Ketika HTC Merasa Masih Banyak yang Mencari Versi “Hemat” Dari Smartphone Termahal

HTC-One-mini-2-10

Kebiasaan yang sama, namun kini ritmenya dipercepat. Baru saja HTC mengumumkan HTC One M8 awal April 2014 lalu, akhir pekan kemarin mereka sudah melengkapinya dengan versi mininya yang disebut sebagai HTC One mini 2.

HTC One mini 2 menjadi solusi lemahnya lini menengah atas dari HTC. Akhir-akhir ini mereka memang sudah merilis beberapa smartphone baru, khususnya yang memiliki fitur dual SIM. Namun sayangnya, lebih diposisikan untuk kelas bawah atau menengah saja. Dan di tengah-tengah, tepat di bawah flagship HTC One M8 (masih mahal, dan layarnya besar) atau HTC One Max (sedikit lebih murah, namun layarnya lebih besar) yang diposisikan sebagai kelas smartphone beukuran besar (juga biasa disebut phablet), tidak ada tipe yang pas. Karena itulah mereka mengajukan HTC One mini 2, yang mengadopsi beberapa gaya desain dan fitur utama HTC One M8, namun dimensi yang menyusut membuatnya lebih mudah dioperasikan dengan satu tangan. Selain itu, cocok ditujukan untuk pasar yang lebih luas, karena harganya pun lebih masuk di kantong.

HTC One mini 2 1

Namun sejatinya menjadi smartphone yang kelasnya berada di bawah flagship, kompensasi tetap harus ada. Di sini, kameranya yang dijadikan alasan. HTC One Mini 2 hanya dibekali kamera utama 13-megapixel saja, yang sebenarnya dari sisi megapixel tiga kali lebih besar dari kamera utama HTC One M8. Sensornya memiliki diafragma f/2.2, ada satu flash LED, opsi merekam video full HD, yang sayangnya tidak mendukung penyesuaian corak warna seimbang dengan pencahayaan yang berbeda, serta juga tidak ada kemungkinan pengaturan depth of field ala kamera profesional, bahkan mode perekaman HTC Zoe — walaupun bisa mengeditnya. Jika asing dengan Zoe, mode pemotretan dari HTC tersebut memungkinkan kita merekam 3.6 detik video HD dan memotet 20 foto dalam waktu 6 bingkai per detik. Keduanya dipadukan dengan cara yang unik dan menghasilkan penampilan galeri foto yang berbeda karena terlihat beranimasi.

Memang bukan ultrapixel, yang menjadi senjata andalan HTC untuk seri HTC One-nya, dan terutama bukan kamera UltraPixel Duo Sense dalam One M8, namun seharusnya dengan sensor 13-megapixel, hasil fotonya cukup nyaman ketika dipandang di layar yang resolusinya tinggi. Sebagai imbas tidak adanya kamera kedua dalam sistem UltraPixel Duo Sense, maka harus rela efek-efek foto 3D seperti HTC One M8 ditanggalkan. Untuk penggemar selfie, setidaknya masih bisa puas, karena sensor kamera depan smartphone ini masih sama 5-megapixel, dengan sensor BSI serta kemampuan merekam video full HD 1080p dan lensa wide-angle agar mampu menjangkau lebih banyak obyek dalam viewfinder kameranya. HTC pun masih mempertahankan desain dua speaker yang ditempatkan di sisi depan, dan juga masih mendapat dukungan pemrosesan HTC BoomSound untuk meningkatkan kualitas audionya. 

HTC-One-mini-2-5

Perubahan lainnya adalah prosesor Snapdragon 800 dan memory 2GB, digantikan dengan Snapdragon 400 dengan empat core prosesor 1.2GHz, serta RAM yang hanya 1GB, menempatkannya setara dengan LG G2 Mini, Sony Xperia M2, dan Samsung Galaxy Grand 2. Layarnya pun menyusut menjadi 4.5-inchi bermaterial LCD pada resolusi 720p, bukan 1080p seperti HTC One M8. Kamu juga masih mendapatkan koneksi data G LTE, HSPA+, WiFi a/b/g/n (2.4/5GHz, bukan 802.11ac), Bluetooth 4.0 dengan aptX, NFC, GPS, GLONASS, sekelompok sensor dan slot microSD dengan dukungan kapasitas hingga 128GB, melengkapi internal storage-nya yang hanya 16GB.

Dari sisi desian, HTC One mini 2 juga cukup banyak mengadopsi varian tertingginya, meskipun di sini tidak sepenuhnya unibody dan material yang mendapat aksen metal, terlihat sedikit unsur plastik di sini, dan tetap mengesankan sebuah smartphone premium meskipun standar harganya nanti berada di level menengah. HTC One mini 2 dengan dimensi 137.43 x 65.04 x 10.6 mm, dan 137-gram ini nantinya akan langsung ditawarkan dengan OS Android 4.4 KitKat, pertama kali hadir di Afrika, Asia, Eropa dan Timur Tengah mulai 30 Juni 2014 mendatang, dengan pilihan warna Gunmetal Gray, Glacial Silver, dan Amber Gold.

[cb type=”company”]HTC[/cb]

Sumber: HTC (1), (2)


SHARE
Previous articleDalam Watch Dogs, Seorang Hacker Mampu Kuasai Sebuah Kota Melalui Smartphone!
Next articleCasual Connect Asia 2014, Konferensi Game Kasual Terbesar Asia Dimulai!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.