LG G3 Menegaskan, Untuk Menjadi “Smart” Kita Cukup Berpenampilan “Simple”

LG-G3-2

Meskipun sebagian besar informasi mengenai LG G3 yang resmi dikonfirmasikan oleh LG di London kemarin sudah kami dapatkan melalui marathon rumor sejak Desember 2013 lalu, namun tetap saja flagship baru LG ini tidak mampu membuat penulis berpaling bagitu saja. Setidaknya selain Oppo, LG mulai membuat nyaring genderang perang persaingan layar beresolusi 2K alias Quad HD. Dan jika resolusi layarnya bukan yang pertama di dunia, setidaknya teknologi sensor laser untuk kameranya tetap menjadi yang pertama diterapkan untuk sebuah smartphone. Plus, casingnya yang berlapis metal, membuatnya terlihat mewah.

LG-G3-3

Oppo memang menjadi yang pertama merilis smartphone dengan layar 2K melalui Oppo Find 7, yang sudah mulai dijual di Indonesia dengan harga Rp. 6,999,000. Namun untuk brand yang lebih senior, LG tetap selangkah lebih maju menghadirkan smartphone berlayar 5.5″-inchi dengan resolusi 2560×1440-pixel serta kerapatan 538-ppi. Sayangnya, casing belakangnya yang oleh LG dianggap metal, ternyata sekadar polesan saja (aslinya plastik) sehingga menampilkan kesan metal, bukan keseluruhan berbahan metal seperti yang ditawarkan keluarga HTC One. Mungkin dengan alasan untuk menjaga agar bobotnya tidak terlalu berat.

LG-G3-4

Khusus untuk kameranya, LG tidak menambah megapixel-nya seperti flagship lainnya. Melainkan mereka mempertahankan sensor yang sama dari LG G2, 13-megapixel yang dilengkapi Optical Image Stabilization + (seperti LG G Pro 2) , namun dengan tambahan dukungan sensor laser infra merah di sebelah kamera tersebut, untuk menghasilkan proses fokus otomatis yang lebih akurat dalam waktu singkat yang dibutuhkan oleh lensa konvensional smartphone.

Kemudian di sisi hardware, seperti yang kami tuliskan sebelumnya, di balik layar ada chipset Qualcomm 8974-AB, yang lebih jamak dengan identitas Snapdragon 801, memiliki empat core prosesor Krait 400 pada kecepatan hingga 2.5Ghz, dipadukan dengan 2GB RAM pada model dengan internal storage 16GB, dan 3GB RAM pada model dengan internal storage 32GB. Tidak seperti LG G2, LG kali ini masih bermurah hati memberi kita kesempatan memperbesar kapasitas storagenya dengan slot microSD.

LG-G3-7

Untuk baterai, kapasitasnya sama 3000-mAh seperti LG G2, namun kini bisa bebas diakses alias bukan model tanam, sehingga tidak perlu kuatir jika kehabisan dan sudah menyediakan cadangannya. Hal itu juga menjelaskan, kenapa hanya panel belakangnya saja yang dipoles mirip metal. Pelengkap hardware lainnya, termasuk opsi wireless charging Qi, kamera sekunder 2.1-megapixel dengan diafragma sama seperti kamera utamanya, yaitu f/2.0, lalu ada Wifi a/b/g/n/ac, koneksi NFC dan juga dukungan Slimport melalui port micro USB 2.0-nya, hingga GPS yang bisa menangkap satelit Glonass.

Tombol utama di bagian punggung smartphone yang dipopulerkan LG G2 masih kami temui di sini, namun LG kini membuatnya menjadi lebih menyatu dengan badannya, sehingga tombol power dan volume tersebut terlihat tipis tepat di bawah kamera camera utama. Dengan membuat tombol-tombol di belakang, LG menganggap akan membuat tangan kita leluasa beroperasi di layar, ditunjang dengan pinggir bezel yang meruncing agar selama tangan memegang kedua sisinya tidak sampai membuat layarnya tidak sengaja tersentuh. Di sisi bawahnya kita temukan port microUSB dan juga headphone, sedangkan di bawah layarnya kosong, tidak ada tombol apa pun (karena tombol utama Android “back/home/recent” dibuat dalam bentuk tombol virtual menyatu pada layar), namun dengan nuansa material metal bermotif asimetris (logo LG ditempatkan di tengah), yang akan terlihat motifnya ketika kita melihatnya dari sudut tertentu.

