Sutradara Film John Carter Ungkap Dua Judul Sekuel yang Batal Dikerjakan

John Carter

Masih ingat film John Carter yang tayang pada bulan Maret 2012 yang lalu? Dibintangi oleh Taylor Kitsch sebagai John Carter, film sci-fi adventure dari Disney ini mengadaptasi cerita klasik A Princess of Mars, karya Edgar Rice Burroughs.

Harapan Disney yang begitu besar untuk film ini pun akhirnya kandas setelah John Carter tak mampu menarik perhatian banyak orang untuk menontonnya. Tercatat, John Carter hanya memperoleh sekitar $283 juta saja secara global dan sekitar $73 juta di U.S. setelah tayang selama empat bulan. Sedangkan Disney telah mengeluarkan $250 juta untuk dana pembuatannya. Film ini pun akhirnya masuk dalam 10 film tergagal sepanjang tahun 2012, dan merupakan salah satu kegagalan terbesar dalam sejarah Disney.

Entah apa yang salah dengan film ini, beberapa menyalahkan judul dan marketingnya. Beberapa menyalahkan sutradara Andrew Stanton yang gagal dengan film live-action pertamanya, setelah sukses mengerjakan film animasi Finding Nemo dan WALL-E di Pixar. Namun yang pasti, usai kegagalan tersebut Disney dengan tegas menghentikan proyek-proyek selanjutnya terkait film ini.

Tapi tahukah kamu, dalam rencana awalnya, film ini dijadwalkan menjadi sebuah trilogi. Dalam Twitter-nya, sutradara Andrew Stanton pun berbagi tentang dua judul sekuel yang akan dia kerjakan seandainya Disney tidak menghentikan proyek ini. Gods of Mars dan Warlords of Mars adalah dua judul yang rencananya akan menjadi film selanjutnya.

Bagaimana menurutmu, apakah kamu kecewa dengan keputusan Disney yang menghentikan proyek ini?

Disutradarai oleh Andrew Stanton dan dibintangi oleh Taylor Kitsch, Lynn Collins, Samantha Morton, Willem Dafoe, Thomas Haden Church, Mark Strong, Ciarán Hinds, Dominic West. John Carter tayang pada 9 Maret 2012.


SHARE
Previous articleDetail Pertama Gameplay Strategy RPG Dalam Versi 3DS Transformers: Rise of the Dark Spark
Next articleTom Hardy dan Benedict Cumberbatch, Dua Kandidat Untuk Doctor Strange
Art Director di TouchOn Magazine (nama baru dari Zigma dan Omega) Memiliki interest yang besar dalam dunia design dan photography. Merupakan penggemar berat film serta salah satu penggebuk drum di redaksi yang kini menikmati hobi baru sebagai penulis.