Gamer Laporkan Kehilangan Sekrup, Kabar PlayStation 4 Disabotase Kembali Terangkat

Pasca dirilis 15 November kemarin, PlayStation 4 mengalami 3 masalah. Mulai error PlayStation Network karena banyaknya user yang ingin memasukinnya dan menahan user untuk bisa meng-insall software update 1.50 yang diperlukan untuk menjalankan PS4, kemudian lampu LED yang menyala merah, dan kemudian dikenal sebagai “red line of death,” serta yang terakhir ditemukan adalah “blue pulsing light of death.” Khusus untuk error PSN sudah beres, dan untuk LED yang menyala merah menjadi tanda sistem dalam kondisi overheat. Sedangkan yang menyala biru, sejauh ini masih belum ditemukan penyebabnya.

Sony sendiri memberi pernyataan resmi, bahwa jumlah unit PS4 yang rusak sangat kecil jumlahnya, sekitar 0.4% dari jumlah konsol sudah mereka edarkan. Namun jika menunjuk juga pada pernyataan Sony sebelumnya, bahwa PS4 sudah laku terjual hingga 1 juta unit dalam waktu 24 jam saja, maka 0.4% itu juga sama dengan 4000 unit! Sony memang berusaha membantu user dari jarak jauh, seperti dengan memberikan panduan troubleshooting. Namun itu pun tidak membantu banyak, dan Sony pun menyarankan user mengirim kembali PS4 untuk mendapatkan unit pengganti karena unit yang bermasalah tersebut benar-benar nge-brick, tidak bisa menyala, entah pasca mengonstall update 1.50 atau bahkan langsung keluar dari kotaknya dalam kondisi rusak.

Khusus untuk unit yang berstatus DOA, banyak juga yang menghubungkannya dengan rumor yang beredar sebelumnya, yang menyebut bahwa ada yang sengaja menyabotase PS4 selama dirakit di Foxconn, produsen elektronik besar di China yang selama ini juga dikenal merakit smartphone dan tabletnya Apple. Rumor tersebut diperkuat dengan adanya user yang mengklaim mereka kehilangan beberapa sekrup yang seharusnya mengunci beberapa bagian penting di dalam konsol tersebut. Untuk sekrup yang hilang kami rasa kecil hubungannya dengan masalah PS4 yang dead-on-arrival. Namun juga membuktikan kabar yang berhembus sekitar tiga bulan lalu, bahwa selama proses perakitan PS4, kepala sekolah memaksa para pelajar bekerja di instalasi Foxconn untuk merakit PS4. Jika tidak mau, mereka diancam tidak mendapatkan ijazahnya, sementara para pekerja Foxconn sendiri saat itu masih disibukkan merakit iPhone 5c.

Salah seorang pelajar yang dipaksa bekerja untuk merakit PS4 sempat memposting di salah satu forum China, yang kemudian diangkat oleh seorang user PS4 yang kebetulan menemukan beberapa sekrup di HDD PS4-nya hilang. Memang kebenaran berita sabotase PS4 ini tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Kita tinggal menunggu unit-unit PS4 lainnya yang akan dirilis di wilayah lain, seperti di Eropa yang akan dirilis 29 November besok. Jika benar ada user lain yang melaporkan sekrup dalam PS4 mereka juga hilang, bisa jadi kabar kurang baik yang terjadi selama perakitan PS4 di Foxconn memang benar.


SHARE
Previous articleMobius Luncurkan Open Beta Trinium Online!
Next articleSP Drink Dipastikan Hadir untuk Bravely Default Versi Eropa
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.