LG-G3-5

LG G3 langsung menjalankan Android 4.4.2 KitKat ketika dirilis, yang dipoles dengan antar muka LG UX yang kini mendapatkan sentuhan ikon yang lebih terasa flat. Fitur software baru yang dikenalkan seperti LG keyboard baru, yang mempelajari kata yang pernah dimasukkan penggunanya, dan diklaim sudah memangkas intensitas error hingga 75%. Tinggi keyboard tersebut juga bisa diatur untuk kenyamanan kita. LG juga mengenalkan Smart Notice, sebutan untuk asisten ala Google Now yang berfungsi mengingatkan kita untuk memanggil seseorang, atau meng-uninstall aplikasi yang jarang digunakan, atau menghapus file yang menjadi sampah di storage LG G3. Lalu LG Knock Code yang serupa dengan apa yang mereka tawarkan dari LG G Pro 2, Content Lock untuk mengunci agar file pribadi tidak bisa dilihat ketika G3 digunakan orang lain atau dibuka konten storagenya melalui PC, serta remote kill switch yang fungsinya semacam Device Manager-nya Android, memungkinkan kita secara remote mematikan LG G3 seandainya dicuri.

LG-G3-6

Seperti yang kami tuliskan sebelumya, LG juga sudah menyiapkan aksesoris khusus untuk G3 ini. Selain flip case unik yang disebut QuickCircle, mereka juga menyediakan wireless charger dan Bluetooth speaker (HBS-900 Tone Infinim) yang diproduksi khusus bersama Harman/Kardon (semoga saja ketiganya dipaketkan ketika smartphone ini dijual di Indonesia). Khususnya QuickCircle, yang terlihat begitu elegan dan unik, berbedsa dibandingkan flip case berjendela lainnya yang pernah ada.

LG-G3-Tone-Infinim

LG mengatakan jika LG G3 mulai dijual hari ini di Korea  Selatan, dengan pilihan warna Titanium, Gold, White, Black, “Red”dan Violet. Kemudian menyusul dipasarkan ke 170 negara dunia lainnya, termasuk Indonesia juga dipastikan akan mendapatkannya, meskipun harga dan kapan waktunya belum mereka ungkapkan.

LG-G3-9

Spesifikasi LG G3

  • Chipset: Qualcomm Snapdragon™ 801 (up to 2.5GHz Quad-Core)
  • Display: 5.5-inch Quad HD IPS (2560 x 1440, 538ppi)
  • Memory: 16/32GB eMMC ROM, 2/3GB DDR3 RAM / microSD slot (128GB max)
  • Camera: Rear 13.0MP with OIS+ and Laser Auto Focus / Front 2.1MP
  • Battery: 3,000mAh (removable)
  • Operating System: Android 4.4.2 KitKat
  • Size: 146.3 x 74.6 x 8.9mm
  • Weight: 149g
  • Network: 4G / LTE / HSPA+ 21 Mbps (3G)
  • Connectivity: Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, Bluetooth Smart Ready (Apt-X), NFC, SlimPort, A-GPS/Glonass, USB 2.0
  • Color: Metallic Black, Silk White, Shine Gold, Moon Violet, Burgundy Red
  • Other: Smart Keyboard, Smart Notice, Knock CodeTM , Guest Mode, etc.

LG G3 : Product Movie

LG G3 Menegaskan, Untuk Menjadi “Smart” Kita Cukup Berpenampilan “Simple”

Meskipun informasi mengenai LG G3 sudah kita ketahui, namun peluncuran resmi G3 tetap menarik perhartian. Apalagi jika bukan karena ini sebuah flagship dengan layar 2K, plus yang pertama ajukan kamera bersensor laser.

