Jump Jump Dzigh, Game Simpel nan Adiktif Pertama dari Own Games di Android

Selama ini, kita mengenal Own Games sebagai salah satu developer Indonesia yang sukses merilis game untuk platform Symbian dan Windows Phone. Sebut saja beberapa karyanya seperti Eyes on Dragon yang sempat dipamerkan di Mobile World Congress 2014 lalu, Own Pet Dragon yang berhasil menyabet gelar di INAICTA, hingga yang paling baru Own Kingdom yang ikut serta dalam Indie Prize Showcase Casual Connect Asia 2014 lalu. Sukses di dua platform tersebut rupanya membuat Own Games ingin menjajal platform baru, dan kali ini sasarannya adalah Android. Sebagai game pertamanya, studio yang awalnya dibentuk oleh dua kakak beradik ini merilis Jump Jump Dzigh di bulan Juni ini.

Jump Jump Dzigh adalah sebuah game dengan mekanisme gameplay yang simpel, namun menawarkan tingkat adiktif yang cukup tinggi. Dalam game ini, kamu akan memerankan salah satu dari Cantatiotura, maskot dari Own Games yang terdiri dari lima makhluk lucu, mulai dari Tako, Pinat, Towa, Jasteen dan Tarra. Salah satu dari maskot tersebut harus berjuang untuk melompat setinggi mungkin, sambil menghindari kotak-kotak yang terjatuh dari langit.

Cara bermainnya cukup simpel, kamu hanya perlu menyapukan jari di layar untuk membuat karaktermu bergerak dan mencari celah kosong diantara deretan kotak yang jatuh dari langit. Saat kamu berhasil menemukan celah yang kosong tersebut, karaktermu akan melompat satu tingkat dan mendapatkan bonus koin. Permainanmu akan berakhir saat Dzigh, atau saat karaktermu tertimpa kotak yang jatuh. Di awal permainan, kamu bisa mengendalikan Tako. Sedangkan untuk karakter lainnya bisa dibuka setelah kamu mengumpulkan sejumlah koin. Masing-masing karakter memiliki kemampuan unik masing-masing, seperti Jasteen yang bisa membuat kotak jatuh di tempat yang sama dua kali, atau Tarra yang akan memberimu koin lipat tiga saat sudah mencapai lompatan kelima belas.

Selain untuk membuka karakter, koin-koin tersebut juga bisa kamu gunakan untuk membeli dan mengoleksi gambar di kotak yang berjatuhan. Fitur lain yang disediakan oleh game ini adalah fitur Leaderboard, dimana kamu bisa berkompetisi mendapatkan skor tertinggi dengan teman-temanmu. Saat mulai bermain, mungkin kamu akan sedikit kesulitan untuk mengendalikan Tako karena pergerakannnya cukup cepat dan “licin”. Namun setelah bermain sekian lama, mungkin kamu akan segera menemukan ritme yang pas untuk “menggiring” Tako ke tempat yang aman. Satu hal yang juga menjadi apresiasi penulis adalah ekspresi Tako saat tertimpa kotak, yang menurut penulis sangat lucu. :D

Eldwin Viriya, CEO dari Own Games memberikan kesannya dengan terjun di patform Android ini. “Dengan masuk ke Play Store, berarti Own Games bisa menjangkau lebih banyak pemain lagi. Dan kami sangat senang dan bersemangat untuk bisa bermain dengan lebih banyak user. :D,” ungkap Eldwin kepada Duniaku.net. Selain itu, Eldwin juga mengungkapkan sedikit hambatan saat mulai beralih untuk mengembangkan game di platform ini. “Kesulitannya, penyesuaian sama UI dan ekosistem android yang punya beragam device aja sih. Termasuk implementasi sistem monetisasinya yang harus kita pelajari lebih lanjut.. Tapi di luar itu ga ada masalah, soalnya Own Games udah pakai Unity untuk game development,” paparnya.

Beberapa perbedaan juga dirasakan Own Games saat beralih untuk mengembangkan game di Android. “Publish game di Play Store itu tidak ada QA, di satu sisi kami senang karena game-nya bisa langsung terbit. Di sisi lain, agak deg-deg-an juga karena kita ga tau kapan game-nya bener-bener available di play store (kalau dari Jump Jump Dzigh kami bolak balik periksa Google Play sekitar satu harian sampai akhirnya bisa di-search), berbeda sama Windows Phone Store dan Nokia Store yang ada email pemberitahuannya,” jelasnya. Kabarnya, dalam waktu dekat, Jump Jump Dzigh juga akan tersedia untuk iOS.

Tertarik untuk mencoba Jump Jump Dzigh? Kamu bisa men-download-nya secara gratis melalui link di bawah ini.


SHARE
Previous articleMeskipun Beredar Bajakannya, Kurang dari Sebulan DreadOut Sukses Terjual 10.000 Kopi !
Next articleFreedom Wars, Ketika Para Kriminal Bersaing Untuk Mencari Kebebasan
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.