Berlayar ke Karibia Melalui Assassin’s Creed Pirates di iOS dan Android

Assassin's-Creed-Pirates-2

Seperti yang sudah mereka janjikan sebelumnya, akhirnya kemarin Ubisoft merilis Assassin’s Creed baru untuk platform mobile, yang berjudul Assassin’s Creed Pirates. Perangkat ber-OS Apple iOS mendapatkannya lebih awal, dan untuk Android menyusul sekitar setengah hari kemudian. Dari trailer pertamanya yang mereka rilis ketika mengenalkan game tersebut, kami sudah penasaran. Secara visual, Pirates membuat kami terkagum. Namum bagaimana dengan ceritanya, mengingat ini sekadar spin-off saja?

Assassin's-Creed-Pirates-3

Dalam spin-off Assassin’s Creed 4: Black Flag ini kamu berperan sebagai seorang kapten bajak laut yang mencari ketenaran dan mengadu nasib dengan bertarung melawan bajak laut lain dalam sebuah pertarungan kapal. Dengan fokus penjelajahan di atas kapal, kamu mendapat kesempatan lebih jaun menjelajahi pulau-pulau di sekitar lautan Karibia. Kapal pertama yang kamu gunakan biasa saja, namun setiap kemenangan atas musuh memberimu property baru dan juga uang untuk meng-upgrade kapal tersebut, merekruit kru baru, hingga mempelajari teknik yang lebih baik untuk membantumu menjadi bajak laut yang sukses di Karibia.

Assassin's-Creed-Pirates-4

Seperti yang kami sebutkan di atas, yang patut diapresiasi dari Assassin’s Creed Pirates ini khususnya dari segi visual. Ternyata trailer yang mereka rilis minggu lalu tidak berbohong. Perhatikan saja efek airnya, hingga kondisi lingkungan seperti kabut dan badai yang bisa mempengaruhi keseluruhan permainan, karena kamu bisa memanfaatkannya untuk mengalihkan perhatian musuh. Dan ternyata dengan kualitas grafis seperti itu, plus ukuran data game yang cukup besar, mencapai 600 MB untuk Android, dan sekitar 550 MB di iOS ini tidak membutuhkan Android kelas atas / yang terbaru untuk memainkannya, hanya disebutkan untuk iOS memerlukan setidaknya iOS versi 7 (untuk Android minimal menggunakan OS 3.2).

Assassin's-Creed-Pirates-5

Segi visualnya memang patut diandalkan, dan gameplay-nya juga tidak buruk, apalagi mengingat genre naval battle semacam ini jarang ada. Tidak ada aksi stealth di sini, sepenuhnya pertarungan kapal besar-besaran. Butuh strategi dan pola pikir taktis untuk menang, plus bijak dalam meng-upgrade kapalmu hingga bisa terus seimbang dengan musuh seiring permainan berjalan. Namun plot ceritanya yang terlalu standar. Sebagai bajak laut muda Alonzo Batilla, kamu hanya dikisahkan dengan ambisi mencari ketenaran di dunia, dan untuk itu kamu ingin berlayar mengelilingi Karibia untuk mencari harta karun legendaris La Buse. Unsur Assassin’s Creed-nya kamu temui di sepanjang perjalanan, seperti tempat berkumpul para Assassin dan Templar, yang berfungsi sedikit menghubungkannya dengan serial lain di franchise ini.

Assassin's-Creed-Pirates-6

Ubisoft menawarkan Assassin’s Creed Pirates dengan harga US $4.99 untuk versi iOS, dan US $6.14 di Android. Jika kamu termasuk penggemar game strategi, khususnya naval battle, mungkin tidak masalah dengan nilai tersebut. Namun jika sebenarnya membeli dengan harapan ada keterkaitan cerita langsung dengan Assassin’s Creed lainnya, mungkin saja kamu tidak menikmatinya, dan merasa terlalu mahal.

Assassin’s Creed Pirates — Launch Trailer

Berlayar ke Karibia Melalui Assassin’s Creed Pirates di iOS dan Android

Seperti yang sudah mereka janjikan sebelumnya, akhirnya kemarin Ubisoft merilis Assassin's Creed baru untuk platform mobile, yang berjudul Assassin’s Creed Pirates. Secara visual, Pirates memang mengagumkan. Bagaimana dengan ceritanya, mengingat ini sekadar spin-off?

Abaikan


SHARE
Previous articleTrailer The Amazing Spider-Man 2 Dirilis! Hadirkan Cerita dan Efek Visual yang Lebih Memukau
Next articlePantech Vega Secret Up Untuk Mereka yang Ingin Mengunci “Rahasia” Melalui Sidik Jari
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.