PS 4 Review: Knack: When Crash meets Kratos

Developer: SCE Japan Studio

Publisher: Sony Computer Entertainment Japan

Platform: Playstation 4

Genre: Platform, Beat em’ Up

Apakah gamers suka membayangkan untuk memainkan game dengan grafis Crash Bandicoot serta gameplay ala God of War ? Kalau ya, maka gamers harus memainkan game ini.

Knack merupakan game bergenre platform dan Beat em’ up yang diciptakan oleh designer game Crash Bandicoot dan Spyro, Mark Cerny. Di Knack, gamers akan memainkan sebuah mahluk yang mempunyai berbagai macam kekuatan elemen yang diciptakan dari berbagai macam relik kuno yang ditemukan oleh seorang dokter manusia dengan tujuan untuk menyelamatkan dunia dari ancaman spesies Goblin yang dipimpin oleh goblin jahat bernama Gundahar. Di dalam petualangannya, Knack yang bertubuh kecil, dapat berubah menjadi mahluk sebesar tiga inci yang dapat menjadi ancaman besar bagi para Goblin.

Game yang baru akan dirilis di Jepang pada bulan Februari 2014 nanti ini secara grafis memang terlihat sangat “Kid Friendly” dan memang sangat disayangkan di kala developer-developer game berlomba-lomba menciptakan game yang memanfaatkan kecanggihan graphic engine PS 4, Knack malah memilih untuk “bermain aman”. Namun walau begitu, gameplay Knack sangatlah adiktif. Game ini bagaikan Crash Bandicoot-nya PS 4 dengan sedikit elemen God of War di dalamnya. Sehingga sudah dapat ditebak kalau game ini sangatlah asyik untuk dimainkan. Kekurangan  yang sangat menonjol dan sangat mengganggu dari game ini adalah pada sistem health bar-nya. Di Knack, tidak peduli apakah bentuk fisik Knack masih kecil atau sudah besar, apabila gamers terkena 2 kali hantam oleh musuh, Knack langsung mati sehingga mau tidak mau kita harus mengulang kembali misi yang telah kita mainkan sebelumnya.

Selain itu seperti pada game kebanyakan yang baru “merintis karir-nya” kontrol yang kaku serta tempat yang dijelajahi masih sangat minim sehingga bagi gamers yang gemar akan tantangan, akan sulit untuk mendapatkannya melalui game ini. Namun kekurangan tersebut tertutupi oleh storyline yang  menarik serta unsur fun yang sangat tinggi sehingga baik anak-anak maupun orang dewasa tidak akan cepat bosan dalam memainkannya. Setelah memainkan game ini, kami berani memperediksikan kalau game ini bisa lolos di berbagai nominasi penghargaa Video Game untuk kategori Game Terfavorit di tahun 2014.

Gameplay: 7 /10

Graphic: 7,5 / 10

Story: 8 / 10

Sound: 7 / 10

Overall: 7,5 / 10


SHARE
Previous articleMelihat Teaser Trailer Sekuel Live Action Rurouni Kenshin
Next articleCES 2014: Fuhu DreamTab, Tablet Pertama Untuk Anak-anak Dengan “Tenaga” Atom
Singer, Radio Announcer, Journalist and Entertainment Savvy and Project Manager@ duniaku.net