Mengapa Tidak Ada Halo dalam Launch Title Xbox One?

Halo Launch Title Xbox One

Microsoft memang sudah meluncurkan Xbox One tanggal 22 November 2013 lalu. Namun, ada satu hal yang kurang dari peluncuran tersebut. Apalagi kalau bukan absennya franchise Halo sebagai salah satu launch title untuk Xbox One. Meskipun dulu awalnya Halo direncanakan eksklusif untuk Mac, namun tidak ada yang menyangkal bahwa saat ini Halo merupakan salah satu ikon dari Xbox.

Mengapa tidak ada Halo dalam launch title Xbox One? Corporate Vice President dari Xbox, Phil Spencer memiliki jawabannya. Phil mengungkapkan, bahwa perilisan Halo 4 tahun lalu adalah salah satu alasan mengapa Master Chief tidak muncul bersamaan dengan peluncuran Xbox One kali ini. “Beberapa tahun lalu, kami mengadakan sebuah diskusi, apakah kami akan meluncurkan Halo di saat peluncuran Xbon One, atau mengerjakan Halo 4 dan dirilis setahun sebelumnya?” ungkap Phil seperti dikutip dari pernyataannya kepada Kotaku. “Namun pada saat itu saya berkomitmen untuk menyelesaikan Halo 4 tahun 2012, dan tidak ada rencana bagi 343 Industries untuk merilis Halo lagi dalam jangka waktu satu tahun. Jadi itu adalah rencana yang kami susun saat itu. Saya merasa puas dengan hal tersebut,” ungkapnya lagi.

Halo Launch Title Xbox One

Jika berencana merilis judul baru bersamaan dengan peluncuran Xbox One, Microsoft seharusnya sudah memulai produksi Halo baru tahun 2010 lalu. Bagaimanapun, merilis Halo 4 yang dikembangkan secara internal oleh 343 Industries adalah prioritas utama mereka saat itu. “Tidak seperti banyak franchise yang dikembangkan lebih dari 1000 orang, Halo adalah sebuah produk yang dikontrol dengan ketat oleh 343 Industries dan tim mereka. Mereka adalah tim Halo kami,” jelasnya. “Sebuah diskusi seputar memiliki game Halo saat peluncuran (Xbox One) yang berarti adalah sebuah game dengan skala seperti Halo 4, adalah sesuatu yang seharusnya sudah kami mulai dua atau tiga tahun lalu. Kami sudah mendiskusikannya. Kami pikir dengan merilis Halo 4 dari 343 Industries dan mereka benar-benar merilis versi penuh dari Halo yang sudah dikembangkannya adalah sesuatu yang hebat untuk gamer Xbox 360 dan juga pengalaman hebat untuk 343 Industries dalam merilis sesuatu,” pungkasnya.

Sebuah alasan yang masuk akal. Selain tidak ingin konsentrasi terpecah, mungkin merilis Halo setiap tahun bisa menurunkan kualitasnya. Halo 4 sendiri tampil sangat mengesankan saat dirilis tahun lalu, dimana dalam minggu pertamanya saja, game ini sudah menerima pemasukan sekitar US $300 juta dari penjualannya. Sedangkan 343 Industries saat ini kembali diberi kepercayaan oleh Microsoft untuk mengembangkan Halo baru untuk Xbox One, yang pertama kali diperkenalkan dalam E3 2013 lalu.

[Sumber: Polygon]


SHARE
Previous articleNeverland, Developer Rune Factory dan Lufia Menghentikan Operasinya
Next articleTo Love-Ru Darkness: Battle Ecstasy Diumumkan untuk PS Vita
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.