Tron, Konsol Mikro Huawei Berbentuk “Kaleng Minuman Ringan” Bertenaga Tegra 4

Huawei-Tron-1

Selain jam tangan cerdas alias smartwatch Huawei yang diprediksi akan dibawa juga selama MWC 2014, banyak yag berharap jika vendor asal China tersebut juga akan kembali membawa Huawei Tron, konsol mikro yang perama kali mereka konformasikan selama CES 2014 Januari 2014 lalu. Di tengah makin diterimanya mobile gaming sebagai bagian dari hiburan keluarga, Huawei menawarkan Tron, konsol mikro yang spesifikasinya cukup mumpuni dengan yang harga terjangkau.

Huawei-Tron-3

Konsol mikro Huawei ini mengajukan bentuk yang unik, modelnya silinder, mirip kaleng minuman, menjalankan Android 4.2.3 (dikustomisasi oleh Huawei) yang mampu meneruskan grafis berkualitas full HD 1080p ke layar eksternal melalui kabel HDMI, port audio 3.5, mesinnya nVidia Tegra 4 yang mampu memutar konten 4K, 2GB RAM, 16GB atau 32GB internal storage, slot micro SD, 802.11ac Wi-Fi, Bluetooth 3.0 yang akan menghubungkannya dengan kontroler yang disediakan dalam paket pembelian, dan bahkan di sisi tubuhnya ada port USB 3.0 berukuran normal. Yang membuatnya sangat menarik, Huawei yang sementara ini baru menawarkan Tron di China saja mulai Mei mendatang, mematok harganya hanya RMB 726 Yuan, atau sekitar Rp. 1,5 jutaan.

Huawei-Tron-4

Kami menyukai desain kontrolernya, yang sepertinya terinspirasi dari kontroler Xbox 360, namun ada bagian bulan yang lebar di tengahnya yang berfungsi sebagai touchpad. Sayangnya, semantara ini hanya akan dijual di China saja. Semoga saja Huawei sigap, dan menawarkannya di wilayah lain, seperti Indonesia.

Sumber: The Verge


SHARE
Previous articleSneak A Peek from Indonesian Special Element in the Video Game
Next articleGamebox, Inikah Konsol Mikro Baru Dari Asus Dengan Prosesor Tegra 4?

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY – yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi “ngoprek” smartphone.