Samsung Konfirmasikan Galaxy Grand Neo, Dual-SIM GSM yang Lebih Ekonomis

Galaxy-Grand-Neo-3

Samsung baru saja mengkonfirmasikn Galaxy Grand Neo melalui salah satu website remsinya, walaupun tidak diikuti dengan sebuah press release atau event khusus. Bisa jadi karena smartphone ini sekadar untuk mengisi kelas menengah, meskipun di sana membawa nama “grand” yang sudah cukup familiar di tengah pengguna Android. Penggunaan kata “neo” tersebut juga sejalan dengan penamaan baru keluarga Galaxy Samsung untuk tahun 2014 ini, karena terakhir kami juga mendengarnya akan digunakan untuk Galaxy Note 3 Neo, versi lite dengan spesifikasi yang lebih rendah dari flagship phablet Galaxy Note 3, yang sejauh ini belum juga dikonfirmasikan eksistensinya oleh Samsung.

Jika Galaxy Note 3 Neo menjadi versi ekonomis Galaxy Note 3, maka bisa ditebak seperti apa Samsung GT-i9060 Galaxy Grand Neo ini. Layarnya memang masih 5-inchi dengan resolusi yang sama seperti Galaxy Grand, yaitu 480 x x800-pixel, namun untuk chipsetnya, kini justru mengajukan prosesor quad-core ARM Cortex-A7 yang kecepatannya 1.2GHz. Bandingkan dengan Galaxy Grand yang hanya dual-core, namun sudah ARM Cortex-A9.

Galaxy-Grand-Neo-2

 

Secara kelas memang Cortex-A7 lebih rendah (dan lebih murah), namun untuk kinerja, Cortex-A9 lebih baik. Kemudian untuk RAM, disediakan modul 1GB. Penurunan kelas juga terasa pada sisi fotografi, kameranya hanya 5-megapixel, dan di depan pun hanya 0.3-megapixel alias VGA. Bandingkan dengan Galaxy Grand yang mengkombinasikan sensor 8 dan 2-megapixel. Internal storagenya masih sama, 16GB yang bisa diperbesar melalui slot micro SD hingga 32 GB, plus kapasitas baterainya juga masih sama, 2100-mAh. Dari pengalaman penulis, dengan prosesor Cortex-A7 yang memang lebih hemat baterai, seharusnya figur konsumsi baterainya akan setara dengan Galaxy Grand.

Samsung juga hanya membekali Galaxy Grand Neo ini dengan OS Android 4.2, dibalut TouchWiz, serta jika benar chipset yang digunakan itu Cortex-A7, tebakan kami itu dari keluarga Snapdagon 200, antara Qualcomm MSM8212 atau MSM8612, yang sudah menggunakan GPU Adreno 302. Prosesor Snapdragin kelas bawah tersebut hanya memiliki modem 3G saja, tidak ada koneksi LTE.  Oh ya, hampir ketinggalan, Gakaxy Grand Neo masih mengajukan konfigurasi dual-SIM, dengan SIM 1 saja yang bisa digunakan untuk akses 3G.

Sejauh ini Galaxy Grand Neo baru muncul melalui situs resmi Samsung Belanda saja, dengan harga penawaran yang ternyata jauh dari standar menengah, yaitu 260 Euro, atau sekitar Rp. 4,3 jutaan! Memang harga di Eropa lebih tingdi dari wilayah lain, namun terpautnya pun di kisaran Rp. 1 jutaan. Dengan harga Rp 3,5 jutaan, kamu masih bisa mendapatkan banyak pilihan lain yang jauh lebih baik, misalnya Motorola Moto G, yang saat ini masih menjadi benchmark untuk kelas menengah, karena selain spesifikasi dan harganya yang sebanding, juga statusnya yang ketika dikenalkan masih menjadi “Google Company” — dan kini sudah diambil alih oleh Lenovo.

Galaxy-Grand-Neo-4

Spesifikasi Galaxy Grand Neo

Network/Bearer and Wireless Connectivity

  • 2G: EDGE / GPRS (850 / 900 / 1,800 / 1,900MHZ)
  • 3G: HSPA+ 21Mbps (900 / 2,100)
  • Wi-Fi: 802.11b/g/n (2.4GHz)
  • Wi-Fi Direct: Yes
  • Bluetooth Profiles: BT 4.0 LE: A2DP, AVRCP, HFP, OPP, SAP, HID, PAN, PBAP, MAP, HSP, DI
  • Connectivity Support: DLNA
  • PC Sync: KIES

OS

  • Android 4.2

Display

  • Technology: TFT
  • Color Depth: 16M
  • Size: 5.01” (127.2mm)
  • Resolution: 480 x 800 (WVGA)

Chipset

  • CPU Type Quad Core
  • CPU Speed 1.2GHz

Memory

  • 1GB RAM, Storage 16GB

Camera

  • Camera Resolution(Front): VGA
  • Camera Resolution(Rear): 5MP
  • Flash: Flash-LED
  • Auto Focus Yes

Sensors

  • Accelerometer, Compass, Proximity Sensor

Physical Specification

  • Dimension (HxWxD): 143.7 x 77.1 x 9.6mm
  • Weight: 163g

Connectors

  • USB: USB v2.0
  • Earjack: 3.5mm
  • External Memory: Slot MicroSD (up to 64GB)
  • SIM Support: 2FF (Mini SIM)
  • Connector: Micro USB

Battery

  • Standard Battery: 2,100mAh
  • Internet Usage Time(3G): Up to 8 hours
  • Internet Usage Time(Wi-Fi): Up to 10 hours
  • Video Playback Time: Up to 8 hours
  • Audio Playback Time: Up to 38 hours
  • Talk Time (W-CDMA): Up to 11 hours
  • Standby Time (W-CDMA): Up to 430 hours

Location

  • AGPS, GLONASS Support

Services and Applications

  • Samsung Apps
  • ChatON, mFluent IM
  • ActiveSync
  • B-to-B Compability (ODE, EAS, MDM, VPN)

Audio and Video

  • Video Format: MP4, M4V, 3GP, 3G2, WMV, ASF, AVI, FLV, MKV, WEBM, MPEG4, H.263, H.264, WMV, RV, DivX, Xvid
  • Video Resolution: 1080p @30fps
  • Video Frame rate: 720p @30fps
  • Audio Format: MP3, M4A, 3GA, AAC, OGG, OGA, WAV, WMA, AMR, AWB, FLAC, MID, MIDI, XMF, MXMF, IMY, RTTTL, RTX, OTA

[cb type=”company”]Samsung Electronics[/cb]

Sumber: Samsung


SHARE
Previous articlenVidia Membuka TegraZone Untuk Semua Android
Next articleWii U Hanya Laku 2.8 Juta Unit, Nintendo Merugi, dan Satoru Iwata Pun Potong Gaji
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.