Mewujudkan Energy Sword Dari Serial Halo Dalam Dunia Nyata

Halo-Energy-Sword

Tony Swatton, seorang pandai besi keturunan Inggris Amerika, selama ini namanya sudah banyak dikenal melalui banyak film Hollywood (seperti untuk Thor dan The Hunger Games) dan serial televisi berkat kontribusinya menciptakan banyak alat peraga (terutama senjata). Swatton juga menjadi pembaca acara dari webseries Man at Arms, dimana dia menunjukkan proses pembuatan senjata, termasuk senjata yang dikenal para gamer. Dan senjata terbaru dari dunia game yang diwujudkan Swatoon adalah Energy Sword-nya Halo.

Halo Energy Sword – MAN AT ARMS

Selama keterlibatan Swatton dalam webseries Man at Arms, dia sudah banyak membuat versi asli dari senjata fiksi, termasuk Zenith Blade dari League of Legends dan cakar Wolverine dari X-Men. Selain itu, beberapa senjata buatannya yang juga menarik karena sebelumnya hanya eksis dalam dunia game seperti Master Sword-nya Link dari Legend of Zelda, Chrom’s Falchion dari Fire Emblem: Awakening, dan yang banyak diapresiasi penggemar gamenya, Masamune-nya Sephiroth serta Buster Sword-nya Cloud dari Final Fantasy VII.

Fire-Emblem

Citizen bisa melihat proses pembuatan masing-masing senjata tersebut melalui webseries -nya berikut ini,

Link’s Master Sword (Legend of Zelda) – MAN AT ARMS

Chrom’s Falchion (Fire Emblem ファイアーエムブレム) – MAN AT ARMS

Sephiroth’s Masamune (Final Fantasy VII) – MAN AT ARMS

Cloud’s Buster Sword (Final Fantasy VII) – MAN AT ARMS


SHARE
Previous articleBertemu dengan Para Wanita Monster di Genkai Totsuki Moero Chronicle
Next articleBlazBlue Chronophantasma PS Vita Hadir di US, Lengkap Dengan Skenario Pantai dan Bikini

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY – yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi “ngoprek” smartphone.