E3 2014: Dark Dreams Don’t Die Kisahkan Detektif Traumatis yang Mampu Menembus Waktu

D4-Dark-Dreams-1

Selama E3 2013 lalu, Microsoft mengkonfirmasikan D4, sebuah serial game yang bakal dirilis secara episodic, dikembangkan oleh Hidetaka Suehiro dari Access Games (kita mengenalnya sebagai sutradara Deadly Premonition) eksklusif untuk Xbox One. Judul game ini melambangkan Dark Dreams Don’t Die, sekaligus juga mewakili dimensi keempat, yang menunjuk pada pada pengaruh waktu selama permainanmu.

D4-Dark-Dreams-3

Game episodic dengan atmosfer noir yang kental ini mengisahkan tentang David Young, seorang detektif swasta dengan kemampuan untuk memutar kembali waktu, dan harus menggunakan kekuatannya tersebut untuk memecahkan kasus pembunuhan, yang korbannya tidak lain adalah istrinya sendiri, dan berusaha mencegah terjadinya pembunuhan tersebut.

D4-Dark-Dreams-4

Apa yang menarik dari D4: Dark Dreams Don’t Die, game ini dikembangkan untuk sepenuhnya menggunakan Kinect untuk mendapatkan fungsi gesture / pengenalan gerakan yang lebih kompleks, serta juga memerlukan fungsi kendali suara dari kontroler tersebut selama mengendalikan David — ya, tidak bergantung pada kontroler X1. Dengan dukungan Kinect, kamu bisa merasakan aksi dan emosi karakter selama beraksi, memungkinkan gamer seakan masuk ke dalam dunia dalam game dan mengaburkan dunia nyata serta dunia dalam game.

Dua tahun lalu, David kehilangan istrinya, Peggy, yang dibunuh oleh seseorang. Trauma yang hebat karena kejadian tersebut, membuatnya kehilangan ingatan akan kejadian tersebut, namun sebagai gantinya, dia mendapatkan kemampuan untuk kembali ke masa lalu. Dia menggunakan ability tersebut untuk memecahkan kasus yang mengarahkannya makin dekat pada kebenaran atas kematian istrinya, dan jika memungkinkan, sekaligus menyelamatkan hidupnya. Sebagai David, kamu akan berkelana menembys waktu masa lalu dan masa kini untuk mencari petunjuk yang mengarah pada kematian istrinya.

D4-Dark-Dreams-5

Kamu mengendalikan karakter yang bergerak dalam ruang 3D, serta bisa mendekati obyek yang tersebar di sekelilingnya untuk mendapatkan petunjuk, mirip seperti prinsip permainan game advanture. Kamu juga bisa berinteraksi dengan beragam karakter, dan melakukan aksi gerakan khusus untuk membantu melangkah dalam menguak potongan puzzle kematian istrinya. Menariknya, meskipun memerlukan Kinect, kamu tetap bisa melakukan beragam aksi gesture dan command suara sambil duduk dengan nyaman di sofa.

Kemudian entah disengaja atau tidak, game yang akan dirilis terbagi dalam episode ini memilih menggunakan gaya visual cel-shading, seperti tipikal game novel grafis, atau gaya grafis yang juga sudah menjadi salah satu ciri khas dari developer Telltale Game untuk game-game episodic mereka, seperti serial The Walking Dead, The Wolves Among Us hingga Tales From the Borderlands.

D4-Dark-Dreams-6

D4 masih terjadwal akan dirilis tahun 2014 ini, meskipun belum ada tanggal yang pasti. Oh ya, game eksklusif X1 ini akan tersedia secara digital saja, tidak dalam bentuk retail. Sementara itu kalian bisa melihat beberapa screenshot barunya, yang menampilkan bagaimana mekanis gameplay selama David menembus waktu dan mengumpulkan potongan petunjuk untuk mencari pembunuh istrinya.


SHARE
Previous articleE3 2014: Sunset Overdrive “Only on Xbox One!”, Dirilis 28 Oktober Dengan Mode Co-Op Online
Next articleE3 2014: Platinum Games Berikan Scalebound Eksklusif Xbox One, “Tiruan” Lain Monster Hunter?
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.