Kumpulan Trivia X-Men: Days of Future Past

X-Men-Days-1

Seperti banyak franchise berbasis buku komik, X-Men: Days of Future Past juga memiliki banyak referensi latar belakang cerita yang bisa diangkat. Apalagi ketika yang dituju adalah memberi pelayanan terbaik untuk mereka yang menunggu kontinuitas keenam film X-Men sebelumnya, meskipun harus rela tetap ada banyak pertanyaan tidak terjawab, khususnya ketika seri baru ini dianggap sebagai awal baru franchise film X-Men yang sudah berusia 14 tahun. Dan dengan latar belakang cerita yang sangat panjang, tentu banyak trivia atau referensi terhadap sumber aslinya yang diangkat dalam X-Men: Days of Future Past. Selain artikel mengenai easter eggs Days of Future Past yang sedang kami persiapkan, berikut kumpulan trivia dalam X-Men: Days of Future Past yang kami kompilasikan.

  • Patrick Stewart dan Ian McKellen tengah bersama-sama menjalani proses produksi promosi untuk drama Waiting for Godot saat Bryan Singer mendatangi mereka dan meminta mereka untuk memerankan kembali  Professor X dan Magneto. McKellen mengaku sangat terkejut dengan permintaan Singer, karena mereka merasa telah menyerahkan “tongkat estafet” kepada James McAvoy dan Michael Fassbender yang memerankan sosok muda keduanya dalam X-Men First Class lalu. Tetapi keduanya mengaku sangat senang kembali memerankan dua karakter tersebut, dan beradu peran dengan aktor yang memerankan versi mudanya.
  • Bryan Singer mengambil gambar adegan-adegan Quicksilver dalam format spesial 3600 Fps. Hal ini untuk menunjukkan betapa cepatnya gerakan Quicksilver, dimana 3600 fps 150 kali lebih lambat dibandingkan film normal yang biasanya diambil dalam format 24 fps. Hasilnya, Quicksilver dalam film ini terlihat 150 kali lebih cepat dibandingkan manusia normal.
  • Versi komik original Days of Future Past menampilkan bahwa perjalanan waktu dimulai dari tahun 2013, sama dengan tahun dimulainya proses syuting film ini.
  • Menurut Bryan Singer dirinya tidak bisa memulai proses pengembangan film ini dengan percaya diri tanpa Hugh Jackman, Patrick Stewart dan Ian McKellen yang setuju untuk kembali memerankan karakter masing-masing.
  • Bryan Singer mengungkapkan, dirinya sempat berdiskusi selama lebih dari dua jam dengan James Cameron, sutradara dari The Terminator dan Terminator 2: Judgment Day yang sama-sama menampilkan elemen time travel mengenai bagaimana membuat sebuah konsep time travel bekerja dengan baik dalam film ini.
  • Menurut Peter Dinklage sang pemeran Trask, Bryan Singer memilihnya untuk peran tersebut karena tinggi badannya. Selain itu, Singer adalah seorang penggemar berat Dinklage saat memerankan Tyrion Lannister dalam Game of Thrones, serta terinspirasi dari peran tersebut untuk menciptakan Trask.
  • Rumah produksi menggunakan kode nama Hello Kitty selama proses produksi berlangsung. Kode ini mengacu kepada salah satu anggota X-Men, Kitty Pryde yang diperankan Ellen Page.
  • Empat aktris dalam film ini (Halle Berry, Jennifer Lawrence, Ellen Page dan Anna Paquin)  adalah para aktris yang pernah menerima nominasi dalam Academy Awards. Sedangkan enam aktor (Hugh Jackman, Michael Fassbender, James McAvoy, Ian McKellen, Patrick Stewart dan Peter Dinklage) adalah aktor-aktor yang pernah menerima nominasi Golden Globe. Selain itu, Jackman, Fassbender dan McKellen juga pernah menjadi nominasi dalam Academy Awards.
  • Menurut Simon Kinberg, film ini terinspirasi oleh beberapa film bertema time travel seperti The Time Machine, The Terminator, Back to the Future dan Looper.
  • Chris Claremont, penulis komik Days of Future Past dilibatkan dalam proses produksi sebagai konsultan.
  • Awalnya, HalleBerry direncanakan memiliki scene lain dalam film ini. Tetapi karena jadwal yang padat, scene tersebut akhirnya dipotong. Hal yang sama terjadi untuk Anna Paquin.

X-Men-Days-of-Future-Past

  • Perbedaan utama antara versi komik dengan film ini adalah mengenai siapa yang kembali ke masa lalu. Jika di komik Kitty Pryde yang menjelajah waktu, di film ini Logan lah yang melakukannya.
  • Sebagian besar film ini disyuting dalam format 3D.
  • Dengan teknologi Phantom di lokasi syuting, Singer mengatakan bahwa mereka bisa mengambil gambar hingga 3000 fps. Sedangkan menggunakan teknologi Simulcam, mereka bisa menghadirkan banyak efek visual yang belum pernah ditampilkan dalam X-Men dan X-Men 2.
  • Production Designer John Myhre yang pernah terlibat dalam film pertama X-Men kembali terlibat dalam film ini. Dia tidak pernah mengerjakan film X-Men lain selain dua film tersebut.
  • Tidak ada set lokasi dari X-Men: First Class yang dibangun kembali untuk film ini.
  • Seperti yang dilakukan oleh Marvel, Fox juga tengah bekerja keras untuk menentukan timeline masa depan proyek X-Men, termasuk sekuel dan spin off-nya.
  • Fox juga memberikan konfirmasi, bahwa terdapat sebuah skrip menarik untuk film Deadpool. Mereka mengungkapkan bahwa pembuatan film Deadpool tidak akan terlalu mahal.
  • Fox membahas banyak kemungkinan film X-Men setelah film ini, bukan hanya membahasnya satu per satu saja.

SHARE
Previous articleRivalitas Activision dan EA Berlanjut, Battlefield Hardline Dikonfirmasikan, Kini Polisi vs Maling
Next articleLima Kisah Terbaik X-Men
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.