Tinker Games Rilis Pixel Marathon, Endless Runner dalam Balutan Pixel Art!

Mencari genre yang cocok diterapkan dalam sebuah game mobile memang tidak mudah. Salah satu genre yang terbukti sukses diimplementasikan dalam platform tersebut adalah endless runner. Selain menawarkan gameplay yang kasual dan mudah dimainkan, endless runner menawarkan tingkat adiktif yang cukup tinggi. Nah, kali ini salah satu developer asal Bandung, Tinker Games mencoba untuk menawarkan satu game bertema endless runner, namun dibalut dengan gaya grafis pixel art yang menarik berjudul Pixel Marathon. Tahun lalu, Tinker Games meroket lewat game Shoot ’em Up yang mereka kembangkan, INheritage: Boundary of Existence hingga menembus pasar internasional dan ditranslasikan ke dalam bahasa Jepang. Dan kali ini, developer yang pernah menjadi wakil Indonesia dalam Eurogamer Expo di London dan menjadi salah satu pembicara di APEC Summit di Bali tahun 2013 ingin meraih kesuksesan serupa lewat Pixel Marathon ini.

Tinker Games Rilis Pixel Marathon, Endless Runner dalam Balutan Pixel Art!

Setelah sukses dengan INheritage: Boundary of Existence tahun lalu, kali ini Tinker Games kembali menghadirkan endless runner dengan gaya grafis pixel art berjudul Pixel Marathon!

Abaikan

Dalam game ini, kamu akan berperan sebaai Tom, seorang narapidana yang berusaha untuk melarikan diri dari penjara. Namun sialnya, dia kemudian terjebak dalam sebuah perlombaan endless marathon untuk membebaskan diri. Oleh karena itu, Tom harus berlari dan menghindari ranjau, mengumpulkan poin, mengambil senjata, menyusul lawan, atau bahkan membunuh siapa saja yang menghalangi jalannya. Tom memiliki lebih dari delapan kostum, yang masing-masing akan memberikan kekuatan khusus yang unik. Kamu bisa mengganti-ganti kostumnya sesuai seleramu. Tujuanmu dalam game ini sama seperti game endless runner lainnya, yaitu untuk berlari sejauh mungkin, mengumpulkan poin dan meraih achievement. Untuk kontrolnya, game ini menyediakan dua mekanisme yang bisa kamu pilih, antara lain Tilt (menggoyang-goyangkan device) atau Swipe (menyapukan jari ke layar).

Yang menarik, Tinker Games menyisipkan berbagai macam parodi dalam game ini yang membuat humor dalam game ini terasa kental, mulai dari parodi karakter ternama, hingga parodi iklan yang muncul di billboard sepanjang lintasan. Game ini sendiri dirilis dalam bentuk freemium, jadi kamu bisa mendapatkan game ini secara gratis plus membeli berbagai macam in app purchase. Tinker Games sendiri menjanjikan bahwa in app purchase ini tidak akan mempengaruhi jalan permainan, dan kamu tetap bisa memainkan game ini dengan baik tanpa harus membeli in app purchase apapun.

Game ini bisa diunduh secara gratis, namun akan ada beberapa in-app purchase yang tidak akan mempengaruhi jalannya permainan. Pemain masih bisa menyelesaikan game ini tanpa membeli fitur apapun,” ungkap Setiaki Murdi, Chief Marketing Officer dari Tinker Games seperti dikutip dari pernyataan resmi yang dikirimkan ke redaksi Duniaku. Untuk sementara, game ini baru tersedia untuk platform iOS, dan kamu bisa men-download-nya secara gratis melalui halaman ini.


SHARE
Previous articleMengenali Dua Benteng Peninggalan Elf Dalam Dragon Age: Inquisition
Next articleThe Simpsons Ungkapkan Episode Cross Over dengan Family Guy
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.