Trailer Deception IV: Blood Ties Perlihatkan Bagaimana Kombinasikan Jebakan

Deception-IV-Blood-Ties-5

Dalam Deception IV: Blood Ties, apa yang perlu kamu pikirkan adalah bagaimana bisa sukses menempatkan jebakan. Namun kamu jangan langsung terjebak dengan tampang imut (sekaligus sexy) karakter utamanya, Regrina, atau benda sepele seperti kulit pisang dan kue tart yang mampu dia munculkan dari dunia iblis. Karena dua benda tersebut sekadar bagian kecil dari kombinasi jebakan lain yang lebih brutal. Seperti trailer baru yang dirilis Tecmo Koei untuk Deception IV: Blood Ties, atau yang dikenal di Jepang sebagai Kagero: Darkside Princess ini. Terlihat bagaimana jebakan bisa dikombo untuk menghasilkan poin yang tinggi, sampai melucuti armor musuh, dan mengundang efek kerusakan tambahan.

Deception IV menjadi game kelima dari serial Deception, dan menjadi sekuel dari Kagero II: Dark Illusion (lebih dikenal sebagai TЯAPT) yang dirilis untuk PS2 pada tahun 2005 lalu. Sekuel ini dikembangkan untuk PS Vita dan PS3 oleh Tecmo Koei, dan mereka berusaha membuatnya sebagai nostalgia bagi penggemar Deception, yang memang memiliki mekanis gameplay unik diantara pilihan game strategi sejenis.

Deception-IV-Blood-Ties-1

Karena itulah keseluruhan dalam Deception IV ini mekanis permainannya dibuat mirip seperti pada Tecmo’s Deception: Invitation to Darkness (atau Kokumeikan di Jepang, dan Devil’s Deception di Eropa), seri Deception pertama yang dirilis untuk PSOne pada tahun 1996 lalu, dan langsung menjadi favorit di tengah komunitas gamer hardcore yang menyukai tingkat kesulitan tinggi plus unsur strategi. Demikian di sini kamu lebih banyak memikir strategi dengan memancing musuh berjalan ke arah beragam jebakan yang sudah kamu siapkan sebelumnya, yang kini pilihan jebakannya terbagi menjadi tiga metode, yaitu Brutality, Magnificence atau Humiliation. Masing-masing metode tersebut akan menyenangkan tiga medium yang mendukung usaha Regrina mengumpulkan kembali Sacred Words.

Deception-IV-Blood-Ties-2

Melalui trailer terbarunya, kita bisa melihat bagaimana merencanakan kombinasi kombinasi jebakan sangat penting untuk mendapatkan lebih banyak point, dan membantu dalam menghancurkan armor musuh. Kemudian kamu juga perlu memperhitungkan efek lingkungan yang bisa membantu memperbesar efek damage, seperti kapan harus mengaktifkan kombinasi jebakan pada musuh. Kamu juga bisa menjatuhkan jebakan seperti kepala labu pada musuh, yang akan memaksa mereka berjalan beberapa langkah ke arah jebakan lain di depannya yang sudah kamu siapkan sebelumnya.

Deception-IV-Blood-Ties-3

Game ini ditangani oleh pencipta serial Fatal Frame, Keisuke Kikuchi, dan dengan desainer karakternya diserahkan pada Hirotaka Maeda, yang pertama kali dikenal setelah terlihat sebagai kontibutor serangkaian buku art Robot yang dicetak mulai tahun 2004 lalu. Dengan nama pencipta Fatal Frame sebagai produser, kami menjadi lebih penasaran, apakah Deception baru ini akan menjadi lebih menegangkan, namun dengan tidak mengurangi dalamnya unsur strategi ketika kita berkreasi dengan pilihan jebakan yang ada.

Deception-IV-Blood-Ties-4

Deception IV: Blood Ties akan dirilis di Jepang 27 Februari 2014 mendatang, dan Tecmo Koei juga menyediakan versi limited edition yang berisi kode untuk mengunduh tambahan jebakan (dalam bentuk pisau guillotine, UFO, dan Queen High Heels (jebakan tipe humiliation). Paket terbatas tersebut juga memberi art book dan sound selection CD serial Deception. Semua itu dijual dengan harga 9,800 yen (sekitar Rp. 1.1 juta) untuk PS3, atau 8,800 yen (sekitar Rp. 1 juta) untuk PS Vita. Sedangkan versi standarnya dijual dengan harga 6,800 yen serta 5,800 yen. Versi translasi sudah direncanakan, namun belum dipastikan kapan akan dirilis.

Jebakan Kepala Labu

Contoh Combo 6 Jebakan

Contoh Combo Jebakan Lainnya

Contoh Lain Penggunaan Kepala Labu


SHARE
Previous articleRyo Playable di Sonic & All-Stars Racing Transformed Versi iOS dan Android
Next articleBreath of Fire 6 Spesial Untuk iOS dan Android, Berikut Detail Pertamanya!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.