airplane enthusiast | History lover | Science minded | Hardcore gamer | Warmonger. Lulus dari STP Sahid pada tahun 2012, sempat bekerja di Club Med Resort selama 6 bulan pada tahun 2012 sebagai bagian dari program internship kampus. Bekerja di departemen MICE (Meeting, Incentives, Conferences and Exibitions). Aktif di WWF-Indonesia sejak 2010 sebagai volunteer untuk kampanye Earth Hour dan menjadi tim inti Earth Hour Jakarta pada tahun 2013. Saat ini aktif sebagai staff perlengkapan di Look Around Indonesia, sebuah NGO yang memfokuskan diri di bidang sosial terutama anak muda.