Mengintip Kiprah Game Developer Arek Suroboyo dalam SAGE 2013

SAGE 2013

Akhir pekan lalu, diselenggarakan sebuah event bertajuk Surabaya Animation and Game Expo 2013 (SAGE 2013) di Surabaya Town Square. Acara yang diselenggarakan menjadi satu dengan Sunday Market di Surabaya ini terselenggara berkat dukungan pemerintah kota Surabaya. SAGE 2013 diikuti oleh siswa dan siswi SMP dan SMA/SMK di Surabaya, dimana mereka dituntut untuk membuat sebuah game atau animasi hanya dalam waktu singkat sebelum dipamerkan dan diperlombakan dalam SAGE 2013.

SAGE 2013

Tema SAGE 2013 sendiri adalah “Lawan Keterbatasan”. Peserta hanya memiliki waktu beberapa hari saja untuk menyelesaikan karya mereka sebelum dilombakan selama dua hari di Surabaya Town Square. Selain menampilkan kompetisi antar siswa dan siswi  SMP dan SMA/SMK, SAGE 2013 juga dimeriahkan dengan berbagai macam acara, mulai dari seminar mengenai pengembangan game yang dibawakan oleh Radik dari Elven Games, hingga ajang showcase dari para Game Developer Arek Suroboyo (GADAS), komunitas para pengembang game yang ada di Surabaya dan sekitarnya.

SAGE 2013
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini yang sempat mencoba game di salah satu booth GADAS bersama seorang anak kecil.

Showcase ini pun dimanfaatkan dengan baik oleh beberapa developer game yang berdomisili di Surabaya untuk memamerkan game-nya. Sebut saja ada Artlogic Games (lewat Sugar Tales), IPlayAllDay Studio (Kung Fu Quest : Jade Tower Survival), Dolanan Games (Detektif Jamal/D’Jamal), Maulidan Games (Galaxy Evo, HQ Guardian, Momentumz Clouds), Elven games (Chase Burger, Durian Revenge 2, Kamikaze Cat, Lost Bird, Phantom Imperial, Wonderland CosaNostra), Mojiken (Vamp’s Revenge, Heroes of Tiktakavya), dan Aryadi Subagio (Three Blockie, Cindy’s Candy).

SAGE 2013

Showcase ini pun cukup menarik perhatian para pengunjung yang menghadiri SAGE 2013 maupun Sunday Market. Bahkan, booth showcase dari GADAS ini dikunjungi langsung oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini yang juga sempat memberikan dukungan penuh terhadap acara ini yang disebutnya sangat positif. Selain itu, di booth GADAS juga tampak ada beberapa developer yang menjual pernak-pernik seputar IP game mereka. Salah satunya adalah Mojiken Studio, yang menjual plush toys, postcard artprint, totebag dan stiker dari IP game mereka yang akan rilis dalam waktu dekat, Vamp’s Revenge dan Heroes of Tiktakavya. 

SAGE 2013

Setelah melalui tahap penjurian yang ketat, akhirnya didapatkan pemenang untuk masing-masing tingkat pendidikan dan kategori sebagai berikut:

Untuk juara tingkat SMP kategori Animasi:

  • Juara 3 SMP Negeri 7
  • Juara 2 SMP Alam Insan Mulia
  • Juara 1 SMP Negeri 3

Untuk Juara tingkat SMP Kategori Game:

  • Juara 3 SMP Negeri 7
  • Juara 2 SMP Negeri 3
  • Juara 1 SMP Al-Hikmah

Untuk Juara tingkat SMA/SMK kategori Animasi:

  • Juara 3 SMK Negeri 12
  • Juara 2 SMK Negeri 12
  • Juara 1 SMK Negeri 12

Untuk Juara tingkat SMA/SMK kategori Game:

  • Juara 3 SMK Negeri 4
  • Juara2 SMA Negeri 18
  • Juara 1 SMA Negeri 5

Kehadiran showcase game dari GADAS ini bukan hanya sekedar meramaikan penyelenggaraan SAGE 2013 saja. Pemerintah juga berharap kehadiran mereka juga menjadi motivasi bagi para siswa dan siswi SMP dan SMA/SMK yang mengikuti kompetisi untuk menghasilkan karya yang lebih baik lagi di masa yang akan datang. Rencananya, SAGE juga akan kembali diadakan tahun depan, masih dengan dukungan dari pemerintah kota Surabaya.

[Foto-foto oleh Eka Pramudita Muharram]


SHARE
Previous articleMenyimak Detail Tales of Zestiria Melalui Majalah Famitsu Edisi 1308
Next articleSkor Review Famitsu Edisi 1308, Kirby: Triple Deluxe Menjadi Juaranya
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.