Facebook Mengumumkan Pembelian Oculus Rift dengan Perkiraan Harga US$2 Miliar

Beberapa saat yang lalu Facebook mengumumkan membeli Oculus Rift, sebuah pengembang yang berfokus pada teknologi virtual reality. Hal ini menjadi menarik dikala sebuah media sosial seperti Facebook justru mengakusisi teknologi virtual reality, dimana produk yang selama ini dipreview-kan oleh Oculus Rift kebanyakan adalah game virtual reality, maupun eksperimen mengkonversi game kasual menjadi game virtual reality.

Yang patut ditunggu adalah apa yang akan dilakukan Facebook kepada teknologi virtual reality yang telah dikembangkan oleh Oculus Rift. Menilik dari pernyataan Mark Zuckerberg yang dikutip dari Kotaku:

“Saya dengan bangga mengumumkan bahwa kami telah mencapai kesepakat dalam memperoleh Oculus VR, pemimpin dalam pengembangan teknologi virtual reality.

Misi kami adalah untuk menciptakan dunia yang terbuka dan saling terhubung. Dalam beberapa tahun terakhir, kami mengaplikasikan misi ini dengan mengembangkan aplikasi yang membantu Anda untuk saling berbagi dengan orang yang Anda sayangi. Kita telah melakukan banyak hal di dunia mobile, tapi pada titik imi kami merasa dalam posisi dimana kami bisa mulai fokus pada platform apa yang bisa dikembangkan agar lebih bermanfaat, menghibur, dan memberikan pengalaman pribadi yang mengesankan.

Lalu di sinilah Oculus hadir. Mereka mengembangkan teknologi virtual reality, seperti headset Oculus Rift. Ketika Anda memakainya, Anda akan memasuki lingkungan computer-generated, seperti di dalam game atau movie atau simulasi tempat yang jauh di sana. Yang mengagumkan dari teknologi ini adalah Anda akan merasa hadir di suatu tempat bersama orang lainnya walaupun secara fisik hal itu tidak terjadi. Orang yang telah mencobanya berpendapat bahwa hal ini adalah sesuatu yang berbeda dan tidak pernah mereka alami dalam hidup mereka.

Misi Oculus adalah agar Anda dapat merasakan pengalaman yang tidak mungkin, teknologi mereka memungkinkan orang-orang merasakan pengalaman yang sama sekali baru.

Pengembangan game akan menjadi yang utama, dan Oculus telah menyusun rencana besar yang tidak akan diubah dan kami harap bisa mempercepat mewujudkannya. The Rift menarik perhatian komunitas gaming, dan banyak menarik pengembang untuk mengembangkan platform ini. Kami akan berfokus untuk membantu Oculus mengembangkan produk mereka dan mengembangkan dukungan pada game lainnya. Oculus akan bergerak dengan independen bersama Facebook untuk mencapai misi ini.

Tapi ini hanya permulaan saja. Setelah game, kami akan memanfaatkan Oculus untuk mengembangkan platform untuk menciptkan pengalaman lainnya. Bayangkan berada di salah satu sudut lapangan dalam sebuah game, atau belajar dalam satu ruang bersama siswa dan guru dari segala penjuru dunia, atau berkonsultasi dengan dokter secara tatap muka — hanya dengan mengenakan goggle ini di dalam rumah.

Ini adalah platform berkomunikasi yang benar-benar baru. Dengan merasakan kehadiran yang terasa nyata, Anda bisa berbagi ruang dan pengalaman dengan orang-orang di seluruh dunia tanpa adanya batas. Bayangkan Anda bisa berbagi tidak hanya momen Anda secara online, tapi juga berbagi pengalaman dan petualangan yang Anda rasakan.

Ini hanyalah beberapa potensi kegunaan yang bisa dimanfaatkan. Dengan bekerjasama dengan pengembang dan rekan lintas industri, bersama kita bisa membangun yang lebih baik lagi. Suatu saat nanti, augmented reality akan menjadi bagian keseharian dari milyaran orang di dunia.

Virtual reality dahulu kala adalah mimpi dari fiksi ilmiah. Tapi dulu internet juga hanya sebuah mimpi, begitu juga dengan komputer dan smartphone. Masa depan telah tiba dan kita memiliki kesempatan untuk membangunnya bersama. Saya tidak sabar untuk segera mulai bekerja bersama seluruh tim Oculus untuk membawa masa depan ke dunia ini, dan membuka dunia baru untuk kita semua.”

Beberapa hal yang bisa dipetik dari pernyataan Mark Zuckerberg di atas antara lain:

  • Proyek Oculus yang sedang berjalan akan diteruskan hingga tuntas
  • Facebook berencana untuk menjadikan Oculus Rift sebagai media platform sosial media mereka
  • Proyek Oculus Rift mungkin akan tersinkronasi dengan Facebook, dan begitu juga nanti sebaliknya, proyek Facebook akan tersinkronasi dengan Oculus Rift.
  • Facebook berencana mengembangkan sosial media yang bisa berbagi momen, pengalaman, dan petualangan bagi user mereka
  • Facebook berencana membuat dunia virtual untuk pengalaman sosial media yang berbeda, seperti menyediakan lapangan virtual tempat komunitas berkumpul, kelas virtual yang mengumpulkan guru dan murid dari seluruh penjuru dunia, atau seperti konsultasi virtual dengan dokter tatap muka secara online
  • Proyek Oculus Rift terbuka untuk pengembangan game lain, tentunya dengan Facebook sebagai pendukung mereka
  • Facebook berencana mengembangkan game sosial media mereka dengan dukungan Oculus Rift.

Hal ini menunjukkan bahwa selain sebagai investasi, Facebook juga memiliki visi untuk mengembangkan Oculus Rift. Dan tentu saja kita akan menantikan apa saja hasil pengembangan antara raksasa sosial media Facebook dengan ahli teknologi virtual reality Oculus Rift.

[Sumber: Forbes/Edge Online/Kotaku]


SHARE
Previous articleParamount Pictures dan MGM Akhirnya Rilis Trailer Perdana Hercules
Next articleRumor: Umur Steam Greenlight Tinggal Satu Tahun Lagi?
Toto yang merupakan pemerhati dunia komik dan game ini pernah menjalani karier sebagai editor buku anak selama 3 tahun. Bekerja dalam dunia anak membuat jiwa mudanya selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, orang yang melanjutkan karier nya sebagai perancang pameran ini suka bereksplorasi seni melalui tulisan dan gambar (desain), yang kebanyakan terinspirasi dari berbagai komik dan game kesukaannya.