Selain Tawarkan Mobil Klasik, Gran Turismo 6 Juga Akan “Bangkitkan” Pengendaranya

Tampaknya Polyphony Digital dan Sony Computer Entertainment akan membuat Gran Turismo 6 bukan sekadar sebuah game simulasi racing semata, namun juga sebuah media bagi kita untuk bernostalgia dengan mobil-mobil klasik, kembali mengenang para pembalap terkenal pada masanya, hingga mendapatkan kesempatan untuk sebuah trailer interaktif, membantu seorang mantan juara dunia racing mewujudkan kembali “cinta pertamanya” yang memang sudah eksis di dalam Gran Turismo 6.

Dua hari lalu Sony mulai membuka micro-site di playstation.gt6firstlove.com, sekaligus trailer baru Gran Turismo 6 berjudul “First Love” yang ikut memajang nama seorang pembalap legendaris Amerika, Mario Andretti yang mengisahkan bagaimana dia memulai karir berkat mobil yang membuatnya “fall in love.” Mobil tersebut adalah 1948 Hudson, yang tentu saja sudah masuk hitungan bisa kamu gunakan dalam game ini ketika dirilis untuk PS3 6 Desember mendatang. Namun tentu saja menjadi bagian promo Sony, sekaligus membawa nama seorang mantan pembalap dunia, selain trailer pertama ini masih ada dua trailer dokumenter lainnya yang akan dirilis Sony hingga pertengahan Desember mendatang. Trailer interaktif tersebut juga menuntut kita membantu Sony dalam membangun kembali 1948 Hudson yang sudah dalam kondisi rongsokan di dunia nyata hingga menjadi utuh kembali dalam wujud digital, sekaligus juga mengajakmu membagikan ceritamu sendiri akan mobil pertama yang membuat penggemar Gran Turismo “fall in love.”

Gran Turismo 6 – First Love (HD)

http://youtu.be/DgWnfvTs-QQ

Selain promosi berkekuatan sosial tersebut, bukan kali ini saja Polyphony dan Sony mendompleng nama seorang pembalap terkenal untuk mempromosikan game mereka. Sebelumnya legenda racing Ayrton Senna (meninggal pada tahun 1994 lalu), akan kembali “dihidupkan” melalui kerjasama Sony dengan Ayrton Senna Institute di Brasil. Sony juga akan merilis PS3 spesial edisi Ayrton Senna khusus untuk wilayah Amerika Selatan, khususnya Brasil. Bundle tersebut berisi Gran Turismo 6, PS3 250GB dan satu kontroler. Selain itu Sony juga menjanjikan DLC update yang akan dirilis secara periodik pasca Gran Turismo 6 dirilis, dengan fokus pada event race terkenal yang pernah diikuti Senna. Masih belum diketahui apakah bundle tersebut juga akan dirilis di luar Brasil.

Berita terbaru mengenai Gran Turismo 6 adalah mengenai GPS Visualizer. Fitur ini membuat game simulasi racing yang satu ini makin menjanjikan. Melalui sebuah trailer, Polyphony menunjukkan sebuah perbandingkan langsung sebuah racing di lintasan Willow Springs Raceway – Streets (yang juga ada dalam game) menggunakan data koordinat GPS yang ditransfer dari Scion FR-S 2013 menggunakan CAN-Gateway ECU ke dalam data Gran Turismo 6. Teknologi ini memanfaatkan sistem transmisi data real-time dari ‘CAN-Gateway ECU’ yang dikembangkan oleh Toyota dan Denso. Dengan demikian informasi nyata dari kendaraan tersebut, seperti posisinya, kecepatan kendaraan, putaran mesin (RPM), injakan pedal selama akselerasi, putaran setir, ketika mengerem, dll ketika pengendara mengakses ‘CAN-Gateway ECU’ selama berkendara.

Semua data selama berkendara akan direkam dan disimpan ke dalam USB memory stick, yang kemudian bisa dihubungkan ke PS3, sehingga semua kondisi nyata selama gamer bisa menciptakan kembali pengalaman berkendara nyatanya tersebut ke dalam game. Selain itu juga mungkin berkompetisi melawan rekor berkendara nyata selama menggunakan versi digital mobil tersebut di dalam game. Lebih jelasnya bisa kamu lihat melalui trailer di bawah.

Gran Turismo 6 – Gameplay vs Reality Comparison

GT6 Concept Movie #6 “Start your Engines”

Gran Turismo 6 Japanese Live Action TV Commercial

Sumber: Sony


SHARE
Previous articleBundle PlayStation 4 + PS Vita Dipastikan Oleh Sony. Beli Keduanya Bisa Hemat 1 Jutaan!
Next articleDetail Baru Star Wars: Battlefront, Khusus untuk Next Gen?
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.