G-Star 2013: Nitrozen Siap Bangkitkan Kembali Living After War

Living After War

Kilas balik beberapa tahun yang lalu, Nitrozen pernah merilis sebuah game MMORPG yang ber-setting pada masa setelah perang nuklir berjudul Living After War atau yang lebih dikenal dengan L.A.W. Bahkan, game tersebut sempat dipublikasikan di Indonesia oleh Mobius. Namun karena suatu hal, layanan dan dukungan terhadap L.A.W dihentikan oleh Nitrozen, yang berdampak kepada berhentinya layanan game ini di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Cukup ironis memang, mengingat beberapa anggota Nitrozen sendiri adalah alumni dari Blizzard.

G-Star 2013 ini akhirnya dimanfaatkan Nitrozen untuk mengkonfirmasikan kebangkitan L.A.W kembali. Ya, Nitrozen mengungkapkan bahwa mereka sudah memoles beberapa bagian gameplay dalam L.A.W dan akan segera merilis ulang game ini plus merilis trailer terbarunya. Bagi yang belum tahu, L.A.W adalah sebuah action MMORPG yang dikombinasikan dengan elemen RTS dan memiliki beberapa fitur menarik seperti Dimensional Battle dan Encounter. Kisahnya sendiri adalah pertarungan antara ras manusia dengan ras mutan yang disebut dengan Nak.

Dimensional Battle dalam game ini bisa disebut unik karena adanya NPC yang bisa ikut dalam peperangan. Jika satu faksi terlihat lebih unggul dari segi kekuatan dan terlihat hampir memenangkan perang, maka akan ada satu NPC yang akan membantu faksi yang hampir kalah, sehingga memberikan kemungkinan faksi tersebut bisa membalikkan keadaan. Pemain juga bisa mencari dan mengumpulkan sumber daya sebelum ataupun selama perang untuk menambah kekuatan faksi tersebut. Sumber daya ini bisa juga digunakan untuk memperluas Base, membeli unit baru dan meng-upgrade berbagai macam item. Hal inilah yang membuat game ini sedikit terasa unsur RTS-nya.

Dalam pertempuran lima lawan lima, pertempuran rata-rata berjalan selama 15 menit. Pemain yang memiliki level berbeda akan memasuki pertempuran ini dengan level yang sama dengan pemain lainnya. Fitur lain yang disediakan oleh game ini adalah adanya beberapa kendaraan seperti tank dan helikopter yang membantu taktik dan strategimu saat masuk dalam pertempuran.

Living After War

Mobius sendiri sudah memberikan update besar-besaran untuk L.A.W dan akhirnya mengubah namanya menjadi Trinium Online. Trinium Online sudah mulai memasuki masa open beta-nya hari ini, 18 November 2013 dan masih memiliki beberapa fitur dari L.A.W seperti Resource War dan pertempuran lima lawan lima.

[Sumber: MMOCulture/2P]


SHARE
Previous articleTrailer Chen Gong dan Fa Zheng di Dynasty Warriors 8: Xtreme Legends
Next articlePlayStation 4 Mencatat Rekor Baru, Terjual Lebih Dari 1 Juta Unit Dalam Sehari!
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.