Indonesia Resmi Tolak Penayangan Film Noah

Noah

Bagi kamu yang sudah menanti-nantikan penayangan film Noah, terpaksa harus menelan kekecewaan. Pasalnya, Lembaga Sensor Film (LSF) melalui juru bicaranya, Zainut Tauhid Sa’adi, mengatakan bahwa mereka telah sepakat untuk menolak penayangan film Noah di Indonesia.

“Sudah pasti ditolak, sudah sepakat bulat. Anggota LSF sepakat menolak,” ucap anggota LSF, Zainut Tauhid Sa’adi kepada detikcom.

Disebutkan bahwa ada empat orang anggota LSF yang pada jumat pekan lalu menonton film karya Darren Aronofsky ini, dan mereka merekomendasikan agar Noah tidak diijinkan tayang di Indonesia. Mereka menganggap bahwa film ini tidak sesuai dengan Al-Quran, dan dikhawatirkan akan menyesatkan masyarakat.

Sebelumnya, Ace Showbiz juga sempat menginformasikan kalau Universitas Al-Azhar di Mesir menyatakan keberatan mereka terhadap film Noah. Mereka mengatakan bahwa isi dari film tersebut telah melanggar hukum Islam dan bisa menyinggung perasaan orang-orang yang beriman. Juma al-Leem dari National Media Center Uni Emirat Arab juga menyebutkan tentang adanya adegan dalam film tersebut yang bertentangan, baik dengan ajaran Islam maupun Alkitab, sehingga Uni Emirat Arab memutuskan untuk menolak menayangkan film tersebut.

Penolakan terhadap film ini terjadi tidak hanya di negara-negara yang memiliki penduduk mayoritas muslim, namun di Amerika Serikat sendiri, film yang telah menelan biaya $125 juta ini juga mendapat respon negatif di beberapa negara bagianny,  sebelum film ini dirilis.

Dilain pihak, Paramount Pictures selaku rumah produksi mengatakan kalau filmnya merupakan bagian dari sebuah karya seni. Mereka mengatakan kalau kisah dalam film Noah memang tidak sepenuhnya berasal dari Kitab Suci, karena dibuat serealistis mungkin dengan mengesampingkan hal-hal bersifat mitologi.

Film besutan sutradara Darren Aronofsky ini dibintangi oleh Russell Crowe sebagai Noah, dan Jennifer Connelly sebagai istrinya, Naameh. Film ini juga dibintangi oleh Emma Watson sebagai anak Nabi Nuh, dan Anthony Hopkins sebagai kakeknya.

Sumber: Detikcom, Gatra