E3 2014: Setelah Menunggu Selama 2 Tahun, Akhirnya Fantasy Life Keluar Jepang

Fantasy-Life-2

Fantasy Life menjadi salah satu game menarik untuk 3DS yang dibawa Nintendo selama E3 2014 kemarin. Judul tersebut memang sangat familiar, karena memang di Jepang sudah dirilis sejak Desember 2012 lalu, dan juga sudah mendapatkan ekspansinya Fantasy Life Link! yang dirilis pada akhir Juli 2013. Namun untuk gamer Amerika dan Eropa, Nintendo baru memberikannya pada 24 Oktober nanti untuk wilayah Amerika, dan 26 September untuk wilayah Eropa.

Dalam game yang dikembangkan oleh 1-UP Studio (sebelumnya dikenal sebagai Brownie Brown) dan Level-5 ini, kamu bakal diajak untuk masuk ke dalam dunia RPG yang selama ini kamu mainkan di dalam game. Bedanya dengan RPG-RPG sebelumnya, dalam Fantasy Life, kamu akan benar-benar merasakan bagaimana rasanya hidup di dunia RPG.

Fantasy-Life-3

Dimulai dari membuat karaktermu sendiri yang visualnya dibuat berbentuk chibi, kemudian kamu juga bisa memilih job (ada 12 yang disediakan), seperti Paladin, Mercenary, Hunter, Wizard, Cook, Angler, Woodcutter, Miner, Blacksmith, Carpenter, Tailor dan Alchemist. Kamu yang tidak ingin menamatkan game ini tanpa bertarung sekalipun, profesi yang tidak berhubungan dengan senjata mungkin cocok untukmu. Setiap job class memiliki elemen cerita dan skill mereka sendiri, dan kamu juga bisa bebas merubah job kapan saja di tengah permainan.

Sedangkan untuk Fantasy Life Link!, update tersebut memungkinkanmu bermain multiplayer bersama empat pemain lain via internet. Mendukung mode multiplayer-nya, ada Link Mode, dimana kamu bisa mengirim pesan ke teman-temanmu secara pribadi atau bahkan ke semua teman yang sedang kamu ajak bermain sekaligus. Serta ada pulau baru yang bisa dijelajahi karakter.

Fantasy-Life-4

Sedangkan untuk versi Amerika dan Eropa, yang sebenarnya juga sudah terendus sejak setahun lalu, langsung menggunakan basis Fantasy Life Link!, dan mendukung permainan multiplayer koperatip! Nintendo sendiri baru mengumumkan kepastian versi translasinya ini selama E3 2014 (dimana trailer Inggris pertamanya juga dirilis, bersamaan dengan jadwal rilis Professor Layton vs. Ace Attorney, yang akan muncul di Amerika pada 29 Agustus mendatang.

Lamanya proses translasi game ini sepertinya juga disebabkan begitu panjangnya skenario yang bisa kamu temui selama memainkannya. Dalam salah satu sesi demo oleh Treehouse dari Nintendo Amerika, mereka menyebutkan bahwa jika kita menghitung semua dialog dan teks dalam game ini akan didapatkan jumlah yang sama seperti 21,000 halaman novel.

Seperti yang kami tuliskan sebelumnya, dalam game ini ada dua nama besar yang terkenal melalui serial Final Fantasy yang ikut mendukung. Pertama, Nobuo Uematsu yang menggarap soundtrack game ini, dan kedua, ilustrator Final Fantasy yang cukup terkenal, yaitu Yoshitaka Amano, bertindak mengerjakan concept art-nya

Nintendo 3DS – Fantasy Life E3 2014 Announcement Trailer

E3 2014: Setelah Menunggu Selama 2 Tahun, Akhirnya Fantasy Life Keluar Jepang

Fantasy Life menjadi salah satu game menarik untuk 3DS yang dibawa Nintendo selama E3 2014 kemarin. Judul tersebut memang sangat familiar, karena memang di Jepang sudah dirilis sejak Desember 2012 lalu.

Abaikan

Nintendo Treehouse: Live @ E3 2014 — Day 3: Fantasy Life

E3 2014: Setelah Menunggu Selama 2 Tahun, Akhirnya Fantasy Life Keluar Jepang

Fantasy Life menjadi salah satu game menarik untuk 3DS yang dibawa Nintendo selama E3 2014 kemarin. Judul tersebut memang sangat familiar, karena memang di Jepang sudah dirilis sejak Desember 2012 lalu.

Abaikan


SHARE
Previous articleE3 2014: Membuat Level Super Mario Bros Kita Sendiri Melalui Mario Maker
Next articleUpdate Baru DreadOut, Linda Pun Ikut dalam Semangat Piala Dunia 2014!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.