ASUS Padfone Mini, Dengan Konsep 2-in-1 Smartphone + Tablet Dual SIM

Asus-Padfone-Mini-2

Rencana ASUS sempat bocor sebelumnya, ketika akun Twitter Evleaks yang biasa membocorkan gadget baru yang akan segera dikonfirmasikan mem-tweet penampakan ASUS Padfone Mini. Selang satu minggu setalah tweet tersebut muncul,  ternyata benar kemarin ASUS meluncurkan Padfone Mini di Taiwan.

Tahun lalu mungkin nama Padfone belum familiar di telinga pengguna Android Indonesia, sampai ASUS Indonesia memasarkan tipe kedua dari ASUS Padfone, yang sampai saat ini masih bisa kamu dapatkan secara resmi dengan harga Rp. 6 jutaan. Seri Padfone juga menjadi wujud inovasi ASUS yang selalu mengajukan desain orisinal. Seperti seri Asus Transformer mereka, Padfone mengajukan konsep 2-in-1 unik yang menggabungkan smartphone dan tablet. Sisi smartphone merupakan otak penggerak utamanya, sedangkan sisi tablet sekadar untuk menampilkan UI dari bagian smartphone ke bidang dan resolusi yang lebih luas, sekaligus menawarkan dukungan baterai cadangan. Kamu tinggal masukkan Padfone ke dalam Station, dan dengan mudahnya smartphone berubah menjadi tablet! Sayangnya konsep tersebut tetap bukan untuk ceruk yang besar, karena tidak semua orang menyukai bidang layar 10-inchi yang menjadi sisi tabletnya. Dengan alasan itulah ASUS mengenalkan ASUS Padfone Mini.

Asus-Padfone-Mini-7

Menjadi identitas mini, kali ini bagian tabletnya hanya mengajukan layar berukuran 7-inchi saja. Dan untuk sisi smartphone-nya, ASUS mengembalikan ukuran layarnya menjadi seperti seri Padfone pertama, 4.3-inchi dari material Super IPS dan resolusi 540 x 960-pixel. Seperti tipikal tablet lain dengan ukuran yang cukup populer karena mudah dibawa kemana-mana, Padfone Mini ini pun dipaksa bekerja dengan orientasi layar portrait, satu lagi perbedaan dari kakaknya yang mengadopsi orientasi portrait.

Asus-Padfone-Mini-4

Pada sisi hardware-nya, dan juga kembali menempatkan kelasnya, ASUS tidak memasukkan chipset yang kuat di sana. Sisi smartphone sebagai mesin utama keseluruhan tablet ditugasi merender layar dengan resolusi qHD (menghasilkan kerapatan 256-ppi), melalui chipset MSM8226 dengan prosesor Snapdragon 400 yang dilengkapi empat inti Cortex-A7 pada kecepatan 1.4Ghz, RAM yang juga hanya 1GB, GPU Adreno 305, 16GB internal storage (untunglah tidak seperti Padfone 2, ada slot microSD), sensor serta kamera utamanya merupakan BSI 8-megapixel dengan bukaan f/2.0, dilengkapi juga dengan kamera 2-megapixel di sisi depan, yang sayangnya tidak berfungsi selama kamu menggunakannya bersama tabletnya.

Mekanis penggabungan sisi smartphone dan tabletnya sama seperti Padfone 2, kamu tinggal memasukkannya secara sliding ke bagian belakang Padfone Station (sebutan untuk sisi tablet), sehingga kamu bisa mulai berinteraksi dengan layar Super IPS  7-inchi (menghasilkan kerapatan 217-ppi) pada resolusi 800×1280-pixel, plus mendapatkan tambahan 2200-mAh baterai, dari baterai 1500mAh pada sisi smartphone-nya.

Asus-Padfone-Mini-9

Kombinasi tersebut ternyata tidak membuatnya berbobot. Dengan dimensi bagian smartphone 129.3 x 65.6 x 8.7mm dan berat hanya 105-gram saja, kamu akan merasakan sisi ponsel Padfone Mini ini sangat kompak dan ringan. Sedangkan untuk station-nya, bidang 7-inchi tersebut beratnya 310-gram, sehingga ditotal keseluruhan combo Padfone Mini membebani tangan kita hingga 415-gram selama mengoperasikannya.

ASUS sendiri langsung memberikan dukungan OS Android 4.3 Jelly Bean, serta banyak modifikasi interface yang pasti familiar bagi pengguna tablet ASUS Fonepad, namun dengan penambahan seperti adanya beberapa mode pemrosesan fotografi. Paling menarik adalah “Owl Mode,” yang meningkatkan sensitifitas kamera untuk obyek foto yang lebih kecil dan memerlukan sensitifitas cahaya berlebih. Oh ya, sensor kamera Padfone Mini ini juga mampu melakukan pemrotretan cepat burst shot hingga 16fps, menjadikannya sebagai sensor kamera paling advance di kelas tablet 7-inchi.

Asus-Padfone-Mini-10

Apa yang membuat kombo ini menarik adalah juga ASUS menyediakan opsi dual SIM card. Meskipun sama seperti tren versi mini lainnya, mengajukan spesifikasi yang menurun dari versi mega-nya, namun opsi dual SIM jelas menjadikannya sebagai salah satu dari sedikit tablet yang yang menajukan opsi dua kartu. ASUS akan menawarkan Padfone Mini lebih awal di Taiwan dengan harga NT$11,990, atau sekitar Rp. 4.9 jutaan, dan itu memang nyaris dua kali lebih mahal dari tablet atau smartphone lain di kelasnya, namun kamu sama saja mendapatkan dua perangkat melalui Padfone Mini. Selain itu, harga tersebut juga tetap lebih murah dari varian 10-inchinya yang terbaru (Padfone Infinity) yang dijual total nyaris Rp. 10 jutaan dengan bagian tabletnya.

ASUS berencana memasarkan Padfone Mini ini di Taiwan, China, Hong Kong, Rusia, Singapura dan Indonesia Singapore, dan Indonesia dalam pilihan warna Black, White dan Cherry (yang pertama dijual warna hitam), sayang mereka belum mengkonfirmasikan kapan tanggal pastinya.

[nggallery id=918]

ASUS PadFone mini 4.3″ – Always within reach

Introducing ASUS ZenFone and PadFone mini

[cb type=”company”]Asus[/cb]

Sumber: Asus


SHARE
Previous articleRovio Resmi Merilis Angry Birds Go! Untuk iOS, Android dan Windows Phone 8
Next articleRumor Dokumen Fallout 4, Siap Hadirkan Setting di Boston?
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.