Quantum Break, Bertahan Hidup di Tengah Aliran Waktu yang Kacau

Quantum-Break-1

  • Developer: Remedy Entertainment
  • Publisher: Microsoft Studios
  • Engine: Northlight Engine
  • Platform: Xbox One
  • Release Date: 2015
  • Genre: Third-person Shooter

Salah satu game yang banyak diharapkan muncul selama E3 2014 kemarin, namun ternyata absen adalah Quantum Break. Game third-person shooter yang membuat banyak gamer Xbox One penasaran tersebut menyuguhkan aksi gameplay yang dibuat menyatu dengan adegan full-motion video, sehingga seakan membuat pemainnya merasa mereka mengendalikan sebuah film action. Makin mengaburkan apakah Quantum Break ini pantas disebut sebuah game atau film, juga sedang diproduksi serial televisinya, dan menurut developer, bagaimana kalian memainkan game bakal mempengaruhi serial TV-nya, dan serial TV-nya juga disisipi panduan bagaimana sebaiknya kalian selama memainkan gamenya.

Quantum Break datang dari Remedy Entertainment, pengembang di balik kesuksesan Alan Wake dan seri Max Payne. Quantum Break adalah IP yang benar-benar baru dan eksklusif Xbox One. Pihak Microsoft mengatakan bahwa Quantum Break menjadi terobosan pengalaman baru dalam bermain game yang “mengaburkan batas antara bermain dan menonton televisi, dengan mengintegrasikan drama dan gameplay dalam satu pengalam baru yang benar-benar unik dan tak terasa bedanya”. “Bagaimana caramu bermain akan mempengaruhi serial televisi, dan serial tersebut juga akan menginformasikan padamau bagaimana cara bermain game-nya,” ungkap Microsoft.

Quantum_Break1

Inti dari Quantum Break ini adalah menguasai waktu untuk bisa bertahan hidup di masa kini,… dan menyelamatkan masa depan. Debut trailer-nya memperlihatkan seorang anak perempuan yang mengirimkan kilasan-kilasan gambar ke seorang wanita yang menanyakan pada anak tersebut, apa yang membuat dirinya spesial. Adegan tersebut kemudian berubah menjadi CG FMV yang memperlihatkan sebuah kapal menabrak jembatan. Setelahnya kita dapat melihat seorang polisi dan efek-efek waktu yang melambat (di mana pecahan kaca terlihat melayang di mana-mana).

Quantum Break ini menjadi satu dari dua game yang ditampilkan saat Microsoft mengumumkan secara resmi konsol Xbox One tahun lalu. Permainan dalam Quantum Break dimulai ketika sebuah eksperimen perjalanan waktu di Riverboat University tidak berjalan dengan lancar, malah mengakibatkan sebuah anomali di mana waktu berhenti dan bergerak maju mundur tanpa batasan yang jelas. Jack Joyce dan Beth Wilder, dua protagonis utama Quantum Break, bersama dengan Paul Serene yang menjadi antagonis utama, berada dalam kejadian tersebut dan pada akhirnya mendapatkan kekuatan untuk memanipulasi waktu. Baik Jack maupun Beth dapat dimainkan di sini.

Quantum-Break-2

Quantum Break sendiri adalah sebuah game action dengan permainan tembak-menembak menggunakan pistol penuh dengan adegan sinematik dan menghadirkan mekanisme perlindungan dinamis. Di dalam permainan, waktu bisa berhenti, mengubah “pergerakan sepersekian detik yang tidak mungkin memisahkan kematian dan kehancuran” menjadi panggung utama “pertarungan melawan waktu”. Seperti setting ceritanya, di sini aliran waktu menjadi tidak stabil di mana tiba-tiba bisa berhenti atau malah melompat langsung ke waktu jauh di masa depan. Di Quantum Break ini kamu secara tidak langsung akan diminta untuk menguasai sejumlah kekuatan mengendalikan waktu dan mengalahkan Monarch Industries, sebuah perusahaan yang didirikan oleh Paul Serene.

Remedy Entertainment sendiri mengatakan kalau Quantum Break menjadi bentuk hiburan baru yang interaktif, karena menggabungkan sebuah video game dengan serial televisi. Kamu akan bisa mengubah jalan ceritanya tergantung dari pilihan yang diambil selama permainan berlangsung, dan hal itu nantinya akan mempengaruhi serial televisinya. Sedangkan dari serial televisinya sendiri, pemain bisa mengetahui beragam petunjuk untuk menyelesaikan permainan.

Saat mengembangkan Quantum Break, Remedy Entertainment berkonsultasi dengan seorang konsultan ilmuwan yang punya pengalaman bekerja di CERN (organisasi peneliti nuklir di Eropa) untuk mengajari mereka bagaimana membuat plot cerita yang sesuai dengan teori fisika terkini. Dia mengajari mereka semua mengenai teori kuantum dan teori fisika dasar untuk menjadikan ceritanya jadi masuk akal. Sam Lake selaku kreator dan sutradara kreatif Quantum Break mengatakan bahwa kebanyakan materi kuliah yang diberikan tersebut berada di luar kepala mereka, tapi menjadi masukan yang berguna.

Quantum-Break-3

Sebelum berlangsungnya E3 2014, Remedy Entertainment mengungkapkan jika game ini bakal dirilis tahun 201s mendatang, dan tanggalnya sendiri belum dipastikan. Kemungkinan besar akan ada update baru selama Gamescom 2014 yang akan berlangsung di Jerman pada 13 – 17 Agustus 2014 nanti, dan itu juga yang menjadi alasan kenapa game ini absen selama E3. Melalui event tersebut, Remedy juga bakal memperlihatkan untuk pertama kalinya, bagaimana gameplay memanipulasi waktu akan diterapkan di tengah adegan shooter game ini.

Quantum Break Gameplay Teaser

Quantum Break, Bertahan Hidup di Tengah Aliran Waktu yang Kacau

Salah satu game yang banyak diharapkan muncul selama E3 2014 kemarin, namun ternyata absen adalah Quantum Break. Game ini membuat banyak gamer penasaran karena menyuguhkan aksi gameplay yang menyatu dengan adegan full-motion video,

Abaikan


SHARE
Previous articleCover Majalah Empire Tampilkan Villain Guardians of the Galaxy!
Next articleSiapa Karakter Baru dalam Halo 5: Guardians?
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.