Oppo Neo Dikonfirmasikan, Android Dual SIM Dengan Layar yang Sensitif

Oppo-Neo-2

Oppo kembali menawarkan smartphone Android baru, dan Indonesia menjadi pasar pertama yang mendapatkannya. Pertama kali terlihat melalui akun Facebook serta Twitter resmi Oppo Indonesia adalah Oppo Neo, smartphone Android baru yang diposisikan untuk kelas menengah, yang menarik karena mengajukan beberapa fitur baru interface Color OS seperti pengoperasian menggunakan sarung tangan, hingga opsi ketuk layar dua kali untuk mengaktifkannya dari kondisi standby — seperti yang diterapkan pada Oppo Find Mirror.

Oppo-Neo-8

Oppo Neo yang pertama kali dikonfirmasikan di Indonesia ini mengajukan beberapa fitur terbaru Color OS yang sebelumnya hanya mereka berikan untuk tipe teraktas untuk kelas menengah. Contohnya Gloves Mode, yang memungkinkan kita menggunakan Neo meskipun menggunakan sarung tangan, kuku, atau benda tumpul lainnya. Jadi tidak harus menggunakan jari untuk berinteraksi dengan layarnya. Kemudian Oppo juga menerapkan apa yang mereka sebut Gesture Panel, yang bisa diakses melalui panel notification, dan dari sana kamu bisa menggambarkan bentuk tertentu melalui gesture atau goresan jari pada layar, untuk mengaktifkan aplikasi tertentu. Kamu bebas mengkustomisasi suatu bentuk gesture untuk mengaktifkan suatu aplikasi melalui Gesture Panel tersebut.

Oppo-Neo-9

 

Namun yang paling kami sukai, fitur baru Color OS yang mereka berikan di sini melalui Off-Screen Gesture. Melalui fitur ini, ketika layarnya dalam kondisi mati / standby, kamu bisa mengaktifkan suatu aplikasi dengan menggambarkan gesture khusus pada layarnya. Defaultnya fitur ini akan mengaktifkan aplikasi kamera ketika kamu menggambarkan bentuk lingkaran, atau fitur yang jamak disebut Knock On, kamu bisa mengetuk layar dua kali untuk mengaktifkan Oppo Neo dari kondisi standby.

Untuk spesifikasinya, smartphone terbaru dari produsen Android asal China ini mengajukan layar IPS 4.5-inchi dengan resolusi 480 x 854-pixel, dan menghasilkan kerapatan 217-ppi. Meskipun resolusinya tidak terlalu spesial, namun seperti yang kami sebutkan sebelumnya, dibuat sangat sensitif sehingga bisa kamu kendalikan bukan hanya dengan jari saja. Tidak dijelaskan apa chipset yang menjadi mesinnya. Hanya tertulis prosesornya dua core pada kecepatan 1.3GHz, didukung RAM 512 MB, dan internal storage 4GB, plus slot micro SD hingga 32 GB, serta kapasitas baterai 1900-mAh. Tipikal Android Oppo dengan opsi dual SIM yang beredar di Indonesia mengadopsi chipset dari MediaTek, bisa jadi Neo pun demikian. Perkiraan kami, Neo menggunakan MediaTek MT6572 dengan dua core prosesor Cortex A7, serta GPU Mali-400 MP1. Namun akan kami pastikan kembali begitu Neo sudah dilempar ke pasaran nantinya.

Oppo-Neo-7

Ya, seperti beberapa Android mereka di kelas menengah, Oppo Neo memiliki opsi dual SIM GSM, yang didukung fitur Smart Dual SIM seperti pada Oppo Find Mirror, dimana kedua slot SIM bisa digunakan untuk mengakses koneksi 3G. Smartphone dengan dimensi 132 x 65.8 x 9.2mm dan berat 130-gram dan menjalankankan ColorOS di atas Android 4.2 Jelly Bean ini menyerahkan fungsi multimedianya pada kamera utama 5-megapixel, dan kamera sekunder 2-megapixel.

Oppo-Neo-10

Oppo akan menjual Oppo Neo di Indonesia dengan harga Rp. 2,599,000 dengan pilihan warna hitam dan putih. Tidak diketahui apakah Neo hanya eksis di Indonesia, atau akan ditawarkan juga di negara lainnya.

Spesifikasi Oppo Neo (R831)

  • Layar 4.5-inchi (854 ×480 pixels) FWVGA, capacitive
  • OS Android 4.2 (ColorOS)
  • Dual SIM
  • Prosesor dual core 1.3 GHz
  • Kamera utama 5-megapixel Auto Focus, merekam video 720p
  • Kamera sekunder 2-megapixel
  • Dimensi 132 x 65.8 x 9.2mm dan berat 130-gram
  • 3G HSPA+, Wi-Fi 802.11 b/g/n, Bluetooth 2.1, GPS
  • 512MB RAM, 4GB of internal memory, bisa diperbesar hingga 32GB melalui micro SD
  • Baterai 1900-mAh

Sumber: Oppo Indonesia


SHARE
Previous articleZigma 134: Edisi Spesial PlayStation 4
Next articleValve Akan Tambahkan Rupiah Sebagai Salah Satu Mata Uang di Steam
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.