Tanpa Irrational Games, Franchise BioShock Akan Terus Berlanjut

Bioshock

Sekitar bulan Februari lalu, Ken Levine sang CEO dan Founder dari Irrational Games memberikan kabar yang mengejutkan. Dirinya mengungkapkan akan segera menutup studio yang telah membesarkan nama BioShock tersebut. Banyak fans BioShock yang khawatir, bahwasanya penutupan ini sama dengan mengakhiri usia dari franchise BioShock, alias tidak akan ada lagi judul BioShock di masa yang akan datang, dan BioShock Infinite akan menjadi judul terakhir dari franchise ini.

Namun rupanya 2K Games sang publisher dan juga yang mendapatkan lisensi BioShock pasca penutupan studio ini memiliki rencana lain. Melalui pernyataan CEO-nya Strauss Zelnick, 2K Games mengungkapkan akan meneruskan franchise ini! Adalah salah satu studio internal mereka, 2K Marin yang akhirnya dipercaya untuk meneruskan tongkat estafet BioShock. “Kami berpikir bahwa BioShock adalah hal yang penting dan salah satu yang menjadi fokus kami; sesuatu yang akan menjadi tanggung jawab 2K Marin di masa yang akan datang,” ungkap Zelnick seperti dikutip dari Dualshockers.

BioShock-Infinite-7

“Saya merasa masih banyak hal menarik dari franchise tersebut yang belum sempat direalisasikan sampai saat ini. Dan pertanyaannya untuk masa yang akan datang adalah bagaimana untuk mengasah kreatifitas tersebut,” lanjutnya. Tentunya ini bakal menjadi tantangan ekstra bagi 2K Marin untuk melanjutkan kejayaan franchise ini, mengingat BioShock Infinite yang dirilis tahun lalu bisa dibilang sangat sukses, dan masuk dalam salah satu nominasi Game of The Year di kalangan gamer. 2K Marin sendiri sebenarnya bukan nama baru dalam franchise BioShock, mengingat mereka juga turut mengembangkan BioShock di tahun 2007 dan BioShock 2 di tahun 2010 lalu.

Selamat bertugas untuk 2K Marin! Kira-kira apa harapanmu untuk seri BioShock selanjutnya?

[Sumber: DualShockers]


SHARE
Previous articleAplikasi Companion Watch Dogs Membuatmu Menjadi Pengendali Kota Chicago
Next articleKostum Wonder Woman di Batman v Superman Adaptasi Game Injustice?
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.