Radiasi Atom Masih Mengancam, Karena Itulah Remake Metro: Redux Ini Ditawarkan

Metro-Redux-2

Pada 30 Maret 2014 kemarin, muncul bocoran jika 4A Games dan Deep Silver akan merilis ulang kedua game dari serial Metro (Metro 2033 dan Metro: Last Light) dalam satu paket baru, berjudul Metro: Redux. Tidak disangka, developer 4A Games malah mengkonfirmasikan eksistensi game tersebut, namun juga keraguan dengan kata-kata jika bocornya informasi tersebut bukan menjadi indikasi jika produknya memang akan eksis di pasaran. Mereka juga menambahkan jika pengumuman resmi akan dilakukan tepat sebelum E3 2014 berlangsung. Dan meskipun E3 masih dua minggu lagi, namun kemarin mereka sudah resmi mengkonfirmasikan Metro: Redux tersebut.

Metro-Redux-3

Metro: Redux bakal mengembalikan gamer ke suasana mencekam pasca kehancuran Moskow, khususnya untuk konsol now-gen dan PC. Metro: Redux merupakan versi re-mastered yang lebih baik (khususnya dari segi grafis) dari Metro 2033 dan Metro: Last Light. Developer melakukannya dengan mendorong agar visual gameplay bisa berjalan sampai 60FPS di konsol, sekaligus juga memberikan konten dan juga fitur yang lebih banyak, agar remake ini tidak dianggap sekadar update grafis. Detail peruahannya sebagai berikut:

Metro-Redux-4

Untuk versi Redux Metro 2033 dipoles menggunakan 4A Engine versi terbaru, sehingga akan dicapai tingkat detail yang sama seperti Last Light. Perbaikan grafis juga dibarengi penambahan efek seperti advanced lighting, dynamic weather, karakter dengan animasi yang lebih detail, lebih banyak dynamic destruction dan juga efek smoke, fire serta particle yang lebih nyata. Metro 2033 juga mndapat suntikan perbaikan mekanis dari Last Light, mulai AI musuh yang lebih cerdas, mekanis stealth dan pertarungan yang lebih baik, pengoperasian senjata yang lebih responsif, dan gerakan khas dari Last Light, seperti mekanis atmospheric ‘mask wipe’, kustomisasi senjata, atau gerakan menghabisi musuh diam-diam (silent kill dan take-down) dimasukkan di sini.

Metro-Redux-7

Kemudian Metro: Last Light juga mendapatkan face-lift grafis sekaligus perbaikan gameplay, seperti animasi melee yang baru, dan juga yang banyak diminta penggemar, fitur Check Watch dan Check Inventory. Gamer juga mendapatkan semua konten tambahan yang menjadi satu paket Season Pass sebelumnya, dan itu cukup untuk menambah permainan single-player-nya selama 10 jam sendiri.

Selain pembenahan di sektor grafis dan mekanis, developer juga memasukkan dua Play Styles baru. Mereka yang menyukai gameplay yang lebih mengarah ke survival horror dari Metro 2033, bisamemainkan kedua campaign dalam Survival Play Style, yang membatasimu dengan resource terbatas, musuh yang lebih mematikan, dan kecepata reload diperlambat. Sedangkan yang lebih suka gameplay bernuansa action dari Metro: Last Light bisa mencoba Spartan Play Style, memberi karaktermu, Artyom beberapa pilihan combat skill dan banyak resource

Metro-Redux-6

Sebagai tambahan, Ranger Mode juga dikembalikan untuk kedua game, serta masih memberikan tantangan yang khas, karena HUD selama permainan dihilangkan, serta permainan menjadi lebih hardcore.

Saat dirilis Musim Panas, sekitar kuartal ketiga nanti, Metro 2033 Redux dan Metro: Last Light Redux tersedia juga dalam pilihan digital download untuk Xbox One, PlayStation 4 dan PC dengan harga masing-masing US $24.99. Sedangkan versi retail keduanya dalam satu kotak ditawarkan dengan harga US $49.99. Selain itu, Deep Silver juga berencana untuk merilisnya dalam versi Linux dan SteamOS nantinya.

Metro Redux – Official Announcement Gameplay Trailer [US]

Radiasi Atom Masih Mengancam, Karena Itulah Remake Metro: Redux Ini Ditawarkan

Pada 30 Maret 2014 kemarin, muncul bocoran jika 4A Games akan merilis ulang kedua game dari serial Metro dalam satu paket baru Metro: Redux. Awalnya disangkal, namun kemarin mereka resmi mengkonfirmasikannya.

Abaikan

Sumer: Deep Silver


SHARE
Previous articleHP 7 Plus, Tablet Android Quad-Core 7-inchi yang Dijual Hanya Rp. 1 Jutaan
Next articleCasCon Asia 2014: Membedah Alasan Mengapa Game Tidak Sukses di Pasaran
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.