Akhirnya Dragon Coins Menyusul Puzzle & Dragons dan Brave Frontier Keluar Jepang

Dragon-Coins-1

Medal game menjadi salah satu tipe game yang lebih banyak eksis di arcade Jepang. Gamer perlu menukarkan uang menjadi medal (semacam token arcade) untuk memainkannya, dan kesempatan mendapatkan lebih banyak medal. Ada banyak tipe medal game, namun dua jenis utamanya adalah tipe gambling dan pusher. Salah satu game dengan konsep pusher adalah coin dozer (Coin Bulldozer), dimana kita mendorong koin ke tangan, dimana diantara koin yang terdorong tadi ada hadiah tersembunyi. Sudah banyak tipikal game mobile yang mengangkat tema coin dozer tersebut, namun Sega yang lebih kreatif justru menggabungkan mekanis coin dozer tersebut dengan unsur mengumpulkan monster ala Pokémon melalui Dragon Coins.

Dragon-Coins-3

Game yang sudah eksis sejak akhir 2012 lalu di Jepang ini dan sempat masuk 10 besar game dengan penghasilan melalui in-app purchase terbesar sepanjang tahun 2013 lalu tersebut akhirnya dirilis versi internasionalnya untuk iOS (baru untuk iTunes wilayah Amerika Utara serta Eropa saja) dan Android akhir pekan lalu, dengan versi Android ditangani oleh penerbit asal Taiwan, Ucube Games.

Dragon-Coins-4

Seperti tipikal coin dozer di arcace center, dalam game ini kamu menyentuh layar untuk menjatuhkan koin di atas platform bergerak, dan berusaha mengumpulkannya dalam sebuah drop-zone, yang melambangkan lima monster dalam tim bertarungmu. Perbedaannya mungkin koinnya tidak sebanyak tipikal game coin dozer, dan ada batasan yang bisa kamu jatuhkan ke dalam slot monster. Ketika koin terkumpul, akan memberi tenaga pada monster sehingga dia bisa menyerang, dan menjatuhkan koin dengan posisi yang tepat bisa memicu rangkaian combo, memberikan damage pada musuh, serta memberi kita kesempatan membuka lebih banyak monster. Namun jika kamu menjatuhkan terlalu banyak koin, maka musuh mendapat kesempatan untuk menyerang kembali. Koin spesial, power-up, dan item bonus juga bisa dikumpulkan selama permainan.

Dragon-Coins-5

Dan membuatnya lebih adiktif, monster yang kamu dapatkan bisa dilatih, dikembangkan, digabungkan, ditukar dan diperdagangkan. Mereka berbasis elemen tertentu, dan kombinasi elemen yang tepat dan lebih kuat dari musuh selama bertarung bisa mempermudah kemenangan. Monster bisa berevolusi, dan digabungkan dengan koin yang dimenangkan dari pertarungan, atau cara tercepat membelinya dengan mata uang asli.

Dragon-Coins-6

Dengan adanya unsur evolusi serta penggabungan tadi, muncul potensi banyak monster yang desainnya memang menarik dan tidak terasa kemiripannya dengan game berbasis mengumpulkan monster lainnya, serta memberi kebebasan kita dalam menyusun tim yang ideal. Ada ratusan monster yang disediakan Sega. Mereka memiliki kemampuan spesial, status dan penampilan yang berbeda. Untuk koinnya sendiri yang juga ditawarkan dalam bentuk in-app purchase, bisa didapatkan dengan harga mulai $1.99 hingga $99.99, atau sekitar Rp. 1.2 jutaan. Yah, IAP-nya memang mahal, karena game ini sendiri ditawarkan gratis!

Dragon-Coins-7

Sega berhasil menggabungkan dua konsep game yang familiar dan cukup populer di Jepang tersebut dalam bentuk Dragon Coins. Game ini begitu mudah dipelajari, ritme pertarungannya pun singkat, sehingga kita bisa memainkannya kapan saja ketika ada waktu luang. Dan seandainya mau serius dimainkan pun, Dragon Coins seperti tipikal game coin dozer lainnya, ternyata juga cukup adiktif, walaupun di sini unsur coin dozer-nya tidak begitu menonjol, dengan Sega yang lebih terfokus pada aspek menumpulkan monster dan pertarungannya. Sistem pertarungannya juga menyenangkan, seperti tipikal RPG Jepang yang menggunakan elemen tertentu yang lebih kuat dari elemen lawan, pasti juga familiar bagi gamer yang memainkan game berbasis monster lainnya seperti Pokémon. Atau contoh lainnya yang juga sempar merajai pasar game mobile di Jepang, Puzzle & Dragons serta Brave Frontiers.

Dragon-Coins-8

Oh ya, seperti dua rekan senegaranya tersebut, memang ada beberapa kemiripan mekanis yang diterapkan Dragon Coins sebagai batasan. Seperti adanya stamina yang akan membuatmu tidak mungkin bermain terus menerus (5 stamina tiap misi, awalnya mendapat 20 stamina), akan menyusahkan jika kamu berniat mengumpulkan terlalu banyak monster karena pasti akan diminta mem-fuse mereka (kita dipaksa bijak menentukan mana monster yang disimpan), dan sistem elemennya juga mengacu pada setiap area yang menjadi setting (dan kamu perlu menyusun tim monster dengan elemen yang lebih kuat agar mudah menang melawan monster di area yang elemennya berlawanan), aspek sosial seperti melibatkan monster pemain lain untuk membantu timmu (dan juga sama, interaksi dengan teman memberi reward yang bisa dugunakan untuk membeli monster baru), hingga game ini mutlak membutuhkan koneksi internet untuk bisa memainkannya.

Dragon-Coins-2

  • Dapatkan Dragon Coins versi iOS melalui Apple App Store. Membutuhkan iOS minimal versi 5.0 dan kebutuhan storage 93.5 MB. Kami sarankan kalian menggunakan trik dari tautan di sini untuk bisa mengakali region dan bisa mengunduhnya dari Indonesia.
  • Dapatkan Dragon Coins versi Android melalui Google Play Store. Membutuhkan Android minimal versi 2.3.3 dan kebutuhan storage 18 MB dan tambahan data sekitar 120 MB.

Dragon Coins Trailer

Akhirnya Dragon Coins Menyusul Puzzle & Dragons dan Brave Frontier Keluar Jepang

Sudah banyak tipikal game mobile yang mengangkat gameplay coin dozer, namun baru Sega yang lebih kreatif dengan menggabungkannya dengan unsur RPG dan mengumpulkan monster ala Pokémon melalui Dragon Coins.

Abaikan

Sumber: Sega, Official Website 


SHARE
Previous articleMarvel Luncurkan Logo Resmi Serial TV Agent Carter
Next articleNotebook Android Archos ArcBook Hadir Mencoba Gantikan Fungsi Netbook
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.