Setelah iOS, Trials Frontier Dirilis Terbatas di Android, Terkoneksi Dengan Trials Fusions

Trials-Frontiers-2

Serial Trials bukan nama yang asing di platform mobile. Game racing yang dikembangkan RedLynx, dan mengangkat pengalaman rider yang mengendarai motorcycle trial, atau jamak terdengar di telinga kita sebagai motor trail. Awalnya Trials dirilis sebagai game browser pada tahun 2000, kemudian Trials 2 was released in 2007. Di tengahnya banyak di isi game spin-offnya yang dirilis untuk platform Java. Versi remake Trials 2, Trials 2: Second Edition hadir pada tahun 2008, disusul Trials HD utuk Xbox Live Arcade pada tahun 2009, lalu Trials Evolution untuk Xbox Live Arcade pada tahun 2012.

Trials-Frontiers-3

Seri terbarunya, Trials Fusion dirilis untuk X360, X1, dan PS4 16 April lalu (24 April untuk PC). Game tersebut didesain agar bisa berhubungan dengan Trials Frontier, yang juga sudah hadir untuk smartphone dan tablet pada 10 April lalu. Itu khusus versi iOS, karena untuk Android baru dirilis akhir pekan kemarin.

Trials Frontiers sesuai namanya, mengambil setting setelah kehancuran peradaban manusia, dan kini mereka hidup terisolasi satu-sama-lain di tengah desa-desa kecil. Keadaan dimana manusia akhirnya tersebar dalam jumlah kecil tersebut diceritakan menjadi kelanjutan dari kehancuran masyarakat modern yang dikisahkan dalam Trials Fusion.

Trials-Frontiers-4

Berbeda dengan Trials konsol yang nuansa grafisnya lebih realistis, maka untuk game pendamping RedLynx membuatnya menjadi lebih berkesan kartun, dan tetap menampilkan efek physic dari aksi rider selama mengendari motor trailnya. Mekanis kontrolnya masih sama seperti game Trials lainnya, ada tombol gas, rem, dan orientasi yang bisa memutar-mutar ridermu bersama motornya di udara, termasuk juga mendaratkan motor tersebut di atas muka mereka. Ketika aksi akrobatik gagal saat memutar-mutar motor di udara, efek physic game ini terlihat jelas, dengan tubuh rider dan motornya yang terpental jatuh. Khusus untuk game mobile ini, karena ditawarkan gratisan, Ubisoft selaku publisher memilih sistem in-app purchase, dan juga batasan energi yang dibutuhkan setiap kali melakukan racing.

Trials-Frontiers-5

Selain mekanis yang memang adiktif, apalagi jika tidak mempertimbangkan banyaknya in-app purchase, Trials Frontier dan Fusion memang saling berhubungan. Seperti dunia yang sama, dengan aspek cerita yang bertautan, dan dengan memainkan Frontiers, serta dukungan keduanya yang memanfaatkan layanan distribusi digital Ubisoft, Uplay, maka kita bisa membuka bonus kostum untuk rider ketika menghubungkannya dengan Fusion.

Trials-Frontiers-6

Sejauh ini Trials Frontiers Android baru ekis di beberapa Play Store saja, dan jika sudah bisa diakses pun, kemungkinan besar tidak semua gadget kita bisa menggunakannya. Lain halnya dengan versi iOS, yang sudah beredar di iTunes Indonesia.

  • Dapatkan Trials Frontiers versi iOS melalui Apple App Store. Membutuhkan minimal iOS versi 6.1 dan storage penyimpanan data sebesar 95.7 MB.
  • Dapatkan Trials Frontiers versi Android melalui Google Play Store. Membutuhkan minimal Android versi 2.3.3 dan storage penyimpanan data sebesar 89 MB. Atau bisa juga mengunduh installer dan datanya secara offline melalui tautan berikut.

Trials Frontier — Launch Date Trailer

Setelah iOS, Trials Frontier Dirilis Terbatas di Android, Terkoneksi Dengan Trials Fusions

Seri Trials terbaru, Trials Fusion dirilis untuk X360, X1, dan PS4 16 April lalu. Game tersebut didesain agar bisa berhubungan dengan Trials Frontier, yang juga hadir untuk smartphone dan tablet Android dan iOS.

Abaikan

 


SHARE
Previous articleCaine Pamerkan Sepatu Terbangnya di Klip Pertama Jupiter Ascending
Next articleMobile Monday, Memanfaatkan Advergames Secara Efisien
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.