Menjadi Negara Adidaya Industri Permainan

Ami Raditya, Andi Suryanto

Indonesia adalah salah satu negara dengan potensi menjadi negara adidaya industri permainan, Hal ini disampaikan oleh para pembicara  acara bincang kreatif permainan interaktif yang merupakan rangkaian Acara Pekan Produk Kreatif (PPKI) Indonesia tahun 2013.

Dalam acara yang disokong oleh Marlin Sugama dari Main Studios, Andi Suryanto dari Lyto, Arief Widhiyasa dari Agate dan Ami Raditya dari Duniaku ini dibahas bagaimana hebatnya potensi Indonesia yaitu besarnya jumlah penduduk, meningkatnya penetrasi internet melalui perangkat mobile dan mulai banyak munculnya industri kreatif dengan akselerasi yang luar biasa. Salah satu syarat mutlak termaksimalkannya potensi tersebut adalah adanya sinergi aktif dari masing masing pelaku di bidang ini, yaitu pelaku industri, media, pendidikan dan masyarakat pengguna produk kreatif.

Bincang Permainan Interaktif

Syarat lain yang tidak kalah pentingnya adalah adanya sokongan dari pemerintah dalam bentuk regulasi yang mampu melindungi industri lokal dan adanya dukungan insentif pajak bagi Industri yang mampu mendorong tumbuh berkembangnya industri lokal. Contohnya adalah langkah strategis yang dilakukan oleh Lyto sebagai salah satu publisher terbesar di Indonesia, untuk mampu menggandeng produk lokal yang dijual di pasar Indonesia

Salah satu bentuk sinergi yang menarik juga ditunjukkan oleh Arief Widhiyasa dari Agate Studio dengan kerjasama penerbitan game SengokuIxa antara perusahaannya dengan Square Enix yang sempat merajai bisnis game global dengan seri Final Fantasy-nya. Hal ini menunjukkan bahwa industri game di Indonesia sudah mulai sangat dipercaya oleh raksasa industri permainan dunia.

Bincang Permainan Interaktif PPKI 2013

Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) ini merupakan acara rutin tahunan yang sudah diselenggarakan mulai tahun 2011 dan mencoba menunjukkan kedigdayaan Industri kreatif Indonesia kepada dunia. Acara ini didukung oleh 14 kementerian terkait, 400 pelaku industri dan 50 lebih acaranya. Bagi yang belum sempat datang acara ini masih diselenggarakan sampai hari Minggu tanggal 1 Desember 2013 di Epicentrum Walk Kuningan.