Xiaomi Redmi Note, Dual-SIM Berprosesor Octa Core Ditawarkan Kurang Dari 2 Jutaan!

Xiaomi-Redmi-Note-1

Seperti seri-seri mereka sebelumnya, Xiaomi sukses dengan langkah go internasional melalui penjualan Xiaomi Redmi di Singapura. Mereka mengklaim (melalui page Facebook) 5000 unit Redmi terjual hanya dalam waktu 8 menit, dan posisi saat ini masih Out of Stock hingga 27 Maret 2014 besok! Selain Redmi, mereka juga membawa smartphone Android kelas atasnya, MiPhone 3 alias Mi 3 yang berkekuatan Snapdragonn 800, di Singapura mulai 7 Maret 2014 lalu. Walaupun sementara ini masih eksis di Asia, dengan di Indonesia juga banyak yang menawarkannya secara tidak resmi, namun Xiaomi juga ingin mengenalkan smartphone mereka ke pasar lain yang lebih luas.

Xiaomi-Redmi-Note-3

Mengiringi langkah besar Xiaomi keluar China, kemarin mereka mengumumkan Redmi Note, versi yang dimensinya lebih besar dari Redmi. Layarnya membesar dari 4.7-inchi menjadi 5.5-inchi pada resolusi HD 720×1280-pixel, dan prosesornya juga di-upgrade dari MediaTek MT6589T dengan prosesor quad-core 1.5 GHz menjadi MediaTek MT6592 dengan prosesor Cortex-A7 delapan core / octa core yang kecepatannya 1.4 (untuk versi standar) atau 1.7GHz (untuk yang Plus), dipadukan GPU Mali-450 MP4 dengan 4 core pada kecepatan 700 MHz, kamera utama 13-megapixel, kamera sekunder 5-megapixel, kapasitas RAM 1 (untuk yang standar) atau 2GB RAM (versi Plus), internal storage 8GB, dan slot micro SD yang mendukug hingga 64 GB. Smartphone dual SIM ini juga mendukung koneksi data 3G, meskuipun tanpa modul koneksi 4G LTE.

Xiaomi-Redmi-Note-5

Spesifikasi lainnya, seperti baterai 3,200-mAh, sementara ini hanya dijual di China sehingga dual SIM-nya hanya medukung jaringan SCDMA dan GSM, versi internasionalnya akan mendukung WCDMA nantinya, OS Android 4.2 Jelly Bean dengan polesan MiUI terbaru, serta ditawarkan dengan pilihan casing berwarna-warna cerah khas Xiaomi.

Xiaomi-Redmi-Note-2

Harganya yang selalu membuat smartphone Android dari Xiaomi mudah mencuri perhatian. Dengan spesifikasi setinggi itu, di negara asalnya Xiaomi hanya menawarkannya mulai 799 Yuan untuk versi standarnya, atau sekitar Rp. 1,5 jutaan saja! Sedangkan yang versi Plus dihargai 999 Yuan, atau sekitar Rp. 1,9 jutaan. Dengan smartphone yang versi “kecilnya” (Redmi) saja sudah diplot untuk go internasional, dan terbukti sukses, harga yang ditawarkan untuk versi “besarnya” ini jelas diluar nalar. Apalagi yang digunakan itu adalah chipset unggulan MediaTek, memiliki delapan core prosesor yang delapan intinya bisa beroperasi bersamaan. Saat ini Redmi Note sudah dibuka pre-ordernya di China, dan mulai dijual 26 Maret 2014 mendatang.

Xiaomi juga berencana memasarkan Redmi Note ini ke pasar Asia lainnya dua bulan seelah eksis di China. Tepatnya di Hong Kong, Taiwan, dan Singapura pada bulan Mei 2014. Sepertinya setelah tersedia di beberapa negara Asia tersebut, smartphone tersebut bakal segera ludes, dan tidak lama kemudian ditawarkan dengan harga melambung tinggi di situs jual beli seperti eBay.

Spesifikasi Xiaomi Redmi Note

  • Layar IPS 5.5-inchi, resolusi 720×1280-pixel
  • Chipset MediaTek MT6592, dengan prosesor octa core 1.4 GHz (versi standar) dan 1.7 GHz (versi Plus)
  •  GPU Mali-450 MP4 dengan 4 core pada kecepatan 700 MHz
  • Android 4.2 Jelly Bean dengan polesan UI MIUI v5
  • Dual SIM TD-SCDMA dan GSM untuk versi China, WCDMA dan GSM untuk versi internasional
  • Kamera utama 13-megapixel dengan LED Flash, f/2.2 aperture, merekam video Full HD 1080p
  • Kamera depan 5-megapixel
  • Memory RAM 1GB (versi standar) atau 2GB (versi Plus), internal storage 8GB, slot micro SD mendukung hingga 64GB
  • Konektivitas WiFi 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.0, GPS
  • Baterai 3,200-mAh

SHARE
Previous articleSony Pictures Luncurkan Trailer Final dari The Amazing Spider-Man 2
Next articleGeorge R.R. Martin Inginkan Game of Thrones Berakhir di Layar Lebar
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.