CES 2014: Asus PadFone mini Dengan Konsep 2-in-1 Kini Hadir Lebih “Ekonomis”

PadFone-mini-3

Selain Transformer Book Duet, selama CES 2014 Asus membawa dua seri tablet konvertibel lainnya, yaitu Asus PadFone mini dan Asus PadFone X. Untuk PadFone mini sebenarnya sudah diluncurkan di Taiwan awal Desember 2013 lalu. Namun penampilannya di CES menegaskan jika Asus juga berkomitmen akan membawa perpaduan smartphone dan tablet ini ke pasar Barat.

PadFone-mini-2

Apa yang paling kami sukai dari produk Asus adalah inovasi desainnya. Mereka sepertinya tidak kehabisan ide untuk menempatkan smartphone ke dalam tablet, atau merubah tablet menjadi laptop. Seperti seri tablet konvertibel Asus Transformer, keluarga PadFone mengajukan konsep 2-in-1 unik yang menggabungkan smartphone dan tablet. Sisi smartphone merupakan otak penggerak utamanya, sedangkan sisi tablet sekadar untuk menampilkan UI dari bagian smartphone ke bidang dan resolusi yang lebih luas, sekaligus menawarkan dukungan baterai cadangan. Kamu tinggal masukkan Padfone ke dalam Station, dan dengan mudahnya smartphone berubah menjadi tablet! Sayangnya konsep tersebut tetap bukan untuk ceruk yang besar, karena tidak semua orang menyukai bidang layar 10-inchi yang menjadi sisi tabletnya. Dengan alasan itulah Asus mengenalkan Padfone mini.

PadFone-mini-7

Nama “mininya” ternyata juga mewakili identitas lain. Asus memposisikannya sebagai produk untuk kelas menengah di tengah tawaran produk konvertibel mereka.  Ada sedikit perbedaan spesifikasi dari yang mereka konfirmasikan Desember 2013 lalu.  Ternyata yang dibawa selama CES 2014 ini chipsetnya Intel Z2560, dengan dua core prosesor Atom, dipadukan dengan RAM 1GB, internal storage 8GB yang bisa diperbesar melalui slot micro SD, dan menjalankan Android 4.3 Jelly Bean. Asus juga menjanjikan upgrade ke Android 4.4 KitKat nantinya. Penurunan spesifikasi dari versi Taiwan lumayan jauh ya. Karena sebelumnya diumumkan menggunakan chipset Qualcomm MSM8226, prosesor Snapdragon 400 empat inti Cortex-A7 pada kecepatan 1.4Ghz, GPU Adreno 305, dan internalnya 16GB. Kemudian sama seperti keluarga smartphone Asus ZenFone, untuk PadFone mini Asus memberikan balutan antar muka ZenUI.

PadFone-mini-10

Kemudian untuk layarnya, ternyata sisi smartphone dari PadFone mini ini hanya mengajukan bidang 4-inchi dengan resolusi layar 480×800-pixel, berbeda dengan bidang 4.3-inchi dengan resolusi qHD ketika mereka mengkonfirmasikannya di Taiwan. Bagian smartphone tersebut bisa dimasukkan ke dalam docking khusus berbentuk tablet dengan layar 7-inchi beresolusi 800×1280-pixel, dan untuk yang satu ini, sama seperti konfirmasi sebelumnya.

Namun dengan spesifikasi yang diturunkan, Asus pun juga menyesuaikan harga PadFone mini mereka ini. Selama CES 2014 dipastikan harga Asus PadFone mini hanya US $249, atau sekitar Rp. 3.5 jutaan saja, jauh dari perkiraan harga versi Taiwannya yang saat itu akan dijual di rentang harga Rp. 5 jutaan. Dengan harga 3 jutaan, PadFone mini bisa menjadi pilihan terbaik bagi mereka yang ingin mendapatkan smartphone yang solid, sekaligus juga akses fitur-fitur tablet. Sejauh ini belum ada konfirmasi lanjutan untuk wilayah mana saja versi “specdown” PadFone mini ini akan meluncur.

Spesifikasi Asus PadFone mini

  • Prosesor: Intel Atom Z2560, dual core 1.6 GHz
  • Sistem Operasi: Android 4.3 (akan mendapatkan update 4.4 KitKat) dengan balutan ASUS ZenUI
  • Storage / Memory eMMC: 8GB, dengan opsi micro SD, RAM LPDDR2 1GB
  • Modem / Bands: GSM / GPRS / EDGE ; WCDMA / HSPA+ / DC-HSPA+; DC-HSPA+ ( DL / UL ): 42 / 5.76 Mbps; GSM 850 / 900 / 1800 / 1900; UMTS 850 / 900 / 1900 / 2100 ;
  • WiFi / Bluetooth: Integrated 802.11 b/g/n; WiFi-Direct; Bluetooth V 4.0 ( EDR + A2DP )
  • Layar: Sisi Phone IPS 4-inchi , resolusi 800 x 480 WVGA; untuk Station 7-inchi IPS, resolusi 1280 x 800 WXGA
  • Kamera: Utama 8-megapixel dengan bukaan f/2.0; sekunder 2-megapixel
  • Baterai: Sisi Phone dengan kapasitas 1170 mAh, non-removable; sisi Station dengan kapasitas 2100 mAh, non-removable
  • Port: Headphone jack, Micro USB, 24 Pin connector, dual SIM ukuran micro
  • Warna: Black, White, Red, Blue, Yellow
  • Dimensi: Sisi Phone 124.42 ( tinggi ) x 61.44 ( lebar ) x 6.3-11.2 ( tebal )-mm dengan berat 116-gram; sisi Station: 199.85 ( tinggi ) x 119.43 ( lebar ) x 13.91 ( tebal ) mm dengan berat 260-gram

ASUS PadFone mini 4.3″ – Always within reach

Introducing ASUS ZenFone and PadFone mini

[cb type=”company”]Asus[/cb]

Sumber: Asus


SHARE
Previous articleTeacher Story, Simulasi Mengajar dengan Gameplay ala RPG Turn Based
Next articlePlaystation 4 Interview: Astrid Alifia Ramadhina
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.