70 Tahun D-Day : Mengenang Operation Overlord di Berbagai Video Game

10451065_10152462148829661_373394964834565121_n

6 Juni 1944 menjadi hari bersejarah bagi dunia. Saat itu ketika Perang Dunia ke-2 sedang berkecamuk dimana pasukan Poros Nazi Jerman telah menguasai sebagian besar wilayah Eropa. Dalam keadaan genting ini, pasukan Sekutu merencanakan operasi pedaratan pasukan terbesar sepanjang sejarah dunia untuk membebaskan kembali wilayah Eropa. Operasi ini dikenal dengan nama D-Day. Dalam kemiliteran, operasi ini lebih dikenal sebagai Operation Overlord. Operasi ini pun dilaksanakan dengan memanfaatkan faktor kejutan untuk Nazi Jerman, karena cuaca di Perancis saat itu sedang buruk sehingga Nazi Jerman menduga bahwa operasi ini tertunda. Namun dengan memanfaatkan jeda kondisi cuaca, pasukan yang terdiri dari Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada menyeberang ke pantai-pantai di wilayah Normandy, Perancis dengan kode sasaran :  Juno, Gold, Omaha, Utah, dan Sword.

normandyoverlord

Pantai barat Perancis ini direbut dengan pengorbanan yang tidak sedikit. Namun dengan faktor kejutan dan keterlambatan reaksi Nazi Jerman, wilayah ini pun berhasil diduduki sebagai basis awal pendaratan pasukan Sekutu. Korban di pihak sekutu diperkirakan sebanyak 12.000 jiwa dengan 4414 terkonfirmasi tewas. Sedangkan di pihak Nazi Jerman disebutkan terdapat 1.000 korban jiwa.

70 tahun sudah berlalu sejak operasi pendaratan ini berlangsung. Generasi sekarang mungkin sulit membayangkan peristiwa kolosal di era Perang Dunia ke-2 ini. Namun untungnya berbagai video game, terutama judul yang rilis pada tahun 2000-an, ada yang mensimulasikan peristiwa Operation Overlord ini. Jika citizen ingin mempelajari bagaimana berlangsungnya D-Day melalui video games, berikut adalah judul game yang merepresentasikan operasi Overlord.

Company of Heroes

D-Day Company of Heroes

Company of Heroes bersetting di masa Perang Dunia II. Dalam single-player campaign kita akan menjadi komando dua unit militer AS yang salah satunya mencakup Pertempuran Normandia. Kita akan bermain sebagai Able Company of the 29th Infantry Division pada misi D-Day.

Pada game ini kita mensimulasikan D-Day dengan gameplay real time strategy.

70 Tahun D-Day : Mengenang Operation Overlord di Berbagai Video Game

70 tahun sudah berlalu sejak operasi pendaratan pasukan terbesar di era Perang Dunia ke-2 ini. Mari kita mengulang kembali sejarah krusial ini melalui beberapa judul video game berikut ini.

Abaikan

Medal of Honor : Allied Assault

D-Day MOH Allied Assault

Medal of Honor : Allied Assault adalah seri Medal of Honor yang dirilis oleh EA. Game yang rilis pada tahun 2002 ini merupakan game bergenre first person shooter dengan yang merupakan judul pertama dari seri ini yang rilis untuk PC.

Dalam misi D-Day kita akan bermain sebagai Letnan Mike Powell dari Amerika Serikat Army Rangers yang bekerja untuk OSS yang salah satu misinya adalah menyerbu Pantai Omaha pada D-Day. Banyak orang yang membandingkan alur misi ini seperti terinspirasi dari film Steven Spielberg yaitu Saving Private Ryan.

70 Tahun D-Day : Mengenang Operation Overlord di Berbagai Video Game

70 tahun sudah berlalu sejak operasi pendaratan pasukan terbesar di era Perang Dunia ke-2 ini. Mari kita mengulang kembali sejarah krusial ini melalui beberapa judul video game berikut ini.

Abaikan

Medal of Honor : Frontline

D-Day MOH Frontline

Medal of Honor : Frontline adalah seri Medal of Honor yang dirilis oleh EA untuk versi konsol, seperti PS2, XBox, Gamecube, bahkan pernah di-remastered ke versi PS3. Game yang rilis pada tahun 2002 ini merupakan game bergenre first person shooter dengan setting Perang Dunia ke-2

Dalam misi D-Day kita akan bermain sebagai Letnan  Jimmy Patterson dari OSS Amerika Serikat. Seperti versi PC-nya, di game ini misi D-Day juga dikatakan terinspirasi dari film Steven Spielberg yaitu Saving Private Ryan.

70 Tahun D-Day : Mengenang Operation Overlord di Berbagai Video Game

70 tahun sudah berlalu sejak operasi pendaratan pasukan terbesar di era Perang Dunia ke-2 ini. Mari kita mengulang kembali sejarah krusial ini melalui beberapa judul video game berikut ini.

Abaikan

Call of Duty 2

D-Day Call of Duty 2

Tidak lengkap membicarakan seri Medal of Honor tanpa menyangkut rivalnya yaitu seri Call of Duty. Call of Duty 2 adalah game yang dirilis oleh Activision ini berupa first person shooter. Pada misi D-Day, kita berperan sebagai Corporal Bill Taylor dari 2nd Ranger Battalion Amerika Serikat. Berbeda dengan judul lainnya yang berfokus pada misi Omaha Beach, di Call of Duty 2 misi yang dijalankan adalah Pointe du Hoc dimana pasukan Skutu harus mendaki tebing untuk menghancurkan artileri berat dari Jerman.

Perlu diketahui, pada sejarah sebenarnya misi Pointe du Hoc bisa dikatakan sebagai kegagalan intelijen karena artileri yang dikabarkan berada di atas tebing ini ternyata telah dipindahkan oleh pasukan Nazi Jerman. Namun pada game ini lebih menekankan pada penguasaan bunker-bunker milik Nazi Jerman.

70 Tahun D-Day : Mengenang Operation Overlord di Berbagai Video Game

70 tahun sudah berlalu sejak operasi pendaratan pasukan terbesar di era Perang Dunia ke-2 ini. Mari kita mengulang kembali sejarah krusial ini melalui beberapa judul video game berikut ini.

Abaikan

Close Combat : The Longest Day

D-Day Close Combat the longest day

Close Combat : The Longest Day merupakan pengembangan dari Close Combat : Invasion Normandy. Game buatan Atomic Game ini bergenre real time tactical simulation bersetting Perang Dunia ke-2. Misi terkait D-Day adalah misi di Utah Beach yang dijalankan oleh Allied Expeditionary Force.

70 Tahun D-Day : Mengenang Operation Overlord di Berbagai Video Game

70 tahun sudah berlalu sejak operasi pendaratan pasukan terbesar di era Perang Dunia ke-2 ini. Mari kita mengulang kembali sejarah krusial ini melalui beberapa judul video game berikut ini.

Abaikan


SHARE
Previous articleE3 2014: Trailer MGS V: The Phantom Pain Bocor, Tonton di Sini! [Update!]
Next articleMasuki Open Beta, Rusty Hearts Siapkan Beragam Event Berhadiah
Toto yang merupakan pemerhati dunia komik dan game ini pernah menjalani karier sebagai editor buku anak selama 3 tahun. Bekerja dalam dunia anak membuat jiwa mudanya selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, orang yang melanjutkan karier nya sebagai perancang pameran ini suka bereksplorasi seni melalui tulisan dan gambar (desain), yang kebanyakan terinspirasi dari berbagai komik dan game kesukaannya.