Dan Akhirnya, Flappy Bird Benar-benar Menghilang dari App Store

Flappy Bird

Dong Nguyen benar-benar menepati janjinya. Semalam, atau sekitar 22 jam sejak pertama kali mengkonfirmasikan, akhirnya developer dari Flappy Bird ini benar-benar menarik game tersebut dari Store, baik yang ada di iTunes, maupun yang ada di Google Play Store. Artinya, bagi kamu yang belum sempat men-download game ini, kamu sudah tidak bisa menemui game ini lagi di store. Dan bagi kamu yang sudah men-download dan memainkan game ini, terhitung sejak tadi malam kamu sudah tidak bisa berkompetisi nilai tertinggi di leaderboard terintegrasi seperti yang selama ini biasa dilakukan.

Seperti yang sebelumnya kami beritakan, salah satu alasan Dong untuk menarik game ini dari peredaran adalah dia merasa “risih” dengan kepopuleran game ini. Bagaimana tidak, dirinya tidak mengeluarkan biaya apapun untuk melakukan trik marketing, namun hanya melalui media sosial saja, game ini bisa merajai iTunes dan Google Play Store dalam beberapa minggu terakhir. Tetapi rupanya, alasan “risih” tersebut hanya satu dari beberapa alasan saja yang melatarbelakangi Dong melakukan hal ini. Sebelum resmi menarik game ini dari pasaran, dia sempat mem-posting satu tweet mengenai alasan lainnya.

Flappy Bird

Bukan karena terusik dengan orang-orang dan media, tetapi Dong ternyata tidak suka dengan bagaimana orang-orang merespon dan memainkan game-nya yang dianggapnya berlebihan. Entah apa yang dimaksud “Overusing” dalam tweet Dong di atas. Mungkin, dia tidak suka dengan banyaknya orang yang ketagihan terlalu berlebihan dengan game-nya tersebut. Yang menarik, Dong bukan hanya menarik Flappy Bird saja dari pasaran, tetapi juga game lainnya yang berjudul Shuriken Block. Namun berbeda dengan Flappy Bird, Shuriken Block masih bisa kamu mainkan dengan menuju halaman web resmi dari .GEARS di alamat ini menggunakan gadget yang sudah mendukung teknologi HTML 5.

Flappy Bird memang hilang untuk selamanya dari Store. Namun kamu masih bisa membelinya dengan harga ratusan bahkan ribuan dolar. Kok bisa? Ya, menghilangnya Flappy Bird dari pasaran ini justru “dimanfaatkan” banyak orang untuk menjadikan game ini sebagai “bundel” dari gadget yang mereka jual di Ebay. Mungkin terdengar konyol, tetapi orang-orang yang menjual gadget plus Flappy Bird di dalamnya ini seolah-olah menganggap gadget mereka ini tergolong “langka” dan bagian dari sejarah karena ada Flappy Bird di dalamnya, yang layak dibanderol dengan harga tinggi…

Flappy Bird
Ada yang mau membeli?

Dong Nguyen sendiri dalam beberapa posting di akun Twitter-nya menyebutkan bahwa dia tidak kapok menjadi developer game dengan popularitas Flappy Bird ini, dan akan terus mengembangkan game di masa yang akan datang. Kira-kira seperti apa ya game barunya nanti?

[Sumber: Kotaku [2]]


SHARE
Previous articleJapanese TV Program Channel WakuWaku Japan is Ready to Air This Month
Next articleSneak A Peek from Global Game Jam 2014 Semarang

Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.