Abaikan

LG G3 : Smart Tips – KNOCK Code™

LG G3 Menegaskan, Untuk Menjadi “Smart” Kita Cukup Berpenampilan “Simple”

Meskipun informasi mengenai LG G3 sudah kita ketahui, namun peluncuran resmi G3 tetap menarik perhartian. Apalagi jika bukan karena ini sebuah flagship dengan layar 2K, plus yang pertama ajukan kamera bersensor laser.

Abaikan

LG G3 : Smart Tips – Smart Notice

LG G3 Menegaskan, Untuk Menjadi “Smart” Kita Cukup Berpenampilan “Simple”

Meskipun informasi mengenai LG G3 sudah kita ketahui, namun peluncuran resmi G3 tetap menarik perhartian. Apalagi jika bukan karena ini sebuah flagship dengan layar 2K, plus yang pertama ajukan kamera bersensor laser.

Abaikan

LG G3 : Smart Tips – Quick Circle™

LG G3 Menegaskan, Untuk Menjadi “Smart” Kita Cukup Berpenampilan “Simple”

Meskipun informasi mengenai LG G3 sudah kita ketahui, namun peluncuran resmi G3 tetap menarik perhartian. Apalagi jika bukan karena ini sebuah flagship dengan layar 2K, plus yang pertama ajukan kamera bersensor laser.

Abaikan

LG G3 : Smart Tips – Dual Window

LG G3 Menegaskan, Untuk Menjadi “Smart” Kita Cukup Berpenampilan “Simple”

Meskipun informasi mengenai LG G3 sudah kita ketahui, namun peluncuran resmi G3 tetap menarik perhartian. Apalagi jika bukan karena ini sebuah flagship dengan layar 2K, plus yang pertama ajukan kamera bersensor laser.

Abaikan

LG G3 : Smart Tips – Camera

LG G3 Menegaskan, Untuk Menjadi “Smart” Kita Cukup Berpenampilan “Simple”

Meskipun informasi mengenai LG G3 sudah kita ketahui, namun peluncuran resmi G3 tetap menarik perhartian. Apalagi jika bukan karena ini sebuah flagship dengan layar 2K, plus yang pertama ajukan kamera bersensor laser.

Abaikan

LG G3 : Smart Tips – Guest Mode

LG G3 Menegaskan, Untuk Menjadi “Smart” Kita Cukup Berpenampilan “Simple”

Meskipun informasi mengenai LG G3 sudah kita ketahui, namun peluncuran resmi G3 tetap menarik perhartian. Apalagi jika bukan karena ini sebuah flagship dengan layar 2K, plus yang pertama ajukan kamera bersensor laser.

Abaikan

LG G3 : Smart Tips – Smart Bulletin

LG G3 Menegaskan, Untuk Menjadi “Smart” Kita Cukup Berpenampilan “Simple”

Meskipun informasi mengenai LG G3 sudah kita ketahui, namun peluncuran resmi G3 tetap menarik perhartian. Apalagi jika bukan karena ini sebuah flagship dengan layar 2K, plus yang pertama ajukan kamera bersensor laser.

Abaikan

LG G3 : Smart Tips – Smart Keyboard

LG G3 Menegaskan, Untuk Menjadi “Smart” Kita Cukup Berpenampilan “Simple”

Meskipun informasi mengenai LG G3 sudah kita ketahui, namun peluncuran resmi G3 tetap menarik perhartian. Apalagi jika bukan karena ini sebuah flagship dengan layar 2K, plus yang pertama ajukan kamera bersensor laser.

Abaikan

LG G3 : Smart Tips – Quad HD Display

LG G3 Menegaskan, Untuk Menjadi “Smart” Kita Cukup Berpenampilan “Simple”

Meskipun informasi mengenai LG G3 sudah kita ketahui, namun peluncuran resmi G3 tetap menarik perhartian. Apalagi jika bukan karena ini sebuah flagship dengan layar 2K, plus yang pertama ajukan kamera bersensor laser.

Abaikan

[cb type=”company”]LG[/cb]

Sumber: LG Mobile


SHARE
Previous articlePapers, Please; Game Ironis yang Adiktif
Next articleBersiap-siaplah Untuk Aksi Kocak Superhero Bananaman
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.